Gunung Semeru Erupsi, Warga Dilarang Mendekat

- Jurnalis

Kamis, 4 Juli 2024 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

1TULAH.COM – Pada Kamis, 4 Juli 2024, Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mengalami enam kali erupsi dalam rentang waktu dini hari antara pukul 00.00 hingga 06.00 WIB.

Meskipun ada erupsi yang terjadi pada pukul 05.43 WIB, visual letusan tidak teramati karena kondisi tertutup kabut.

Menurut Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, erupsi-erupsi tersebut terjadi pada pukul 00.12 WIB, 00.27 WIB, 00.36 WIB, 01.04 WIB, 05.12 WIB, 05.31 WIB, dan 05.43 WIB.

Sejak awal tahun hingga pukul 06.00 WIB hari ini, Gunung Semeru telah mencatat total 638 kali letusan, menjadikannya gunung dengan jumlah erupsi tertinggi di antara gunung-gunung dengan status siaga di Indonesia dalam periode yang sama.

Baca Juga :  Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat bahwa Gunung Semeru tetap berada pada level siaga (level III) dengan ancaman bahaya yang sesuai dengan tingkat aktivitasnya.

Masyarakat diminta untuk mematuhi rekomendasi keamanan, termasuk tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan dalam radius 13 kilometer dari puncak gunung, serta tidak beraktivitas di dalam radius lima kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru yang rawan terhadap lontaran batu.

Baca Juga :  Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali

Selain itu, warga juga harus mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di Gunung Semeru, terutama di sektor Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Potensi bahaya juga ada pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Langkah-langkah ini diperlukan untuk menjaga keselamatan masyarakat di sekitar Gunung Semeru dari potensi dampak letusan yang berbahaya.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Polisi Amankan Tiga Pelaku Penipuan Modus Hipnotis di Kelapa Gading
KPK Periksa Para Pejabat Pemkab Tulungagung Terkait Dugaan Korupsi
KPK Segera Jadwalkan Pemeriksaan Pengusaha Rokok M Suryo Kasus Suap
Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z
Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi
Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali
KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap
Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:48 WIB

Polisi Amankan Tiga Pelaku Penipuan Modus Hipnotis di Kelapa Gading

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:46 WIB

KPK Periksa Para Pejabat Pemkab Tulungagung Terkait Dugaan Korupsi

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:23 WIB

KPK Segera Jadwalkan Pemeriksaan Pengusaha Rokok M Suryo Kasus Suap

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:18 WIB

Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:01 WIB

Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:59 WIB

KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:07 WIB

Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:59 WIB

DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial

Berita Terbaru