Israel-Lebanon Adu Roket Pasca Konflik Timur Tengah Memanas

- Jurnalis

Minggu, 25 Agustus 2024 - 22:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bendera israel (sumber: suara.com)

Ilustrasi bendera israel (sumber: suara.com)

 

1TULAH.COM – Kelompok politik paramiliter Lebanon, Hizbullah, meluncurkan ratusan roket dan drone ke Israel sebagai balasan atas pembunuhan seorang komandan senior mereka di Beirut pada bulan sebelumnya.

Serangan ini memicu respons cepat dari Israel, yang melakukan serangan udara ke Lebanon.
Kabinet Israel segera mengadakan rapat darurat untuk menanggapi situasi yang semakin memanas.

Hizbullah mengklaim telah meluncurkan lebih dari 320 roket Katyusha ke arah Israel, menargetkan 11 lokasi militer.

Mereka menyebut serangan ini sebagai “fase pertama” dari balasan atas pembunuhan Fuad Shukr dan memperingatkan bahwa balasan penuh akan membutuhkan waktu.

Baca Juga :  10 Kapal Misi Gaza Dicegat Israel! Kemlu RI Pantau Keselamatan Relawan dan Jurnalis WNI

Menanggapi serangan ini, Israel melakukan serangan presisi terhadap target di Lebanon, terutama di wilayah selatan, untuk menggagalkan ancaman lebih lanjut.

Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, menegaskan bahwa Israel akan terus melindungi warganya dan siap untuk mengambil tindakan lebih lanjut jika diperlukan.

Krisis ini menambah kekhawatiran akan potensi eskalasi konflik regional yang lebih luas, yang mungkin melibatkan negara-negara lain seperti Amerika Serikat dan Iran.

Baca Juga :  10 Kapal Misi Gaza Dicegat Israel! Kemlu RI Pantau Keselamatan Relawan dan Jurnalis WNI

Presiden Joe Biden menyatakan bahwa Amerika Serikat akan terus mendukung Israel dalam mempertahankan diri dan memantau situasi dengan saksama.

Di tengah situasi yang tegang ini, pertemuan di Kairo dilakukan dalam upaya terakhir untuk mencapai kesepakatan penghentian pertempuran di Gaza dan pertukaran sandera antara Israel dan Palestina.

Eskalasi terbaru ini menambah ketidakstabilan di kawasan tersebut dan meningkatkan risiko konflik yang lebih luas.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

10 Kapal Misi Gaza Dicegat Israel! Kemlu RI Pantau Keselamatan Relawan dan Jurnalis WNI
Menanti Magis Thomas Tuchel: Prediksi Starting XI dan Kesiapan Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
El Clasico Memanas! Florentino Perez Siapkan Berkas 500 Halaman Kasus Negreira untuk UEFA
Setelah Hancurkan Patung Yesus, Tentara Israel Kini Lecehkan Patung Bunda Maria di Lebanon
Sejarah Terulang! Arsenal Lolos ke Final Liga Champions Usai Singkirkan Atletico Madrid
Dilema Marc Marquez di Awal Musim MotoGP 2026: Berkah Terselubung bagi Dominasi Aprilia?
Donald Trump Ancam Naikkan Tarif Mobil Uni Eropa Jadi 25 Persen
Mencekam! Penembakan Membabi Buta di Coldharbour Lane Brixton, 4 Orang Jadi Korban
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 06:21 WIB

10 Kapal Misi Gaza Dicegat Israel! Kemlu RI Pantau Keselamatan Relawan dan Jurnalis WNI

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:04 WIB

Menanti Magis Thomas Tuchel: Prediksi Starting XI dan Kesiapan Timnas Inggris di Piala Dunia 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:40 WIB

El Clasico Memanas! Florentino Perez Siapkan Berkas 500 Halaman Kasus Negreira untuk UEFA

Jumat, 8 Mei 2026 - 00:33 WIB

Setelah Hancurkan Patung Yesus, Tentara Israel Kini Lecehkan Patung Bunda Maria di Lebanon

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:20 WIB

Sejarah Terulang! Arsenal Lolos ke Final Liga Champions Usai Singkirkan Atletico Madrid

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:26 WIB

Dilema Marc Marquez di Awal Musim MotoGP 2026: Berkah Terselubung bagi Dominasi Aprilia?

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:30 WIB

Donald Trump Ancam Naikkan Tarif Mobil Uni Eropa Jadi 25 Persen

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:21 WIB

Mencekam! Penembakan Membabi Buta di Coldharbour Lane Brixton, 4 Orang Jadi Korban

Berita Terbaru