Lagi, Israel Cegat Pasokan Bahan Bakar ke Gaza

- Jurnalis

Rabu, 17 Juli 2024 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Perang di Israel (foto: Antara)

Ilustrasi Perang di Israel (foto: Antara)

 

1TULAH.COM – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyuarakan keprihatinannya tentang kekurangan bahan bakar di Jalur Gaza dan menyatakan bahwa Israel masih belum mengizinkan masuknya bahan bakar untuk bantuan kemanusiaan ke wilayah tersebut.

“Kurangnya pasokan listrik dan bahan bakar terus memengaruhi layanan dasar seperti rumah sakit, ambulans, toko roti, dan truk bantuan,” kata juru bicara PBB Stephane Dujarric, pada hari Selasa (16/7).

Dia menyatakan bahwa selama dua minggu terakhir, PBB mampu mengumpulkan rata-rata 80.000 liter bahan bakar per hari, meningkat dari sekitar 45.000 liter per hari dalam dua minggu terakhir bulan Juni.

Baca Juga :  10 Kapal Misi Gaza Dicegat Israel! Kemlu RI Pantau Keselamatan Relawan dan Jurnalis WNI

Meskipun peningkatan ini menunjukkan kemajuan, Dujarric memperingatkan bahwa kebutuhan bahan bakar untuk operasi kemanusiaan dasar adalah 400.000 liter per hari.

Terkait serangan udara di Gaza, dia menyatakan bahwa serangan tersebut telah menyebabkan banyak korban tewas dan luka-luka.

Mengenai pengungsian, Dujarric menyebutkan bahwa Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) melaporkan terus berlanjutnya arus pengungsi dari Kota Gaza ke Deir al Balah, dengan setidaknya 1.000 orang menyeberang dalam seminggu terakhir.

Baca Juga :  10 Kapal Misi Gaza Dicegat Israel! Kemlu RI Pantau Keselamatan Relawan dan Jurnalis WNI

Israel mengabaikan resolusi Dewan Keamanan PBB tentang gencatan senjata segera dan menghadapi kecaman internasional atas serangan brutal yang terus dilakukan di Gaza sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.

Sejak saat itu, menurut otoritas kesehatan setempat, lebih dari 38.700 warga Palestina telah tewas, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan lebih dari 89.000 orang terluka.

Sembilan bulan setelah serangan Israel, sebagian besar wilayah Gaza menjadi reruntuhan dengan blokade yang menghambat akses pada makanan, air bersih, dan obat-obatan.

Penulis : Laili Rukhmina

Berita Terkait

10 Kapal Misi Gaza Dicegat Israel! Kemlu RI Pantau Keselamatan Relawan dan Jurnalis WNI
Menanti Magis Thomas Tuchel: Prediksi Starting XI dan Kesiapan Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
El Clasico Memanas! Florentino Perez Siapkan Berkas 500 Halaman Kasus Negreira untuk UEFA
Setelah Hancurkan Patung Yesus, Tentara Israel Kini Lecehkan Patung Bunda Maria di Lebanon
Sejarah Terulang! Arsenal Lolos ke Final Liga Champions Usai Singkirkan Atletico Madrid
Dilema Marc Marquez di Awal Musim MotoGP 2026: Berkah Terselubung bagi Dominasi Aprilia?
Donald Trump Ancam Naikkan Tarif Mobil Uni Eropa Jadi 25 Persen
Mencekam! Penembakan Membabi Buta di Coldharbour Lane Brixton, 4 Orang Jadi Korban
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 06:21 WIB

10 Kapal Misi Gaza Dicegat Israel! Kemlu RI Pantau Keselamatan Relawan dan Jurnalis WNI

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:04 WIB

Menanti Magis Thomas Tuchel: Prediksi Starting XI dan Kesiapan Timnas Inggris di Piala Dunia 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:40 WIB

El Clasico Memanas! Florentino Perez Siapkan Berkas 500 Halaman Kasus Negreira untuk UEFA

Jumat, 8 Mei 2026 - 00:33 WIB

Setelah Hancurkan Patung Yesus, Tentara Israel Kini Lecehkan Patung Bunda Maria di Lebanon

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:20 WIB

Sejarah Terulang! Arsenal Lolos ke Final Liga Champions Usai Singkirkan Atletico Madrid

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:26 WIB

Dilema Marc Marquez di Awal Musim MotoGP 2026: Berkah Terselubung bagi Dominasi Aprilia?

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:30 WIB

Donald Trump Ancam Naikkan Tarif Mobil Uni Eropa Jadi 25 Persen

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:21 WIB

Mencekam! Penembakan Membabi Buta di Coldharbour Lane Brixton, 4 Orang Jadi Korban

Berita Terbaru