Warga Rote Ndao Mendadak Meninggal Dunia di Rumah Calon Besan Saat Bahas Mahar

- Jurnalis

Selasa, 9 Juli 2024 - 04:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga di Rote Ndao Meninggal Mendadak saat Membahas Masalah Adat. (sumber: suara.com)

Warga di Rote Ndao Meninggal Mendadak saat Membahas Masalah Adat. (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Takdir kematian dapat terjadi di mana saja dan kapan saja di waktu yang tak terduga. Hal itu juga yang dialami Yermias Nggadas, Warga Dusun Ndundao, Desa Bo’a, Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (7/7/2024) siang.

Pria berusia 79 tahun tersebut meninggal ketika membahas adat pernikahan di rumah Demercis Fanggi yang berada di Dusun Oederas, Desa Batutua, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao sekira jam 13.20 Wita.

Berdasarkan keterangan Humas Polres Rote Ndao, Aiptu Anam Nurcahyo saat kejadian itu korban bersama sejumlah kerabat berangkat dari Desa Bo’a sekira jam 11.00 Wita.

Baca Juga :  Polres Metro Bekasi Lepas 10 Ribu Benih Lele Guna Dukung Ketahanan Pangan

Anam mengemukakan jika Yermias datang ke Dusun Oederas, Kecamatan Rote Barat Daya, untuk membicarakan acara perkawinan adat. Mereka tiba di rumah Demercis Fanggi sekitar pukul 13.00 Wita.

Lalu, korban dan kerabat yang lain duduk di ruang tamu dan membicarakan perkawinan adat.

“Saat membicarakan tentang belis dan mahar, korban menyampaikan agar pembicaraan jangan berbelit belit,” ujar Anam.

Usai mengucapkan kata-kata tersebut, korban tampak lemas dan menggeser badannya ke arah sandaran kursi sambil menarik napas panjang hingga tiga kali.

Seorang kerabat korban kemudian berusaha memberi bantuan dengan memanggil tenaga medis, Rian Kotta untuk memeriksa korban.

Baca Juga :  Kasus Korupsi Haji Kemenag Berbuntut Panjang, KPK Panggil Muhadjir Effendy!

Yermias lalu dibawa ke Puskesmas Batutua, Kabupaten Rote Ndao. Namun nahas, ketika tiba di Puskesmas, korban sudah dinyatakan meninggal dunia.

“Hasil pemeriksaan luar oleh Tim Medis Puskesmas Batutua tidak ditemukan adanya tanda kekerasan,” kata Anam.

Berdasrkan hasil pemeriksaan, penyebab korban meninggal dunia diduga akibat kelelahan dan hipertensi.

Pihak keluarga sendiri menerima kematian Yermias sebagai ajal dan musibah.

Anggota Polsek Rote Barat Daya yang mendapat laporan dari Kepala dusun Oederas Timur, Rice Adu langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan lokasi kejadian dan barang bukti yang ada.

 

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Polisi Amankan Tiga Pelaku Penipuan Modus Hipnotis di Kelapa Gading
KPK Periksa Para Pejabat Pemkab Tulungagung Terkait Dugaan Korupsi
KPK Segera Jadwalkan Pemeriksaan Pengusaha Rokok M Suryo Kasus Suap
Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z
Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi
Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali
KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap
Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:48 WIB

Polisi Amankan Tiga Pelaku Penipuan Modus Hipnotis di Kelapa Gading

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:46 WIB

KPK Periksa Para Pejabat Pemkab Tulungagung Terkait Dugaan Korupsi

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:23 WIB

KPK Segera Jadwalkan Pemeriksaan Pengusaha Rokok M Suryo Kasus Suap

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:18 WIB

Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:01 WIB

Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:59 WIB

KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:07 WIB

Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:59 WIB

DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial

Berita Terbaru