1TULAH.COM – Presiden Iran, Ebrahim Raisi, dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan helikopter di pegunungan barat laut, seperti dikonfirmasi oleh beberapa media Iran pada Senin, 20 Mei. Selain Ebrahim Raisi, penumpang lain yang turut menjadi korban tewas dalam kecelakaan tersebut termasuk Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amir-Abdollahian.
“Presiden Republik Islam Iran, Ayatollah Ebrahim Raisi, mengalami kecelakaan saat bertugas dan menjalankan tugasnya untuk rakyat Iran dan menjadi syahid,” menurut laporan kantor berita Iran.
“Presiden Raisi, menteri luar negeri dan seluruh penumpang helikopter tewas dalam kecelakaan itu,” ucap pejabat yang meminta untuk tidak disebutkan namanya kepada Reuters.
Sebelumnya, Kepala Bulan Sabit Merah Iran, Pir-Hossein Kolivand, mengungkapkan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kehidupan dari para penumpang helikopter tersebut. Insiden kecelakaan helikopter ini terjadi pada Minggu sore, tanggal 19 Mei, waktu setempat. Helikopter yang membawa Ebrahim Raisi terjatuh di wilayah pegunungan dekat perbatasan antara Azerbaijan dan Iran. Ebrahim Raisi menaiki helikopter tersebut dengan tujuan meresmikan sebuah bendungan baru hasil kerja sama antara Iran dan Azerbaijan, yang dikenal sebagai Qiz-Qalasi. Menurut laporan dari beberapa media, helikopter tersebut membawa sembilan orang pada saat kecelakaan terjadi.
Penulis : Laili R

![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-360x200.jpg)









![KontraS bersama TAUD atas nama Andrie Yunus mengirim surat penolakan pemeriksaan sebagai saksi korban penyiraman air keras di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Senin (11/5/2026). [Suara.com/Adiyoga]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/taud-hakim-225x129.jpg)





![KontraS bersama TAUD atas nama Andrie Yunus mengirim surat penolakan pemeriksaan sebagai saksi korban penyiraman air keras di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Senin (11/5/2026). [Suara.com/Adiyoga]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/taud-hakim-360x200.jpg)




![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



