1tulah.com, KUALA KAPUAS – Festival Bagarakan Sahur yang diselenggarakan oleh Lembaga Seni Qasidah Indonesia (Lasqi) Kabupaten Kapuas tahun ini sukses menarik perhatian masyarakat.
Acara yang menampilkan berbagai keterampilan dan seni Islami ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk anggota DPRD Kapuas, Darwandie.
Legislator Darwandie, yang merupakan politisi dari PPP, berharap festival ini dapat kembali digelar pada Ramadan tahun depan.
Menurutnya, bagarakan sahur merupakan bagian dari budaya Indonesia yang patut dilestarikan dan dikembangkan.
“Setiap Ramadan, di berbagai daerah di Indonesia, selalu ada kegiatan bagarakan sahur, meskipun tidak dilombakan. Saya harap festival ini bisa kembali diadakan tahun depan,” ujar Darwandie, Selasa (16/4/2024).
Dia menambahkan, bagarakan sahur merupakan salah satu seni Islami yang memiliki nilai edukasi dan spiritual.
Kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan keimanan di bulan Ramadan.
“Saya apresiasi Lasqi Kapuas yang telah memprakarsai lomba bagarakan sahur ini. Semoga dapat terus dikembangkan dan menjadi contoh bagi daerah lain,” tuturnya.
Legislator Darwandie juga berharap partisipasi masyarakat dalam festival ini dapat terus meningkat di tahun-tahun mendatang.
“Saya harap tahun depan pesertanya bisa lebih banyak lagi,” pungkasnya.
Festival Bagarakan Sahur Lasqi Kapuas merupakan salah satu upaya untuk memeriahkan bulan suci Ramadan dan meningkatkan keimanan masyarakat.
Festival ini juga menjadi wadah untuk melestarikan budaya dan tradisi Islami di Kabupaten Kapuas.
Editor: Aprie


![Raffi Ahmad sakit [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/06/rafi-sakit-360x200.jpg)




















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)


