1TULAH.COM – Apple telah menghapus beberapa aplikasi VPN dari App Store-nya di Rusia atas permintaan pengawas komunikasi pemerintah Rusia, Roskomnadzor.
Langkah ini diambil setelah Roskomnadzor menuntut penghapusan 25 aplikasi VPN, termasuk Le VPN dan Red Shield VPN.
Penggunaan VPN di Rusia seringkali diperlukan untuk menghindari pembatasan internet yang ketat dan mengakses konten yang diblokir.
Surat dari Apple yang diterima oleh pengembang VPN menyatakan bahwa aplikasi mereka akan dihapus dari App Store Rusia karena mengandung konten yang dianggap ilegal di negara tersebut dan tidak mematuhi pedoman Apple.
Meskipun Apple tidak memberikan alasan spesifik, penghapusan tersebut disahkan oleh undang-undang federal Rusia yang baru-baru ini memperketat tindakan terhadap penggunaan VPN, termasuk larangan iklan VPN menjelang pemilu.
Para pengembang VPN seperti Vladislav Zdolnikov dari Red Shield VPN dan Konstantin Votinov dari Le VPN menyatakan kekecewaannya terhadap keputusan Apple.
Mereka menekankan bahwa aplikasi mereka dikembangkan dengan pemahaman mendalam tentang mekanisme sensor internet Rusia dan tetap berusaha untuk menyediakan layanan yang dapat diakses meskipun ada pembatasan.
Langkah ini merupakan bagian dari tindakan keras yang lebih luas terhadap penyedia VPN di Rusia.
Meskipun Apple telah menghentikan ekspor perangkat keras dan beberapa layanan ke Rusia sebagai protes terhadap invasi Rusia ke Ukraina, toko aplikasi Apple tetap buka.
Apple dan Kedutaan Besar Rusia di Washington, D.C. belum memberikan komentar resmi mengenai situasi ini.
Penulis : Dedy Hermawan

![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-360x200.jpg)


















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



