Negara Rugi Rp. 271 Triliun Karena Korupsi Timah, Wapres Maruf Amin: Prihatin Ya!

- Jurnalis

Kamis, 4 April 2024 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wapres Ma'ruf Amin memberikan keterangan pers di Kota Manado, Sulut, Kamis (4/4/2024) didampingi Gubernur Sulut Olly Dondokambey (kanan), Plt. Direktur Eksekutif KNEKS Taufik Hidayat (kiri), dan Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi.  (sumber: suara.com)

Wapres Ma'ruf Amin memberikan keterangan pers di Kota Manado, Sulut, Kamis (4/4/2024) didampingi Gubernur Sulut Olly Dondokambey (kanan), Plt. Direktur Eksekutif KNEKS Taufik Hidayat (kiri), dan Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi. (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Wakil Presiden Maruf Amin mengaku prihatin usai mendengar kasus korupsi tata niaga komoditas timah wilayah Izin Usaha Pertambangan atau IUP PT Timah Tbk 2015-2022. Kasus korupsi timah tersebut menyebabkan kerugian negara hingga Rp 271 triliun.

“Mengenai masalah timah, saya kira ini memang kita prihatin ya,” kata Ma’ruf di Manado, Sulawesi Utara, Kamis (4/4/2024).

Oleh karena itu, Maruf Amin meminta agar kasus korupsi yang menyeret suami Sandra Dewi, Harvey Moeis itu diusut hingga tuntas.

Baca Juga :  Kabar Baik bagi Tenaga Pendidik: DPRD Kalteng Pastikan Rekrutmen Guru ASN dan PPPK Terus Berlanjut

“Kalau memang ada yang terjadi itu, supaya juga diproses secara hukum,” ucapnya.

Tak hanya itu, Maruf Amin juga meminta adanya pengawasan lebih terhadap perusahaan tambang lain yang berpotensi melakukan kecurangan yang sama.

“Perusahaan yang belum, supaya dijaga agar jangan sampai yang terjadi di Timah itu juga mengalir atau ikut terkena pada tambang-tambang yang lain,” terangnya.

Seperti yang diketahui, Kejaksaan Agung menetapkan 16 tersangka dalam kasus korupsi timah tersebut.

Nama Harvey Moeis dan crazy rich Pantai Indah Kapuk (PIK) Helena Lim juga masuk ke dalam daftar tersangka.

Baca Juga :  Dongkrak Sektor Strategis, DPRD Kalteng Soroti Hilirisasi hingga Kewajiban Plasma Perkebunan

Selain itu juga ada mantan Direktur Utama PT Timah, Riza Pahlevi dan mantan Direktur Keuangan PT Timah, Emil Ermindra.

Berdasar hasil penghitungan ahli lingkungan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Bambang Hero Sahardjo menilai negara mengalami kerugian Rp. 271 triliun akibat dampak lingkungan yang timbul.

Hingga saat ini, Kejagung masih melakukan proses pemeriksaan terhadap saksi-saksi, termasuk Sandra Dewi dan pengusaha Robert Bonosusatya.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Sindikat Narkoba di Gang Langgar Samarinda Terungkap oleh Bareskrim Polri
Kasus Dugaan Narkoba di B Fashion Hotel Jakarta Diungkap Bareskrim
Kontradiksi Film Pesta Babi! Pemerintah Pusat Izinkan, Aparat di Daerah Malah Bubarkan?
Kelakar Presiden Prabowo di Nganjuk: Senggol Jumhur Hidayat yang Sering Masuk Penjara Kini Jadi Menteri
Diduga Hina Program MBG dan Terima Suap, Dua ASN Kementerian PU di Luar Negeri Dipulangkan
Gudang Elpiji di Buntok Terbakar! Diwarnai Insiden Truk Damkar Tabrak Pagar Kantor Bupati
Polisi Tangkap Dua Pelaku Begal Penembak Bripka Arya Supena Hingga Meninggal
Dongkrak Sektor Strategis, DPRD Kalteng Soroti Hilirisasi hingga Kewajiban Plasma Perkebunan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:51 WIB

Sindikat Narkoba di Gang Langgar Samarinda Terungkap oleh Bareskrim Polri

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:59 WIB

Kasus Dugaan Narkoba di B Fashion Hotel Jakarta Diungkap Bareskrim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:36 WIB

Kontradiksi Film Pesta Babi! Pemerintah Pusat Izinkan, Aparat di Daerah Malah Bubarkan?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:07 WIB

Kelakar Presiden Prabowo di Nganjuk: Senggol Jumhur Hidayat yang Sering Masuk Penjara Kini Jadi Menteri

Sabtu, 16 Mei 2026 - 05:51 WIB

Gudang Elpiji di Buntok Terbakar! Diwarnai Insiden Truk Damkar Tabrak Pagar Kantor Bupati

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:31 WIB

Polisi Tangkap Dua Pelaku Begal Penembak Bripka Arya Supena Hingga Meninggal

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:40 WIB

Dongkrak Sektor Strategis, DPRD Kalteng Soroti Hilirisasi hingga Kewajiban Plasma Perkebunan

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:15 WIB

Sakit Hati Mendiang Epy Kusnandar Didoakan ‘Mampus’, Karina Ranau Adukan Netizen ke Polres Jaksel

Berita Terbaru