Pemkab Barsel Dukung Penguatan Ketahanan Pangan di Era Digital

- Jurnalis

Kamis, 16 Mei 2024 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj. Bupati Barsel, H. Deddy Winarwan (tengah) didampingi Sekda, para Asisten, Kepala DKPPP Ida Safitri serta sejumlah Kepala OPD saat berfoto bersama usai membuka kegiatan seminar pertanian di Aula Kantor BAPPEDA, Senin (13/5/2024). Foto. Alifansyah/1tulah.com

Pj. Bupati Barsel, H. Deddy Winarwan (tengah) didampingi Sekda, para Asisten, Kepala DKPPP Ida Safitri serta sejumlah Kepala OPD saat berfoto bersama usai membuka kegiatan seminar pertanian di Aula Kantor BAPPEDA, Senin (13/5/2024). Foto. Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com, BUNTOK-Upaya menjaga dan meningkatkan ketahanan pangan nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan (Barsel), mendukung program penguatan ketahanan pangan di era digital, dengan menggelar seminar pertanian yang dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) setempat di Aula Kantor BAPPEDA, Senin (13/5/2024).

Dibuka secara resmi oleh Pj. Bupati, H. Deddy Winarwan, turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah (Sekda), Eddy Purwanto, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan, Rahmat Nuryadin, Asisten Administrasi Umum Mirwansyah, sejumlah Kepala Perangkat Daerah dan diikuti oleh 70 orang peserta yang sebagian besar  adalah Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari seluruh Kecamatan di Kabupaten Barsel.

Dalam pidatonya Pj. Bupati menyampaikan, berbagai upaya terus dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk menguatkan ketahanan pangan nasional, mulai dari distribusi, diversifikasi, peningkatan produksi dan kualitas, penguatan stok pangan, serta proyek food estate atau lumbung pangan nasional yang tersebar di sejumlah daerah di Indonesia hingga penggunaan teknologi di era gital.

“Sebab, pangan merupakan kebutuhan dasar kita sebagai manusia yang pemenuhannya menjadi hak asasi setiap rakyat Indonesia,” ucapnya.

Ia menuturkan, Undang-Undang (UU) RI no. 7 tahun 1996 tentang Pangan mendefinisikan ketahanan pangan sebagai kondisi terpenuhinya pangan bagi rumah tangga yang tercermin dari tersedianya pangan yang bergizi, sehat, aman dan cukup, baik jumlah maupun mutunya, sehingga tiap indivindu dalam rumah tangga tersebut dapat menjalankan aktiivitas kehidupannya dengan optimal.

Baca Juga :  Soroti Gugatan Terhadap 25 Media di Sumsel, AJI Palembang Ingatkan Regulasi UU Pers

Ia melanjutkan, melalui seminar pertanian yang digelar DKPPP tersebut adalah wujud komitmen Pemkab Barsel dalam rangka mewujudkan program ketahanan pangan nasional di era digital yang menerapkan sistem smart teknologi dalam dunia pertanian, dan juga sebagai langkah yang strategis untuk memastikan kedaulatan pangan di masa depan agar lebih baik lagi.

“Mari kita sama-sama menjadikan smart teknologi ini sebagai alat utama untuk memperkuat ketahanan pangan, dan memanfaatkannya dengan cerdas, sehingga dapat membawa dampak positif dalam sektor pertanian, agar bisa menciptakan ekosistem pertanian yang inovatif, berkelanjutan dan berdaya saing tinggi di masa depan terutama di daerah yang bersemboyan Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini,” tutur H. Deddy Winarwan.

