1TULAH.COM-Anggota DPRD Kalimantan Tengah, H. Muhajirin, mengungkapkan keprihatinannya terhadap peningkatan angka putus sekolah di Provinsi Kalimantan Tengah. Menurutnya, faktor ekonomi, lingkungan sosial, dan kendala akses menjadi penyebab utama permasalahan ini.
Banyak anak terpaksa putus sekolah karena harus membantu perekonomian keluarga. Kondisi geografis yang menantang, seperti jarak yang jauh antara rumah dan sekolah, juga menjadi kendala besar.
“Meskipun pemerintah telah mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk sektor pendidikan, namun kenyataannya angka putus sekolah masih tinggi,” ungkap Muhajirin, Senin (11/8/2024).
Untuk mengatasi masalah ini, Muhajirin menyarankan beberapa solusi konkret, antara lain:
- Peningkatan Infrastruktur Pendidikan: Pembangunan gedung sekolah di daerah-daerah terpencil dan sulit dijangkau menjadi prioritas utama. Selain itu, perbaikan infrastruktur jalan juga sangat penting untuk mempermudah akses siswa ke sekolah.
- Program Beasiswa dan Bantuan Pendidikan: Pemerintah perlu meningkatkan jumlah dan jenis beasiswa serta bantuan pendidikan bagi siswa yang kurang mampu.
- Sosialisasi Pentingnya Pendidikan: Melalui berbagai program sosialisasi, masyarakat perlu diinformasikan tentang pentingnya pendidikan bagi masa depan anak-anak.
- Kerjasama dengan Masyarakat: Pemerintah perlu melibatkan masyarakat dalam upaya menekan angka putus sekolah, misalnya melalui pembentukan kelompok belajar atau program mentoring.
Dampak Putus Sekolah
Putus sekolah memiliki dampak yang sangat buruk bagi individu, keluarga, dan masyarakat secara keseluruhan. Beberapa dampak negatif dari putus sekolah antara lain:
- Kemiskinan: Orang yang putus sekolah cenderung memiliki peluang kerja yang lebih rendah dan pendapatan yang lebih rendah.
- Kejahatan: Tingkat kejahatan cenderung lebih tinggi di kalangan masyarakat yang memiliki tingkat pendidikan rendah.
- Perlambatan Pembangunan: Sumber daya manusia yang berkualitas merupakan kunci pembangunan suatu daerah. Putus sekolah akan menghambat pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.
Menekan angka putus sekolah merupakan tantangan besar yang membutuhkan komitmen dan kerja sama dari semua pihak. Pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan lembaga pendidikan harus bersinergi untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata bagi seluruh anak bangsa. (Ingkit)

![Shandy Aulia [Instagram/shandyaulia]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/sandy-aulia-360x200.jpg)





![Presiden Prabowo Subianto akan meluncurkan program hilirisasi senilai Rp180 triliun di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, Maluku Utara, pada Kamis (8/10/2026). [Dok.istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/prabowo-nikel-225x129.jpg)







![Presiden Prabowo Subianto akan meluncurkan program hilirisasi senilai Rp180 triliun di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, Maluku Utara, pada Kamis (8/10/2026). [Dok.istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/prabowo-nikel-360x200.jpg)








![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

