MERINDING! Pesan Natal Paus Fransiskus Soal Pembantaian Warga Sipil di Gaza

- Jurnalis

Rabu, 27 Desember 2023 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paus Fransiskus berdiri saat menyampaikan pesan tradisional Hari Natal Urbi et Orbi dari balkon utama Basilika Santo Petrus di Vatikan, 25 Desember 2023. (Foto: Media Vatikan/Handout via REUTERS)

Paus Fransiskus berdiri saat menyampaikan pesan tradisional Hari Natal Urbi et Orbi dari balkon utama Basilika Santo Petrus di Vatikan, 25 Desember 2023. (Foto: Media Vatikan/Handout via REUTERS)

1TULAH.COM-Tokoh sentral umat Katholik  Paus Fransiskus menyampaikan pesan natal yang membuat bulu kuduk merinding. Pasalnya, dalam pesan natal bertema Urbi et Orbi (Kepada Kota dan Dunia), Paus Fransiskus mengistilahkan pembantian warga sipil yang terjadi di Gaza sebagai ‘panen menggerikan’warga sipil yang tak bersalah.

Paus Fransiskus mengatakan dalam pesan Natalnya pada Senin (25/12/2023) bahwa anak-anak yang tewas dalam perang, termasuk di Gaza, adalah “Yesus-Yesus kecil masa kini” dan bahwa serangan Israel di sana menuai “panen mengerikan“ warga sipil yang tak bersalah.

Dalam pidato Urbi et Orbi (Kepada Kota dan Dunia) Hari Natalnya, Paus Fransiskus juga menyebut serangan 7 Oktober terhadap Israel oleh militan Hamas sebagai tindakan “mengerikan” dan kembali menyerukan pembebasan sekitar 100 sandera yang masih ditawan di Gaza.

Berbicara dari balkon tengah Basilika Santo Petrus kepada ribuan orang di lapangan di bawahnya, ia kembali mengecam industri persenjataan, dengan mengatakan industri itu pada akhirnya mengendalikan “boneka perang.”

Paus Fransiskus, 87, yang merayakan Natal ke-11 dalam masa kepausannya ini, menyerukan diakhirinya konflik, baik politik, sosial maupun militer, di berbagai tepat, termasuk di Ukraina, Suriah, Yaman, Lebanon, Armenia dan Azerbaijan, dan ia membela hak-hak para migran di seluruh dunia.

Baca Juga :  Mitos "Agent of Change" dan Fenomena KKN Influencer: Saat Pengabdian Mahasiswa Bertumbal Algoritma

“Berapa banyak orang-orang tak bersalah yang dibantai di dunia kita! Di rahim ibu mereka, dalam pengembaraan yang dilakukan dalam keputusasaan dan dalam upaya mencari harapan, dalam kehidupan anak-anak itu yang masa kecil mereka dihancurkan oleh perang. Mereka adalah Yesus-Yesus kecil masa kini,” ujarnya.

Ia memberi perhatian terutama terhadap Tanah Suci, termasuk Gaza, di mana, menurut para pejabat kesehatan Palestina, serangan udara Israel menewaskan sedikitnya 78 orang dalam salah satu malam paling mematikan di wilayah kantong yang terkepung itu dari pertempuran 11 pekan Israel dengan Hamas.

“Semoga perdamaian tiba di Israel dan Palestina, di mana perang menghancurkan kehidupan orang-orang itu. Saya merangkul mereka semua, terutama komunitas Kristen Gaza dan seluruh Tanah Suci,” kata Paus Fransiskus.

Berbicara dari balkon yang sama di mana ia pertama kali tampil kepada dunia pada malam ia terpilih, 13 Maret 2013 ia mengatakan “hatinya berduka atas para korban serangan keji tanggal 7 Oktober” dan sekali lagi menyerukan pembebasan para sandera.

