Angka Putus Sekolah di Kalteng Meningkat, DPRD Soroti Faktor Ekonomi dan Akses

- Jurnalis

Minggu, 11 Agustus 2024 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi I  DPRD Kalteng, Muhajirin.Foto:Dok/1tulah.com

Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Muhajirin.Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Anggota DPRD Kalimantan Tengah, H. Muhajirin, mengungkapkan keprihatinannya terhadap peningkatan angka putus sekolah di Provinsi Kalimantan Tengah. Menurutnya, faktor ekonomi, lingkungan sosial, dan kendala akses menjadi penyebab utama permasalahan ini.

Banyak anak terpaksa putus sekolah karena harus membantu perekonomian keluarga. Kondisi geografis yang menantang, seperti jarak yang jauh antara rumah dan sekolah, juga menjadi kendala besar.

“Meskipun pemerintah telah mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk sektor pendidikan, namun kenyataannya angka putus sekolah masih tinggi,” ungkap Muhajirin, Senin (11/8/2024).

Untuk mengatasi masalah ini, Muhajirin menyarankan beberapa solusi konkret, antara lain:

  • Peningkatan Infrastruktur Pendidikan: Pembangunan gedung sekolah di daerah-daerah terpencil dan sulit dijangkau menjadi prioritas utama. Selain itu, perbaikan infrastruktur jalan juga sangat penting untuk mempermudah akses siswa ke sekolah.
  • Program Beasiswa dan Bantuan Pendidikan: Pemerintah perlu meningkatkan jumlah dan jenis beasiswa serta bantuan pendidikan bagi siswa yang kurang mampu.
  • Sosialisasi Pentingnya Pendidikan: Melalui berbagai program sosialisasi, masyarakat perlu diinformasikan tentang pentingnya pendidikan bagi masa depan anak-anak.
  • Kerjasama dengan Masyarakat: Pemerintah perlu melibatkan masyarakat dalam upaya menekan angka putus sekolah, misalnya melalui pembentukan kelompok belajar atau program mentoring.
Baca Juga :  Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?

Dampak Putus Sekolah

Putus sekolah memiliki dampak yang sangat buruk bagi individu, keluarga, dan masyarakat secara keseluruhan. Beberapa dampak negatif dari putus sekolah antara lain:

  • Kemiskinan: Orang yang putus sekolah cenderung memiliki peluang kerja yang lebih rendah dan pendapatan yang lebih rendah.
  • Kejahatan: Tingkat kejahatan cenderung lebih tinggi di kalangan masyarakat yang memiliki tingkat pendidikan rendah.
  • Perlambatan Pembangunan: Sumber daya manusia yang berkualitas merupakan kunci pembangunan suatu daerah. Putus sekolah akan menghambat pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.
Baca Juga :  Prakiraan Cuaca BMKG 24 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Kota-Kota Ini

Menekan angka putus sekolah merupakan tantangan besar yang membutuhkan komitmen dan kerja sama dari semua pihak. Pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan lembaga pendidikan harus bersinergi untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata bagi seluruh anak bangsa. (Ingkit)

 

Berita Terkait

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari
Kerusakan Hutan & Konflik Agraria: WALHI Sebut Satgas PKH Hanya “Ganti Pemain” ke BUMN
Polda Kalsel Sidik 13 Korporasi Karhutla: Terlibat Modal Asing, Tersebar di 4 Kabupaten
Prakiraan Cuaca BMKG 24 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Kota-Kota Ini
Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun
Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara
Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng
Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:10 WIB

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Kerusakan Hutan & Konflik Agraria: WALHI Sebut Satgas PKH Hanya “Ganti Pemain” ke BUMN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Prakiraan Cuaca BMKG 24 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Kota-Kota Ini

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan

Berita Terbaru