Timnas Indonesia Juara eAsian Cup 2023; Boleh Kalah di Lapangan Hijau, Tapi Jago di Lapangan Virtual

- Jurnalis

Selasa, 6 Februari 2024 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timnas Indonesia juara eAsian Cup 2023 usai mengalahkan Jepang di final bersejarah di Virtuocity Arena Doha, Qatar, Senin (6/2/2024) dini hari WIB. [Dok. AFC]

Timnas Indonesia juara eAsian Cup 2023 usai mengalahkan Jepang di final bersejarah di Virtuocity Arena Doha, Qatar, Senin (6/2/2024) dini hari WIB. [Dok. AFC]

1TULAH.COM-Talenta muda Indonesia dalam bidang olahraga virtual sangat membanggakan. Beberapa kali tim dari anak-anak muda Indonesia berhasil menjuarai pertandingan maupun lomba e-Sport di tingkat dunia.

Teranyar,Timnas Indonesia berhasil menjadi juara AFC eAsian Cup 2023 setelah mengalahkan Jepang dalam babak final bersejarah di Virtuocity Arena Doha, Qatar, Senin (6/2/2024) dini hari WIB.

Ini merupakan kali pertama AFC menggelar eAsian Cup dengan Timnas Indonesia, kini tercatat sebagai tim perdana yang mampu menjadi kampiun di turnamen sepak bola elektronik yang menggunakan game eFootball tersebut.

Timnas eFootball Indonesia yang diperkuat oleh Elga Cahya Putra, Rizky Faidan, dan Akbar Paudie mengalahkan Jepang dengan skor akhir 2-0 dalam laga best of three atau mencari dua kemenangan terlebih dahulu, seperti yang disiarkan oleh AFC Asian Cup.

Indonesia, yang menurunkan Elga dan Faidan, mengalahkan tim Jepang dengan skor 1-1 pada leg pertama melalui sudden death penalty dengan unggul 3-2, dan memastikan kemenangan dengan skor 1-0 pada leg kedua.

Baca Juga :  Bulutangkis Indonesia Pastikan Medali Asian Games 2026 Usai Singkirkan Taiwan 3-1

Pertemuan antara Indonesia dan Jepang merupakan yang kedua kalinya dalam turnamen ini setelah keduanya saling mengalahkan pada fase grup di Grup D.

Babak pertama leg pertama berlangsung ketat tanpa gol. Meskipun Indonesia memiliki penguasaan bola sebanyak 60 persen, Jepang terus menekan skuad Merah Putih.

Pada menit ke-70, umpan lambung dari Pratama Arhan diterima oleh Hokky Caraka yang kemudian dioper dan dieksekusi dengan apik oleh Ramadhan Sananta. Indonesia unggul 1-0.

Timnas Indonesia berhasil menahan tekanan dari Jepang dan tidak memberikan ruang bagi tim Asia Timur tersebut untuk menembus pertahanan.

 

Namun, di penghujung babak kedua, Indonesia kebobolan dan Jepang menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Kedua tim tidak dapat mencetak gol pada tambahan waktu, dan pertandingan harus diputuskan melalui adu penalti. Indonesia unggul pada kesempatan pertama ketika Jepang gagal mencetak angka.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Wujudkan Kuliah Gratis di PTN

Adu penalti berjalan ketat, dan kedua tim mencetak 2-2 pada lima kesempatan. Sudden death penalty harus dimainkan, dan Indonesia memenangkan leg pertama 3-2 setelah Jepang gagal mencetak gol pada kesempatan keenam.

Pertandingan leg kedua kembali sengit. Indonesia tidak memberi Jepang kesempatan untuk mengembangkan permainan mereka, sementara Jepang mewaspadai setiap pergerakan Indonesia.

Tambahan waktu berlalu, dan tendangan bebas pada menit ke-100 dari Dimas Drajad membuat Indonesia memimpin 1-0.

Skuad Merah Putih akhirnya memenangkan permainan saat Jepang tidak dapat menanggapi dengan tangguh terhadap Elga dan Faidan hingga babak tambahan waktu berakhir.

Timnas Indonesia pun berhak meraih gelar juara AFC eAsian Cup Qatar 2023, menjadi tim pertama yang meraih prestasi tersebut dalam turnamen eFootball Piala Asia. So, boleh kalah di lapangan hijau, tapi jago di lapangan virtual (Sumber:Suara.com)

 

 

 

Berita Terkait

SiLPA Anjlok Jadi Rp10 Miliar, Struktur Belanja APBD Perubahan Barito Selatan Dipangkas Rp200 M
Wabup Barsel Instruksikan Pembentukan Posko Karhutla dan Distribusi Air Bersih di Setiap Kecamatan
Dugaan Cacat Syarat Pendidikan Gibran Disidangkan di MK, Ini Poin Gugatan Pemohon
DPRD Kalteng Dukung Pembukaan Rekening Bansos, Purdiono: Pemberdayaan Ekonomi Jauh Lebih Penting
Jokowi Hadiri Rakorda PSI Kabupaten Bekasi, Alasan Baru Tunjukkan KTA: “Suka-suka Saya Dong!”
Harumkan Nama Indonesia, Widya Esthetic Clinic Banjarmasin Raih Penghargaan Bergengsi Asia Pasifik 2026
Kemenimipas Bongkar Temuan Sidak di Lapas Cibinong: Pintu Sel Diperiksa Satu per Satu!
Membaca Dinamika Gambut Indonesia: Mengapa Matematika dan Pemodelan Sains Menjadi Kunci Menjaga Keseimbangan Karbon Bumi
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:54 WIB

SiLPA Anjlok Jadi Rp10 Miliar, Struktur Belanja APBD Perubahan Barito Selatan Dipangkas Rp200 M

Senin, 28 September 2026 - 13:31 WIB

Dugaan Cacat Syarat Pendidikan Gibran Disidangkan di MK, Ini Poin Gugatan Pemohon

Senin, 28 September 2026 - 06:53 WIB

DPRD Kalteng Dukung Pembukaan Rekening Bansos, Purdiono: Pemberdayaan Ekonomi Jauh Lebih Penting

Senin, 28 September 2026 - 06:48 WIB

Jokowi Hadiri Rakorda PSI Kabupaten Bekasi, Alasan Baru Tunjukkan KTA: “Suka-suka Saya Dong!”

Senin, 28 September 2026 - 04:30 WIB

Harumkan Nama Indonesia, Widya Esthetic Clinic Banjarmasin Raih Penghargaan Bergengsi Asia Pasifik 2026

Minggu, 27 September 2026 - 09:28 WIB

Kemenimipas Bongkar Temuan Sidak di Lapas Cibinong: Pintu Sel Diperiksa Satu per Satu!

Minggu, 27 September 2026 - 09:17 WIB

Membaca Dinamika Gambut Indonesia: Mengapa Matematika dan Pemodelan Sains Menjadi Kunci Menjaga Keseimbangan Karbon Bumi

Sabtu, 26 September 2026 - 09:14 WIB

Setahun Berjuang Lawan Sakit, Guruh Soekarnoputra Mengembuskan Napas Terakhir di RS Siloam

Berita Terbaru