Gempa Kembali Mengguncang Sumedang, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Selama Satu Pekan Ke Depan

- Jurnalis

Selasa, 2 Januari 2024 - 07:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gempa bumi (sumber: suara.com)

Ilustrasi gempa bumi (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Pihak BMKG menyampaikan terjadi gempa bumi dangkal kembali yang mengguncang wilayah Kabupaten Sumedang dengan kekuatan 4,5 magnitudo dengan kedalaman 10 km.

“Dengan memerhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif,” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, Senin (1/1/2024).

Menurut Daryono, gempa yang terjadi pada Senin malam (1/1/2024) sekitar pukul 20.46 WIB tersebut berpusat pada koordinat 6,82 lintang selatan dan 107,92 bujur timur. Lebih tepat berlokasi di darat pada jaral 4 km utara Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Baca Juga :  Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak

Berdasarkan lapiran dari masyarakat, getaran terasa di Rancakalong, Jatinangor, Bandung dengan skala intensitas III MMI (modified mercally instensity), yang artinya dirasakan dengan nyata di dalam rumah, terasa getaran seakan-akan terdapat truk yang berlalu.

Selain itu, gempa juga terasa di Cirebon, Garut dan Subang dengan Skala Intesnistas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

“Hingga pukul 21.15 WIB hasil monitoring BMKG menunjukkan telah terjadi enam kali aktivitas gempa bumi di Sumedang,” katanya sebagaimana dilansir Antara.

Sebelumnya, teguh rahayu, selaku Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung memintan masyarakat Kabupaten Sumedang untuk tetap waspada selama satu pekan ke depan usai terjadi guncangan gempa bumi di penghujung tahun.

Baca Juga :  Bandara Soekarno-Hatta Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, 33 Penerbangan Terdampak

Teguh mengatakan terjadinya gempa susulan tidak ada yang bisa memprediksi, termasuk pihak BMKG.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dengan meningkatkan kewaspadaan, terutama sepekan ke depan, karena kita belum bisa memprediksi gempa susulannya seperti apa. Jadi, selama satu minggu ke depan harus meningkatkan kewaspadaan,” kata Rahayu.

Ia mengatakan kewaspadaan tersebut harus dimiliki oleh masyarakat, terutama yang memiliki bangunan rumah, yang sudah lima kali diguncang gempa sejak 31 Desember 2023 hingga 1 Januari 2024.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Speedboat Bawa 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda, Termasuk Jurnalis Media Nasional
Program Makan Bergizi Gratis Bermasalah, Pemerintah Minta Waktu Pembenahan 2 Bulan
Komisi II DPRD Kalteng Dorong Hilirisasi Perikanan demi Kesejahteraan Nelayan
Prabowo Ber Mandat Bantuan Beras Dilanjutkan hingga Desember 2026
PT Indomuro Kencana Cepat Tanggap Berkontribusi dalam Penanganan Karhutla
Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 19:41 WIB

Speedboat Bawa 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda, Termasuk Jurnalis Media Nasional

Selasa, 8 September 2026 - 19:32 WIB

Program Makan Bergizi Gratis Bermasalah, Pemerintah Minta Waktu Pembenahan 2 Bulan

Selasa, 8 September 2026 - 18:32 WIB

Prabowo Ber Mandat Bantuan Beras Dilanjutkan hingga Desember 2026

Selasa, 8 September 2026 - 13:17 WIB

PT Indomuro Kencana Cepat Tanggap Berkontribusi dalam Penanganan Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Senin, 7 September 2026 - 14:03 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

Senin, 7 September 2026 - 09:02 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara

Senin, 7 September 2026 - 08:51 WIB

Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak

Berita Terbaru