Raup Triliunan dalam Seminggu, Bisnis Pil Koplo di Semarang Ini Saingi Korupsi Harvey Moeis

- Jurnalis

Senin, 1 April 2024 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pil Koplo (sumber: suara.com)

Ilustrasi Pil Koplo (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Kasus ‘perampokan uang negara’ yang dilakukan oleh suami Sandra Dewi, Harvey Moeis dan 15 tersangka lainnya belakangan sukses mencuri perhatian karena membuat rugi negara hingga Rp271 triliun.

Diperkirakan, kasus ini akan menjerat banyak nama dan tak akan menutup kemungkinan masih terdapat banyak kasus korupsi yang akan terungkap belakangan.

Ketika masyarakat diramaikan dengan mega-korupsi tersebut. Terbaru, Deputi 4 Badan Intelijen Negara (BIN) bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga sukses mengungkap bisnis obat-obatan yang ditengarai mempunyai omzet triliunan rupiah dalam sepekan beroperasi.

Baca Juga :  Kabar Penangkapan Syekh Ahmad Al Misry Hoaks, Polri: Posisinya Masih Dilacak!

BIN dan BPOM mengungkapkan, pabrik pembuatan obat terlarang itu berada di kota Semarang. Merujuk pada penyelidikan awal, bisnis ini mempunyai nilai miliaran per harinya, dengan pangsa pasar yang sangat luas.

Kompol Indra Romantika, Kapolsek Ngaliyan Semarang, di awal pekan ini mengatakan, tiga blok gudang yang digunakan oleh para tersangka disewa sebagai gudang penyimpanan.

Tim penggerebekan melakukan operasi di tiga gudang yang memproduksi barang-barang ilegal di area industri Candi Ngaliyan, Semarang itu. Satu dari tiga gudang yang diserbu sudah diubah menjadi fasilitas produksi pil koplo lengkap dengan peralatan dari bahan baku hingga mesin produksi dan pengering.

Baca Juga :  Panduan Lengkap Cara Memilih Hewan Kurban yang Sehat dan Sesuai Syariat

Berdasarkan penyelidikan awal, obat-obatan ilegal seperti pil koplo yang diproduksi yakni meliputi Hexymer, Trihexypenidyl, dan Tramadol merek Alfa Generik.

Pabrik di Semarang ini dapat memproduksi jutaan butir pil koplo dalam seminggu dengan nilai mencapai triliunan rupiah. Produknya kemudian dipasarkan di wilayah Jawa, Bali, dan Kalimantan

Salah seorang penjaga kompleks gudang itu, Zaeni mengaku tak mengetahui adanya aktivitas di gudang dan hanya mengetahui jika aktivitas di lokasi hanya ketika mobil keluar masuk area terkait.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Kelakar Presiden Prabowo di Nganjuk: Senggol Jumhur Hidayat yang Sering Masuk Penjara Kini Jadi Menteri
Diduga Hina Program MBG dan Terima Suap, Dua ASN Kementerian PU di Luar Negeri Dipulangkan
Gudang Elpiji di Buntok Terbakar! Diwarnai Insiden Truk Damkar Tabrak Pagar Kantor Bupati
Kapolda Metro Jaya Naik Pangkat, Tindak Lanjut Sesuai Arahan Presiden
Polisi Tangkap Dua Pelaku Begal Penembak Bripka Arya Supena Hingga Meninggal
Dongkrak Sektor Strategis, DPRD Kalteng Soroti Hilirisasi hingga Kewajiban Plasma Perkebunan
Sakit Hati Mendiang Epy Kusnandar Didoakan ‘Mampus’, Karina Ranau Adukan Netizen ke Polres Jaksel
Menanti Magis Thomas Tuchel: Prediksi Starting XI dan Kesiapan Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:07 WIB

Kelakar Presiden Prabowo di Nganjuk: Senggol Jumhur Hidayat yang Sering Masuk Penjara Kini Jadi Menteri

Sabtu, 16 Mei 2026 - 05:58 WIB

Diduga Hina Program MBG dan Terima Suap, Dua ASN Kementerian PU di Luar Negeri Dipulangkan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 05:51 WIB

Gudang Elpiji di Buntok Terbakar! Diwarnai Insiden Truk Damkar Tabrak Pagar Kantor Bupati

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:33 WIB

Kapolda Metro Jaya Naik Pangkat, Tindak Lanjut Sesuai Arahan Presiden

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:40 WIB

Dongkrak Sektor Strategis, DPRD Kalteng Soroti Hilirisasi hingga Kewajiban Plasma Perkebunan

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:15 WIB

Sakit Hati Mendiang Epy Kusnandar Didoakan ‘Mampus’, Karina Ranau Adukan Netizen ke Polres Jaksel

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:04 WIB

Menanti Magis Thomas Tuchel: Prediksi Starting XI dan Kesiapan Timnas Inggris di Piala Dunia 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:58 WIB

Sempat Mangkir, Kejagung Akhirnya Ringkus Aktor Intelektual Korupsi Tambang PT AKT di Murung Raya

Berita Terbaru

Foto Ketua DPRD Barut, Hj Merry Rukaini

DPRD BARUT

Pimpinan dan Anggota DPRD Barut Hadir dalam Rakor KPK

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:57 WIB