Memahami Peran Resistensi Leptin, Penyebab Orang Alami Obesitas

- Jurnalis

Minggu, 31 Maret 2024 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi anak obesitas (Shutterstock)

Ilustrasi anak obesitas (Shutterstock)


1TULAH.COM
– Resistensi terhadap leptin adalah ketika tubuh menjadi kurang responsif terhadap hormon leptin yang dihasilkan oleh sel lemak. Leptin berfungsi mengatur nafsu makan dan memberi sinyal kenyang kepada otak. Ketika seseorang mengalami resistensi terhadap leptin, otak tidak merespons leptin secara efektif, sehingga menyebabkan kecenderungan untuk merasa lapar dan makan berlebihan meskipun cadangan lemak tubuh sudah mencukupi.

Baca Juga :  Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan resistensi terhadap leptin, seperti peradangan di hipotalamus yang mengatur nafsu makan, tingginya kadar asam lemak bebas dalam darah, dan peningkatan kadar leptin dalam tubuh. Semua faktor ini umumnya meningkat pada individu yang mengalami obesitas.

Untuk mengurangi risiko resistensi terhadap leptin dan obesitas, ada beberapa langkah yang bisa diambil, seperti menghindari makanan olahan, meningkatkan asupan serat larut, rutin berolahraga, mendapatkan istirahat yang cukup, mengurangi asupan karbohidrat untuk menurunkan kadar trigliserida, dan meningkatkan konsumsi makanan yang kaya protein.

Baca Juga :  Tren "One Outfit, Multiple Activity": Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Dengan memahami peran hormon leptin dan langkah-langkah pencegahannya, seseorang dapat mengambil tindakan untuk memelihara kesehatan dan mengurangi risiko obesitas.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan
Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui
BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu
Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Senin, 13 April 2026 - 22:25 WIB

Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Selasa, 7 April 2026 - 18:58 WIB

BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu

Senin, 6 April 2026 - 15:33 WIB

Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB

Berita Terbaru

Foto Ketua DPRD Barut, Hj Merry Rukaini

DPRD BARUT

Pimpinan dan Anggota DPRD Barut Hadir dalam Rakor KPK

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:57 WIB