Gawai Terlalu Banyak Bahayakan Anak? SOS Children’s Villages Ajak Orang Tua Lakukan #SatuJamTanpaGawai

- Jurnalis

Senin, 1 Juli 2024 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ayah dan anak (dok. SOS Children’s Villages Indonesi)

Ilustrasi ayah dan anak (dok. SOS Children’s Villages Indonesi)

1TULAH.COM-Kehadiran gawai di dalam keluarga telah menjadi bumerang bagi harmonisasi di banyak keluarga. Oleh karenanya, para orang tua saat ini perlu lebih bijaksana dalam memberikan gawai kepada anggota keluarganya.

Di era digital ini, penggunaan gawai dan akses internet pada anak mengalami peningkatan yang signifikan. Data dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menunjukkan bahwa pada tahun 2023, 30% anak di usia 1-4 tahun sudah menggunakan gawai juga mengakses internet dan 45% anak usia 4-5 tahun.

Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan dampak negatif penggunaan gawai yang berlebihan pada perkembangan anak.

Melihat situasi ini, SOS Children’s Villages, organisasi nirlaba internasional yang bergerak di bidang pengasuhan anak, menggaungkan kampanye Hari Keluarga Nasional dengan tema “Gerakan Satu Jam Tanpa Gawai #DimulaiDariKeluarga”, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran orang tua tentang pentingnya membangun hubungan berkualitas dengan anak melalui interaksi, menggali potensi, dan menstimulasi perkembangan anak tanpa terpaku pada gawai.

Baca Juga :  KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap

Konsep “Digital Parenting” yang diperkenalkan oleh Mascheroni dkk (2018) menjadi fokus utama dalam kampanye ini. Digital parenting mengacu pada bagaimana orang tua terlibat dalam penggunaan teknologi digital oleh anak dan bagaimana orang tua menggunakan teknologi digital dalam kegiatan sehari-hari, termasuk dalam pengasuhan anak.

“Trust, bonding, dan understanding adalah tiga hal yang anak butuhkan dari keluarga. Inilah yang memotivasi anak untuk dapat bertumbuh dan berkembang menjadi versi terbaik mereka. Dengan menghabiskan 1 jam tanpa gawai bersama keluarga, ketiga pilar tersebut tumbuh semakin kuat di antara anggota keluarga,” jelas Iatri Mahaga Sari, Mental Health and Psychosocial Support SOS Children’s Villages International.

Baca Juga :  KPK Segera Jadwalkan Pemeriksaan Pengusaha Rokok M Suryo Kasus Suap

Kampanye ini didukung oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dan BKKBN, yang menekankan bahwa pengasuhan tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, nutrisi, kesejahteraan, dan keamanan anak, tetapi juga mengacu pada pengasuhan responsif (responsive caregiving) dan pembelajaran dini (early learning).

Kampanye ini juga memperkenalkan beberapa tips yang dapat dilakukan orang tua untuk meningkatkan kualitas hubungan dengan anak, di antaranya:

  • Melakukan “Satu Jam Tanpa Gawai” bersama anak setiap hari untuk membangun hubungan berkualitas dan interaksi yang lebih intens.
  • Memanfaatkan gawai dengan bijak dan mendampingi anak saat menggunakannya.
  • Menciptakan lingkungan yang kondusif untuk perkembangan anak, dengan menyediakan berbagai aktivitas dan permainan edukatif.
  • Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menerapkan digital parenting. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

KPK Segera Jadwalkan Pemeriksaan Pengusaha Rokok M Suryo Kasus Suap
Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z
Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi
Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali
KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap
Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?
DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial
Presiden Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat Nakal: “Jangan Melawan, Video Saja dan Lapor Saya”
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:23 WIB

KPK Segera Jadwalkan Pemeriksaan Pengusaha Rokok M Suryo Kasus Suap

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:50 WIB

Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:01 WIB

Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:59 WIB

KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:07 WIB

Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:59 WIB

DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:16 WIB

Presiden Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat Nakal: “Jangan Melawan, Video Saja dan Lapor Saya”

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:01 WIB

Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: TAUD Resmi Gugat Praperadilan Polda Metro Jaya

Berita Terbaru