Saham Sepatu Bata Merosot Tajam Usai Tutup Pabrik dan PHK Karyawan

- Jurnalis

Selasa, 7 Mei 2024 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1TULAH.COM – PT Sepatu Bata Tbk (BATA) telah menghentikan operasi pabrik alas kaki di Purwakarta, Jawa Barat, karena mengalami kerugian selama empat tahun berturut-turut. Keputusan ini mengakibatkan penurunan nilai saham perusahaan hingga mencapai level terendah.

Berdasarkan data RTI pada Selasa (7/5/2024) pukul 14.02, nilai saham Sepatu Bata (BATA) turun menjadi Rp 77 per lembar, turun sebesar 5 basis poin atau 6,10%. Saham BATA dibuka pada level Rp 81, sedikit melemah dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp 82.

Baca Juga :  Sindir Stabilitas Rupiah, Prabowo Lempar Candaan ke Titiek Soeharto hingga Absen Ketum Kadin

Saham produsen alas kaki ini bergerak antara level 75 hingga 84 sepanjang hari ini, dengan total 541,80 ribu transaksi senilai Rp 41,46 juta. Saham BATA juga memiliki notasi khusus L, yang menandakan keterlambatan pengiriman laporan keuangan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).

Nilai saham BATA mengalami penurunan sejak awal tahun 2024. Pada awal Januari, saham ini mencapai level Rp 145, namun kemudian turun ke Rp 93 pada akhir Januari. Setelahnya, saham BATA bergerak di kisaran Rp 93 hingga 104 hingga akhir Maret. Namun, pada awal Mei 2024, saham BATA kembali turun hingga mencapai level terendah Rp 77 per lembar, setelah pengumuman penutupan salah satu pabriknya.

Baca Juga :  Rupiah Tembus Rp 17.645 per Dolar AS, Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah!

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Rupiah Tembus Rp 17.645 per Dolar AS, Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah!
Sindir Stabilitas Rupiah, Prabowo Lempar Candaan ke Titiek Soeharto hingga Absen Ketum Kadin
Update Harga BBM Mei 2026: Pertamax Turbo dan Dex Series Naik, Mengapa Pertamax Masih Ditahan?
Rupiah Tembus Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah Rp17.346 per Dolar AS: “Perfect Storm” Hantam Ekonomi Nasional
Kado Manis May Day 2026: Presiden Prabowo Teken Perpres 27/2026, Potongan Ojol Resmi Turun Jadi 8%!
Andai 50 Orang Terkaya RI Dipajaki 2%, Kuliah Bisa Gratis dan Kemiskinan Terhapus!
Ekonomi Global Terguncang! Iran Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Brent Tembus 107 Dolar AS
Fundamental Ekonomi Kokoh, BI Optimis Rupiah Tetap Resilien Melawan Gejolak Geopolitik
Tag :

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 13:44 WIB

Rupiah Tembus Rp 17.645 per Dolar AS, Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah!

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Sindir Stabilitas Rupiah, Prabowo Lempar Candaan ke Titiek Soeharto hingga Absen Ketum Kadin

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:47 WIB

Update Harga BBM Mei 2026: Pertamax Turbo dan Dex Series Naik, Mengapa Pertamax Masih Ditahan?

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:01 WIB

Rupiah Tembus Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah Rp17.346 per Dolar AS: “Perfect Storm” Hantam Ekonomi Nasional

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:53 WIB

Kado Manis May Day 2026: Presiden Prabowo Teken Perpres 27/2026, Potongan Ojol Resmi Turun Jadi 8%!

Senin, 27 April 2026 - 17:19 WIB

Andai 50 Orang Terkaya RI Dipajaki 2%, Kuliah Bisa Gratis dan Kemiskinan Terhapus!

Senin, 27 April 2026 - 14:45 WIB

Ekonomi Global Terguncang! Iran Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Brent Tembus 107 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 - 09:48 WIB

Fundamental Ekonomi Kokoh, BI Optimis Rupiah Tetap Resilien Melawan Gejolak Geopolitik

Berita Terbaru