Kacang Mete Membuat Kadar Asam Urat Tinggi? Simak Penjelasannya

- Jurnalis

Kamis, 4 April 2024 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi asam urat. (foto: freepik)

Ilustrasi asam urat. (foto: freepik)


1TULAH.COM
– Penyakit asam urat menyebabkan gejala seperti nyeri, pembengkakan, dan rasa panas di persendian, terutama sering terjadi di ibu jari kaki. Kondisi ini disebabkan oleh penumpukan kristal asam urat di dalam tubuh, yang juga dipengaruhi oleh pola makan. Oleh karena itu, penderita asam urat perlu memperhatikan pola makannya agar tidak memperparah kondisinya.

Beberapa makanan dan minuman tinggi purin perlu dihindari, seperti minuman dan makanan manis, sirup jagung tinggi fruktosa, alkohol, daging organ, beberapa jenis seafood, daging merah, daging kalkun, kuah dan saus daging, ragi, dan ekstrak ragi.

Baca Juga :  Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Namun, kacang mete diketahui mengandung purin dalam jumlah yang rendah, sekitar 25 mg per 100 gram, sehingga aman untuk dikonsumsi oleh penderita asam urat. Kacang mete bahkan kaya akan nutrisi seperti vitamin B6, E, dan K, serta mineral seperti tembaga, zat besi, magnesium, fosfor, selenium, dan zinc. Asam lemak tak jenuh yang terkandung dalam kacang mete juga bermanfaat untuk menjaga kolesterol dan meredakan nyeri sendi.Namun, konsumsi kacang mete secara berlebihan dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti diare.

Baca Juga :  Tren "One Outfit, Multiple Activity": Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selain itu, pengolahan kacang mete dengan cara yang tidak tepat, seperti menggoreng, dapat membuatnya mengandung lebih banyak lemak jenuh dan garam, yang dapat memperburuk kondisi asam urat. Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi kacang mete dalam porsi yang sesuai dan dengan cara yang tepat.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan
Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui
BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu
Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Senin, 13 April 2026 - 22:25 WIB

Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Selasa, 7 April 2026 - 18:58 WIB

BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu

Senin, 6 April 2026 - 15:33 WIB

Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB

Berita Terbaru