Penjualan Anjlok, Nike akan PHK 1.600 Karyawan

- Jurnalis

Senin, 19 Februari 2024 - 07:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Raksasa sepatu Nike mengumumkan rencana untuk memberhentikan 1.600 karyawannya, atau sekitar 2% dari total tenaga kerjanya. Sumber foto : suara.com

Raksasa sepatu Nike mengumumkan rencana untuk memberhentikan 1.600 karyawannya, atau sekitar 2% dari total tenaga kerjanya. Sumber foto : suara.com

1TULAH.COM – Raksasa pakaian olahraga Nike akan memangkas sekitar 2 persen dari total tenaga kerjanya, atau lebih dari 1.600 pekerjaan, kata perusahaan itu, Kamis (15/2) malam.

Langkah tersebut untuk menurunkan pengeluaran karena permintaan sepatu dan sepatu ketsnya berada di bawah tekanan.

Harga sewa dan suku bunga yang lebih tinggi telah menyebabkan pelanggan mengurangi pengeluaran untuk barang-barang berharga tinggi, sehingga perusahaan pakaian olahraga seperti Nike dan Adidas memperingatkan, pengecer menurunkan pesanan mereka melalui saluran grosir.

Keputusan ini diambil di tengah situasi penurunan laba yang dialami perusahaan.

“Ini adalah kenyataan pahit yang tidak bisa kami anggap enteng,” kata CEO Nike John Donahoe dalam sebuah memo kepada karyawan dikutip Reuters, Minggu (18/2/2024).

Baca Juga :  Rupiah Tembus Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah Rp17.346 per Dolar AS: "Perfect Storm" Hantam Ekonomi Nasional

“Langkah ini kami ambil untuk memastikan Nike dapat terus berinovasi dan berkembang di masa depan.” tambahnya.

PHK akan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama dimulai pada 17 Februari 2024 dan akan berdampak pada sekitar 800 karyawan.

Tahap kedua akan dilakukan pada akhir kuartal IV 2024 dan akan berdampak pada 800 karyawan lainnya.

Nike mengatakan bahwa karyawan yang terkena PHK akan menerima pesangon dan bantuan untuk mencari pekerjaan baru.

Keputusan Nike untuk melakukan PHK ini mengikuti tren serupa di industri ritel.

Beberapa perusahaan lain yang telah melakukan PHK dalam beberapa bulan terakhir termasuk Adidas, Under Armour, dan Gap.

Baca Juga :  Update Harga BBM Mei 2026: Pertamax Turbo dan Dex Series Naik, Mengapa Pertamax Masih Ditahan?

Penurunan laba Nike dipicu oleh beberapa faktor, termasuk:

Penurunan permintaan global untuk sepatu dan pakaian olahraga.

Meningkatnya biaya bahan baku dan logistik.
Persaingan yang semakin ketat dari perusahaan lain.

Nike berharap bahwa PHK ini akan membantu perusahaan untuk menghemat biaya dan kembali ke jalur pertumbuhan.

PHK Nike ini merupakan sinyal bahwa industri ritel sedang mengalami masa yang sulit.

Penurunan permintaan global dan meningkatnya biaya bahan baku dan logistik telah memaksa banyak perusahaan untuk melakukan PHK.

Hal ini tentu saja akan memberikan dampak yang negatif terhadap perekonomian global.

PHK dapat menyebabkan pengangguran meningkat dan daya beli masyarakat menurun.

Penulis : Nova Elisa Putri

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Update Harga BBM Mei 2026: Pertamax Turbo dan Dex Series Naik, Mengapa Pertamax Masih Ditahan?
Rupiah Tembus Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah Rp17.346 per Dolar AS: “Perfect Storm” Hantam Ekonomi Nasional
Kado Manis May Day 2026: Presiden Prabowo Teken Perpres 27/2026, Potongan Ojol Resmi Turun Jadi 8%!
Andai 50 Orang Terkaya RI Dipajaki 2%, Kuliah Bisa Gratis dan Kemiskinan Terhapus!
Ekonomi Global Terguncang! Iran Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Brent Tembus 107 Dolar AS
Fundamental Ekonomi Kokoh, BI Optimis Rupiah Tetap Resilien Melawan Gejolak Geopolitik
Hati-hati! Ini 9 Saham Sultan dengan Kepemilikan Terpusat Versi Bursa Efek Indonesia
Menkeu Purbaya Ancam Pecat Pegawai Lambat: “Tak Kerja, Siap-siap Angkat Koper!”
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:47 WIB

Update Harga BBM Mei 2026: Pertamax Turbo dan Dex Series Naik, Mengapa Pertamax Masih Ditahan?

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:01 WIB

Rupiah Tembus Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah Rp17.346 per Dolar AS: “Perfect Storm” Hantam Ekonomi Nasional

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:53 WIB

Kado Manis May Day 2026: Presiden Prabowo Teken Perpres 27/2026, Potongan Ojol Resmi Turun Jadi 8%!

Senin, 27 April 2026 - 17:19 WIB

Andai 50 Orang Terkaya RI Dipajaki 2%, Kuliah Bisa Gratis dan Kemiskinan Terhapus!

Senin, 27 April 2026 - 14:45 WIB

Ekonomi Global Terguncang! Iran Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Brent Tembus 107 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 - 09:48 WIB

Fundamental Ekonomi Kokoh, BI Optimis Rupiah Tetap Resilien Melawan Gejolak Geopolitik

Kamis, 23 April 2026 - 09:39 WIB

Hati-hati! Ini 9 Saham Sultan dengan Kepemilikan Terpusat Versi Bursa Efek Indonesia

Rabu, 22 April 2026 - 13:33 WIB

Menkeu Purbaya Ancam Pecat Pegawai Lambat: “Tak Kerja, Siap-siap Angkat Koper!”

Berita Terbaru

Berita

Kakadu Casino: Schnelle Mobile Gewinne unterwegs

Minggu, 10 Mei 2026 - 00:34 WIB