Kontroversi Panelis Debat Berasal dari Unhan, TKN: Biarkan KPU yang Nilai

- Jurnalis

Jumat, 5 Januari 2024 - 06:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jubir TKN Fanta Prabowo-Gibran (sumber: instagram @dedek.uki)

Jubir TKN Fanta Prabowo-Gibran (sumber: instagram @dedek.uki)

1TULAH.COM – Kontroversi keberadaan dua akademisi dari Universitas Pertahanan (Unhan) yang nantinya akan menjadi panelis pada debat ketiga pilpres ditanggapi biasa saja oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran.

Dedek Prayudi, sebagai jubir TKN Fanta Prabowo-Gibran menyampaikan mengembalikan persoalan itu kepada KPU.

“Biarkan saja KPU yang menilai ini ada indikasi konflik kepentingan atau tidak,” kata Dedek, Kamis (5/1/2024)

Terlepas dari kontroversi, Ia menilai dua akademisi asal Unhan tersebut layak dijadikan panelis sebab tema di debata ketiga pilpres ini mencakup isu pertahanan, keamanan dan geopolitik.

Baca Juga :  Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.

Tidak hanya itu, Dedek Prayudi juga melihat adanya potensi konflik kepentingan, walau Unhan berada di bawah Kementerian Pertahanan (Unhan).

“Ya kan tapi kan topiknya memang pertahanan, tapi kan kalau misalnya diprotes dan KPU mengakomodir protesnya atau tidak mengakomodir saya pikir itu bukan ranah TKN menilai,” kata dia.

Sebelumnya diberitakan, cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mempermasalahkan dua panelis yang berasal dari Unhan untuk debat ketiga pilpres 2024. Ia berpendapat adanya dua akadeisi tersebut dapat mengganggu objektivitas.

Baca Juga :  Polri Bongkar Sindikat Peredaran Uang Palsu Dolar AS di Banten

Cak Imin mempermasalahkan sebeb Unhan masih berada di bawah koordinasi Kementerian Pertahanan yang saat ini masih di pimpin Prabowo Subianto.

“Karena itu mengganggu objektivitas. Karena apa pun, Unhan di bawah Pak Prabowo, menhan,” kata Muhaimin dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis.

Sebagai solusi, Cak Imin berharap KPU dapat mengganti kedua panelis debat tersebut agar agenda yang diselenggarakan pada Minggu (7/1/2024) dapat berjalan secara objektif.

“Karena itu, saya protes. Syukur-syukur bisa diganti,” ujarnya.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Pesan Mendalam Apristini Arton di Hari Kartini 2026 untuk Perempuan Kalimantan Tengah
Polri Ungkap Peran Tersangka pada Kasus Impor Ilegal Ponsel Asal China
UKW di Muara Teweh Ditutup Pendaftarannya, Peserta Membludak
KPK Sita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Soal Kasus Bea Cukai
Menkeu Purbaya Ancam Pecat Pegawai Lambat: “Tak Kerja, Siap-siap Angkat Koper!”
Harga Pangan Hari Ini 22 April 2026: Kelompok Cabai dan Minyak Goreng Melonjak Tajam
Minta Atensi Prabowo! Ibam Mengaku Diintimidasi Buat Pernyataan ‘Ke Atas’ Sebelum Jadi Tersangka Kasus Chromebook
GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 16:35 WIB

Pesan Mendalam Apristini Arton di Hari Kartini 2026 untuk Perempuan Kalimantan Tengah

Rabu, 22 April 2026 - 15:17 WIB

Polri Ungkap Peran Tersangka pada Kasus Impor Ilegal Ponsel Asal China

Rabu, 22 April 2026 - 15:16 WIB

UKW di Muara Teweh Ditutup Pendaftarannya, Peserta Membludak

Rabu, 22 April 2026 - 13:33 WIB

Menkeu Purbaya Ancam Pecat Pegawai Lambat: “Tak Kerja, Siap-siap Angkat Koper!”

Rabu, 22 April 2026 - 11:22 WIB

Harga Pangan Hari Ini 22 April 2026: Kelompok Cabai dan Minyak Goreng Melonjak Tajam

Rabu, 22 April 2026 - 07:15 WIB

Minta Atensi Prabowo! Ibam Mengaku Diintimidasi Buat Pernyataan ‘Ke Atas’ Sebelum Jadi Tersangka Kasus Chromebook

Selasa, 21 April 2026 - 19:04 WIB

GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan

Selasa, 21 April 2026 - 18:35 WIB

Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS

Berita Terbaru