Jelang Ramadhan, Harga Beras Dua Jenis di Murung Raya Stabil

- Jurnalis

Kamis, 29 Februari 2024 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga beras jenis Premium dan  medium di Murung Raya stabil

Harga beras jenis Premium dan medium di Murung Raya stabil

1tulah.com, Puruk Cahu – Harga Beras premium dan medium beberapa toko grosir di kawasan Kota Puruk Cahu mulai stabil (tidak naik maupun turun harga).

Meski sebelumnya diakui kondisi harga pada awal bulan februari 2024 sempat melambung dengan kenaikan harga dua kali dalam satu minggu.

Ino pedagang beras toko grosir setia 1362 (setia baru) jalan A Yani Kota Puruk Cahu mengatakan, harga beras medium per akhir bulan Februari ini sudah cenderung stabil.

“Harga beras medium merk Jeruk dan Kembang per kilo sekarang 16.000 sampai 16.500 (kemasan 10 kg). Untuk beras premium sebelum Pemilu kemaren sempat naik 5.000 rupiah per kemasan 10 kg,” sebut Ino, Kamis (29/2/2024).

Baca Juga :  Prabowo Buka Suara Soal Perlawanan Koruptur Saat Satgas PKH Selamatkan Uang Negara Rp52 Triliun

Sementara di Toko Grosir H Supian yang beralamat di Jalan Merdeka mengaku menjual beberapa beras jenis premium kemasan 10 kg berdasarkan merknya seperti merk Putri Koki 180.000, Anak Super Lele 173.000, Lahap 180.000, Lopo Ijo Premium 178.000, dan Super Lele 173.000.

“Sementara kami untuk beras medium merk Jeruk sisa kemasan 20 kg dan merk Kembang stoknya kosong,” ungkap Helmi.

Baca Juga :  MK Tegaskan Tak Berwenang Diskualifikasi Gibran Rakabuming Raka dari Jabatan Wapres

Helmi mengungkapkan, bahwa stok berasnya hingga menyambut Ramadhan 2024 masih aman, untuk harga pihaknya tergantung pada harga pihak distributor dari Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan.

Menurutnya pemerintah daerah sudah sigap dalam mengatasi stok beras, “hampir setiap hari pihak dinas terkait mendatangi toko untuk koordinasi terkait dengan stok dan harga, serta beberapa kali operasi pasar sehingga harga kembali bisa stabil,” tandasnya. (Sur)

Berita Terkait

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia
Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal
Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya
Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi
Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN
Heriyus Tekankan Loyalitas dan Tanggung Jawab dalam Kepemimpinan Sekda Baru

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Heriyus Tekankan Loyalitas dan Tanggung Jawab dalam Kepemimpinan Sekda Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Lynda Kristiane Dilantik Jadi Sekda, Heriyus Tekankan Peran Strategis Sekretaris Daerah

Berita Terbaru