Harapan Baru Bagi Perokok Dewasa: Produk Tembakau Alternatif Jadi Solusi Pengurangan Risiko di APHRF 2024

- Jurnalis

Rabu, 17 Juli 2024 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Produk tembakau alternatif seperti rokok elektronik (vape) dan produk tembakau yang dipanaskan memiliki potensi dalam mengurangi risiko bagi perokok dewasa.

Ilustrasi. Produk tembakau alternatif seperti rokok elektronik (vape) dan produk tembakau yang dipanaskan memiliki potensi dalam mengurangi risiko bagi perokok dewasa.

1TULAH.COM-Pengurangan prevalensi merokok melalui produk tembakau alternatif menjadi fokus utama dalam Asia Pacific Harm Reduction Forum (APHRF) 2024 yang baru saja diadakan di Jakarta. Forum ini menghadirkan para ahli, pemangku kepentingan, dan regulator untuk membahas potensi produk tembakau alternatif seperti rokok elektronik (vape) dan produk tembakau yang dipanaskan dalam menurunkan risiko bagi perokok dewasa.

Produk tembakau alternatif memiliki karakteristik profil risiko yang lebih rendah dibandingkan rokok konvensional. Hal ini membuka peluang bagi regulasi yang berbasis ilmiah untuk produk tembakau alternatif, yang secara fundamental berbeda dengan rokok, sehingga memerlukan pengaturan yang berbeda pula.

Potensi Produk Tembakau Alternatif untuk Kesehatan Masyarakat

Salah satu pembicara dalam panel diskusi penelitian ilmiah dan sains, Praktisi Kesehatan Kolonel Laut (K) Dr. drg. Yun Mukmin Akbar, Sp.Ort, CIQnR., CIQaR., FICD, dari Lembaga Kedokteran Gigi, RSGM R.E. Martadinata, menjelaskan bahwa prevalensi merokok juga menjadi persoalan serius di kalangan militer. Faktor lingkungan yang menantang, pengaruh rekan sebaya, dan penerimaan sosial turut berkontribusi pada tingginya angka perokok di kalangan militer.

Baca Juga :  Perkuat Ketahanan Pangan, Bulog Buntok dan Pemkab Barsel Teken MoU

“Melarang perokok untuk berhenti merokok secara tiba-tiba bukanlah solusi yang tepat. Pendekatan yang lebih efektif adalah dengan fokus pada pengurangan bahaya tembakau dan menghormati hak asasi manusia,” ujar drg. Yun Mukmin dalam dalam paparannya dikutip Rabu (17/7/2024).

Peran Penting Regulasi yang Tepat

Para ahli dalam forum ini sepakat bahwa regulasi yang tepat untuk produk tembakau alternatif sangatlah penting. Regulasi ini harus didasarkan pada bukti ilmiah dan mempertimbangkan kebutuhan perokok dewasa yang ingin beralih ke alternatif yang lebih rendah risiko.

Baca Juga :  Libur Panjang Mei 2026, Pendaki Gunung Rinjani Capai 1.505 Orang

Dengan regulasi yang tepat, produk tembakau alternatif dapat menjadi bagian dari strategi komprehensif untuk mengurangi prevalensi merokok dan meningkatkan kesehatan masyarakat.

Tentang APHRF

Asia Pacific Harm Reduction Forum (APHRF) adalah platform diskusi tahunan yang membahas tentang pengurangan bahaya tembakau di kawasan Asia Pasifik. Forum ini menghadirkan para ahli, pemangku kepentingan, dan regulator untuk bertukar ide dan pengalaman tentang pendekatan terbaik untuk mengurangi dampak buruk dari konsumsi tembakau. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Polisi Amankan Tiga Pelaku Penipuan Modus Hipnotis di Kelapa Gading
KPK Periksa Para Pejabat Pemkab Tulungagung Terkait Dugaan Korupsi
KPK Segera Jadwalkan Pemeriksaan Pengusaha Rokok M Suryo Kasus Suap
Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z
Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi
Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali
KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap
Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:48 WIB

Polisi Amankan Tiga Pelaku Penipuan Modus Hipnotis di Kelapa Gading

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:46 WIB

KPK Periksa Para Pejabat Pemkab Tulungagung Terkait Dugaan Korupsi

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:23 WIB

KPK Segera Jadwalkan Pemeriksaan Pengusaha Rokok M Suryo Kasus Suap

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:18 WIB

Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:01 WIB

Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:59 WIB

KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:07 WIB

Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:59 WIB

DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial

Berita Terbaru