Harga Bahan Pokok Naik, Legislator Kalteng Sarankan Warga Melakukan Ini

- Jurnalis

Kamis, 28 Maret 2024 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Evi Kahayanti anggota DPRD Kalimantan Tengah. Foto.dok.1tulah.com

Evi Kahayanti anggota DPRD Kalimantan Tengah. Foto.dok.1tulah.com

1TULAH.COM-Naiknya sejumlah harga bahan kebutuhan pokok belakangan ini, membuat banyak para ibu rumah tangga (IRT) kesulitan mengatur keuangan rumah.Lebih-lebih di saat bulan Ramadhan 1445H  dan menjelang Hari Raya IdulFiri.

Legislator Kalteng Evi Kahayanti mendorong masyarakat khususnya di wilayah Kalteng untuk dapat menciptakan ketahanan pangan mandiri.

Evi mengatakan, ketahanan pangan mandiri sangat penting diciptakan dalam ruang lingkup keluarga guna mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok yang sering kali terjadi.

Baca Juga :  Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan

“Seperti saat ini sejumlah harga bahan pokok mengalami kenaikan, dan itu tidak bisa kita hindari karena setiap tahun terjadi,” kata Evi Kahayanti, Kamis (28/3/2024).

Oleh karena itu, lanjutnya masyarakat harus dapat mengantisipasi hal tersebut dengan memanfaatkan sumber daya yang ada misalnya mengembangkan perkebunan hortikultura.

“Saya rasa itu bisa diimplementasikan, tidak perlu lahan yang luas memanfaatkan pekarangan rumah juga bisa, contohnya menanam cabai dan jenis sayuran lain,” ujarnya.

Baca Juga :  SE Mendagri Nomor 400.5/8545/SJ: Pemda Wajib Awasi Dapur Gizi di Daerah!

Lebih lanjutia pun mengarapkan adanya dukungan dari pemerintah terutama daerah membantu masyarakat menciptakan ketahanan mandiri ini.

“Pemerintah bisa membantu memberikan berbagai jenis bibit tanaman pangan misalnya, kepada masyarakat dan lain-lain yang bersifat untuk pengembangan berkelanjutan,” imbuhya. (Ingkit)

 

Berita Terkait

Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida
Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri
Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api
Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan
Suket Ijazah Wapres Gibran Tak Sah, PDIP Mulai Jajaki Hak Angket Lintas Fraksi
Desakan Sanksi Terberat untuk Korporasi Penyebab Karhutla
DPRD Kalteng Gelar Paripurna Reses: Soroti Aspirasi Dapil dan Penanganan Karhutla Gambut
LBH Yogyakarta Terima 48 Aduan Pengangkapan Sewenang-wenang dan Massa Hilang Pasca-Ricuh Demo Malioboro
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Suket Ijazah Wapres Gibran Tak Sah, PDIP Mulai Jajaki Hak Angket Lintas Fraksi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:13 WIB

DPRD Kalteng Gelar Paripurna Reses: Soroti Aspirasi Dapil dan Penanganan Karhutla Gambut

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:05 WIB

LBH Yogyakarta Terima 48 Aduan Pengangkapan Sewenang-wenang dan Massa Hilang Pasca-Ricuh Demo Malioboro

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Pemkab Mura Gelar Pasar Murah, Jaga Stabilitas Harga

Berita Terbaru

Sekda Mura, Lynda Kristiane, saat mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Jamkrida Kalimantan Tengah Tahun 2026 secara daring melalui Zoom dari Aula A Kantor Bupati Mura, Jumat (30/10/2026).

Berita

Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida

Sabtu, 31 Okt 2026 - 22:32 WIB