1TULAH.COM-Kualitas udara yang kian memburuk di perkotaan dan kawasan padat penduduk menjadi ancaman serius bagi kesehatan. Polusi ini tak hanya mengancam di luar ruangan, tapi juga di dalam rumah.
Ketua Umum PB IDI Dr. dr. Moh Adib Khumaidi Sp.Ot mengungkapkan, polusi udara dalam ruangan bisa terjadi akibat udara kotor yang masuk melalui ventilasi maupun jendela di rumah. Untuk mencegahnya, ia menyarankan pengaturan waktu membuka jendela.
Bagaimana cara tepat mengatur waktu membuka jendela untuk mencegah polusi udara dalam ruangan? Simak tipsnya dalam artikel berikut ini!
Menurut Ketua Umum PB IDI Dr. dr. Moh Adib Khumaidi Sp.Ot, polusi udara dalam ruangan bisa terjadi akibat udara kotor yang masuk melalui ventilasi maupun jendela di rumah. Untuk mencegahnya, ia menyarankan pengaturan waktu membuka jendela.
Waktu Terbaik Membuka Jendela
Dr. Adib merekomendasikan untuk membuka jendela pada pagi hari, saat udara masih bersih. Sirkulasi udara yang dihasilkan akan jauh lebih baik dan menyehatkan bagi tubuh. Ia melarang membuka jendela pada siang hingga sore hari karena tingkat polusi yang tinggi di waktu tersebut.
“Udara yang bagus ada di waktu-waktu tertentu. Kalau sudah mulai siang, itu risiko polusi. Bukalah di waktu saat pagi. Karena pada saat pagi itulah yang bagus. Yang udara dari siang sore itu, akan turun sehingga kurang bagus,” jelas dr. Adib.
“Dan udara paling pagi itu yang paling minim risiko untuk kemudian polusinya tadi. Dari jam berapa sampai jam berapa? Pada sebelum aktivitas ya, jadi mulai subuh sampai sekitar jam 7. Itu saya kira menjadi satu hal yang perlu disamakan. Sehingga sirkulasinya akan bagus dan udara pada saat itu bagus,” sambungnya.
Pentingnya Sirkulasi Udara
Ancaman polusi dalam ruangan tak hanya berasal dari luar, tapi juga dari aktivitas di dalam rumah dan jendela yang jarang dibuka. Oleh karena itu, dr. Adib menyarankan agar jendela di rumah sering-sering dibuka untuk menjaga sirkulasi udara. Hal ini akan mencegah bakteri dan virus berkembang biak dan mencegah kelembapan menjadi tinggi.
“Sirkulasinya jelek, maka kemungkinan besar dan bisa dipastikan tingkat kelembapannya pun juga tinggi. Virus, kuman, itu paling senang kalau dia ada di dalam satu tingkat kelembapan tinggi, itulah mengapa saat kelembapan udara tinggi rawan sebabkan penyakit,” jelasnya.
Tips Menjaga Udara Dalam Ruangan Sehat:
- Buka jendela pada pagi hari.
- Pasang air purifier.
- Jaga kebersihan rumah.
- Hindari penggunaan produk pembersih yang mengandung bahan kimia keras.
- Tanam tanaman dalam ruangan.
- Rutin membersihkan ventilasi dan AC.
Dengan mengikuti tips-tips di atas, Anda dapat membantu menjaga kualitas udara di dalam ruangan agar tetap sehat dan terhindar dari polusi. (Sumber:Suara.com)

![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-360x200.jpg)


















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



