Penggunaan Alkohol dan Rokok Elektrik di Kalangan Remaja Mengkhawatirkan

- Jurnalis

Kamis, 25 April 2024 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga berjalan melewati Systembolaget, sebuah toko minuman beralkohol milik pemerintah, di Stockholm, Swedia, pada 9 Mei 2017. (Foto: Reuters/Ints Kalnins)

Warga berjalan melewati Systembolaget, sebuah toko minuman beralkohol milik pemerintah, di Stockholm, Swedia, pada 9 Mei 2017. (Foto: Reuters/Ints Kalnins)

1TULAH.COM-Dunia internasional merasa khawatirkan dengan peredaran minuman beralkohol dan rokok elektrik yang dijual bebas. Sebabnya, konsumen atau pengguna terbanyak dari barang-barang yang dapat menyebabkan kecanduan ini adalah para remaja.

Meluasnya penggunaan alkohol dan rokok elektronik di kalangan remaja “mengkhawatirkan,” menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) cabang Eropa, yang dirilis pada Kamis (25/4/2024).

Laporan itu merekomendasikan langkah-langkah untuk membatasi akses terhadap konsumsi zat-zat tersebut. Berdasar data survei terhadap 280.000 remaja usia 11, 13 dan 15, di Eropa, Asia Tengah dan Kanada, WHO mengatakan hasil survei menunjukkan “gambaran yang mengkhawatirkan” akan penggunaan zat-zat tersebut di kalangan anak muda.

Baca Juga :  Pemkab Mura Optimistis Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah

“Konsekuensi jangka panjang dari tren ini sangat signifikan, dan para pembuat kebijakan tidak boleh mengabaikan temuan yang mengkhawatirkan ini,” kata badan kesehatan PBB tersebut.

Laporan itu mendapati bahwa 57 persen anak usia 15 setidaknya pernah satu kali meminum alkohol. Untuk anak perempuan, jumlahnya 59 persen, dibandingkan dengan 56 persen anak laki-laki.

WHO mencatat bahwa konsumsi alkohol secara keseluruhan mengalami penurunan pada anak laki-laki, sedangkan pada anak perempuan meningkat.

“Temuan ini menyoroti bagaimana minuman beralkohol tersedia secara bebas dan sesuatu yang lazim, sekaligus menunjukkan kebutuhan mendesak akan langkah-langkah kebijakan yang lebih baik untuk melindungi anak-anak dan remaja dari bahaya akibat alkohol,” kata WHO Eropa – yang mengumpulkan 53 negara termasuk beberapa negara di Asia Tengah.

Baca Juga :  Warnita Heriyus Dorong Kolaborasi Program TP-PKK hingga Desa

Selain itu, sembilan persen remaja melaporkan pernah mengalami “mabuk berat” — pernah mabuk setidaknya dua kali.

 

WHO mengatakan angka tersebut yang naik dari lima persen pada anak usia 13 menjadi 20 persen pada anak usia 15, “menunjukkan tren peningkatan penyalahgunaan alkohol di kalangan remaja.”(Sumber:voaindonesia.com)

Berita Terkait

SPPG Murung Raya Diharapkan Tingkatkan Pelayanan Pemenuhan Gizi
Anggota DPRD Kalteng Ferry Khaidir Kawal Aspirasi Infrastruktur hingga Pertanian di Kotim
Rupiah Hari Ini Rp17.597, Pengamat Ramamal Pekan Depan Bisa Tembus Rp17.930!
Oknum Kasatnarkoba Polres Kukar Ditangkap Terkait Liquid Narkoba, Kapolda Kaltim: Tidak Ada Toleransi!
Sindir Stabilitas Rupiah, Prabowo Lempar Candaan ke Titiek Soeharto hingga Absen Ketum Kadin
Sindikat Narkoba di Gang Langgar Samarinda Terungkap oleh Bareskrim Polri
Kasus Dugaan Narkoba di B Fashion Hotel Jakarta Diungkap Bareskrim
Kontradiksi Film Pesta Babi! Pemerintah Pusat Izinkan, Aparat di Daerah Malah Bubarkan?
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:43 WIB

SPPG Murung Raya Diharapkan Tingkatkan Pelayanan Pemenuhan Gizi

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:43 WIB

Anggota DPRD Kalteng Ferry Khaidir Kawal Aspirasi Infrastruktur hingga Pertanian di Kotim

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:40 WIB

Rupiah Hari Ini Rp17.597, Pengamat Ramamal Pekan Depan Bisa Tembus Rp17.930!

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Sindir Stabilitas Rupiah, Prabowo Lempar Candaan ke Titiek Soeharto hingga Absen Ketum Kadin

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:51 WIB

Sindikat Narkoba di Gang Langgar Samarinda Terungkap oleh Bareskrim Polri

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:59 WIB

Kasus Dugaan Narkoba di B Fashion Hotel Jakarta Diungkap Bareskrim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:36 WIB

Kontradiksi Film Pesta Babi! Pemerintah Pusat Izinkan, Aparat di Daerah Malah Bubarkan?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:07 WIB

Kelakar Presiden Prabowo di Nganjuk: Senggol Jumhur Hidayat yang Sering Masuk Penjara Kini Jadi Menteri

Berita Terbaru