Baca Juga :  Potret Prabowo, SBY, dan Jokowi Duduk Semeja di Pernikahan Putra Boy Thohir

‘Panen Mengerikan’

“Saya memohon diakhirinya operasi militer dengan panen korban warga sipil tak bersalah yang mengerikan, dan menyerukan solusi bagi situasi kemanusiaan yang menyedihkan dengan membuka penyediaan bantuan kemanusiaan,” ujarnya.

Pekan lalu, sebuah organisasi yang didukung PBB mengatakan dalam sebuah laporan bahwa seluruh 2,3 juta populasi Gaza menghadapi krisis kelaparan dan bahwa risiko bencana kelaparan meningkat setiap hari.

Vatikan, yang memiliki hubungan diplomatik dengan Israel dan Otoritas Palestina, percaya bahwa solusi dua negara merupakan satu-satunya jawaban bagi konflik panjang di sana.

Paus Fransiskus menyerukan “dialog terus menerus antara para pihak, didukung oleh kemauan politik dan dukungan masyarakat internasional.”

Paus Fransiskus, yang mendedikasikan satu paragraf pesannya mengenaiPerdagangan senjata, mengatakan, “Dan bagaimana kita dapat berbicara tentang perdamaian, kalau produksi, penjualan dan perdagangan senjata sedang meningkat?”

Ia menyerukan lebih banyak lagi investigasi mengenai perdagangan senjata. “Ini harus dibahas dan ditulis, untuk menjelaskan kepentingan dan laba yang menggerakkan para boneka perang,” ujarnya. (Sumber:voaindonesia.com)

 

Berita Terkait

Lima Tersangka Ditetapkan Polisi Kasus Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam di Tabanan
DP3ADALDUKKB Mura Fokus Cegah Kasus Baru Stunting melalui Penguatan Kader
Awasi Distribusi Pupuk Bersubsidi di Kalteng: Komisi II DPRD Tekankan Pengawasan Berlapis demi Petani
Olah TKP Kasus Kematian Penjaga Rumah Febrie Adriansyah: Polisi Tegaskan Belum Temukan Racun
Kabur Usai Diskriminasi Warga Lokal di Bali, Duo WNA Belanda Resmi Dicekal Imigrasi
Potret Prabowo, SBY, dan Jokowi Duduk Semeja di Pernikahan Putra Boy Thohir
DPRD Kalteng Dorong OPD Percepat Digitalisasi: Bukan Pilihan, Tapi Kebutuhan Wajib!
Kelas Menengah Tertekan, Masyarakat Lebih Pilih Beli Beras Dibanding KPR
Tag :

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:08 WIB

Lima Tersangka Ditetapkan Polisi Kasus Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam di Tabanan

Senin, 27 Juli 2026 - 20:59 WIB

DP3ADALDUKKB Mura Fokus Cegah Kasus Baru Stunting melalui Penguatan Kader

Senin, 27 Juli 2026 - 18:29 WIB

Awasi Distribusi Pupuk Bersubsidi di Kalteng: Komisi II DPRD Tekankan Pengawasan Berlapis demi Petani

Senin, 27 Juli 2026 - 16:20 WIB

Olah TKP Kasus Kematian Penjaga Rumah Febrie Adriansyah: Polisi Tegaskan Belum Temukan Racun

Senin, 27 Juli 2026 - 11:51 WIB

Kabur Usai Diskriminasi Warga Lokal di Bali, Duo WNA Belanda Resmi Dicekal Imigrasi

Senin, 27 Juli 2026 - 11:43 WIB

Potret Prabowo, SBY, dan Jokowi Duduk Semeja di Pernikahan Putra Boy Thohir

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:38 WIB

DPRD Kalteng Dorong OPD Percepat Digitalisasi: Bukan Pilihan, Tapi Kebutuhan Wajib!

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:32 WIB

Kelas Menengah Tertekan, Masyarakat Lebih Pilih Beli Beras Dibanding KPR

Berita Terbaru