Sementara itu, Kepala DKPPP Kabupaten Barsel, Ida Safitri menerangkan, seminar pertanian yang mengusung tema ‘Penguatan Ketahanan Pangan Melalui Smart Teknologi Menuju Pertanian Tangguh dan Modern’ tersebut bertujuan untuk membangun sektor pertanian di Indonesia khususnya di Kabupaten Barsel bisa lebih produktif dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Libur Panjang Mei 2026, Pendaki Gunung Rinjani Capai 1.505 Orang

“Melalui seminar ini para PPL yang merupakan garda terdepan dalam sektor pertanian dapat menyerap ilmu yang dipaparkan oleh narasumber dan memanfaatkan inovasi teknologi ini, agar dapat mengarahkan sektor pertanian kita ke arah yang lebih baik dan modern, untuk memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Barsel,” terangnya.

Ia mengatakan, pertanian adalah sektor yang sangat strategis dan memiliki peran krusial dalam memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat, namun, tantangan yang dihadapi oleh petani semakin kompleks, termasuk perubahan iklim, keterbatasan sumber saya dan perubahan pola konsumsi, dimana di era modern yang semakin berkembang, tidak hanya kehidupan manusia yang mengalami transformasi yang signifikan, tapi juga sektor pertanian.

“Inovasi teknologi ini akan menjadi jembatan perantara yang bermanfaat untuk menyebarkan informasi kepada para petani, dan memudahkan akses untuk menunjang produktivitas pertanian, jadi kita harus belajar bagaimana memanfaatkan teknologi ini agar dapat menjadi hal yang penting guna memenuhi kebutuhan pangan di masa mendatang,” kata Ida Safitri. (Alifansyah)

 

Berita Terkait

Diduga Langgar Etik, 3 Hakim Peradilan Militer Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilaporkan ke MA
Sule Diduga Jadi Sosok Host Senior yang Lempar Naskah ke Muka Tim Kreatif Ini Talkshow, Ini Pemicunya
10 Kapal Misi Gaza Dicegat Israel! Kemlu RI Pantau Keselamatan Relawan dan Jurnalis WNI
Polisi Bekuk Dua Pelaku Dugaan Penyekapan di Jakarta
Rupiah Tembus Rp 17.645 per Dolar AS, Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah!
Kasus Korupsi Haji Kemenag Berbuntut Panjang, KPK Panggil Muhadjir Effendy!
Libur Panjang Mei 2026, Pendaki Gunung Rinjani Capai 1.505 Orang
Soroti Gugatan Terhadap 25 Media di Sumsel, AJI Palembang Ingatkan Regulasi UU Pers
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:31 WIB

Diduga Langgar Etik, 3 Hakim Peradilan Militer Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilaporkan ke MA

Selasa, 19 Mei 2026 - 06:34 WIB

Sule Diduga Jadi Sosok Host Senior yang Lempar Naskah ke Muka Tim Kreatif Ini Talkshow, Ini Pemicunya

Senin, 18 Mei 2026 - 14:06 WIB

Polisi Bekuk Dua Pelaku Dugaan Penyekapan di Jakarta

Senin, 18 Mei 2026 - 13:44 WIB

Rupiah Tembus Rp 17.645 per Dolar AS, Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah!

Senin, 18 Mei 2026 - 11:23 WIB

Kasus Korupsi Haji Kemenag Berbuntut Panjang, KPK Panggil Muhadjir Effendy!

Senin, 18 Mei 2026 - 07:37 WIB

Libur Panjang Mei 2026, Pendaki Gunung Rinjani Capai 1.505 Orang

Senin, 18 Mei 2026 - 06:45 WIB

Soroti Gugatan Terhadap 25 Media di Sumsel, AJI Palembang Ingatkan Regulasi UU Pers

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:43 WIB

SPPG Murung Raya Diharapkan Tingkatkan Pelayanan Pemenuhan Gizi

Berita Terbaru

Foto Ketua DPRD Barito Utara, Ir. Hj. Mery Rukaini, M.IP, yang didampingi Wakil Ketua II DPRD, Hj. Henny Rosgiaty Rusli, S.P., M.M

DPRD BARUT

DPRD Barito Utara Gelar RDP Bahas Alternatif Lokasi Jembatan Lahei

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:00 WIB