Profil Mayor Teddy Indra Wijaya, Ajudan Pribadi Prabowo Subianto yang Diduga Ikut Timses

- Jurnalis

Selasa, 19 Desember 2023 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mayor Teddy Indra tampak mengawal Presiden Jokowi (sumber; suara.com)

Mayor Teddy Indra tampak mengawal Presiden Jokowi (sumber; suara.com)

1TULAH.COM – Saat ini sosok Mayor Teddy Indra Wijaya tengah menjadi sorotan usai tertangkap kamera berada dibarisan para pendukung Prabowo Subianto saat perhelatan debat perdana capres 2024 yang dilaksanakan Selasa (12/12/2023) pekan lalu di Kantor KPU, Jakarta Pusat.

Terlihat Mayor Teddy Indra Wijaya duduk di belakang Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Tidak hanya itu, Ia juga tampak mengenakan baju berwarna biru langit merupakan seragam kampanye capres-cawapres nomor urut 2. Hal tersebut lantas menimbulkan pertanyaan terkait netralitas TNI.

Lalu, seperti apa profil Teddy Indra Wijaya, TNI aktif dari Kopassus yang saat ini menjadi ajudan pribadi Prabowo Subianto duduki kursi tim sukses 02? Simak ulasannya!

Profil Teddy Indra Wijaya

Dilansir dari situs tniad.mi.id, Teddy Indra Wijaya merupakan salag satu prajuti terbaik TNI AD yang pernah menerima penghargaan bergengsi dari pasukan elit Angkatan Darat Amerika Serikat.

Baca Juga :  Strategi Mendagri Perkuat Otonomi Daerah Lewat Iklim Kompetitif di National Governance Awards 2026

Teddy Wijaya Indra berhasil mendapatkan kualifikasi Pasukan Elit US Army Ranger tahun 2020. Pengharagaan itu diterima kepada militer angakatan darat terpilih usai mengikuti sekolah pasukan paling elit di Angkatan Darat Amerika Serikat untuk menghasilkan lulusan US Army Ranger untuk Resimen Ranger ke-75.

Para prajurit harus mengikuti masa tes selama lima bulan, meliputi kemampuan individual dalam fisik, navigasi darat, Ranger Tactical Test yang diuji di dalam tahap RAP Week, dan penilaian Leadership i Patrol, Peer Evaluation.

Selain itu, Teddy Indra Wijaya juga mendapatkan predikat International Honor Graduate diantara 171 perwira Amerika dan 14 perwira asing.

Penghargaan yang berhasil didapatkan oleh Teddy Indra Wijaya itu tidak banyak dimiliki oleh anggota TNI. Para Perwira TNI AD yang berhasil lulus dari Ranger School diantaranya yakni, Jenderal TNI Purn Susilo Bambang Yudhoyono,Letjen TNI Purn Syaiful Rizal, Letjen TNI Purn Nugroho Widyatomo, Letjen TNI Purn Hotmangaraja Panjaitan serta beberapa perwira muda yang akan menjadi generasi penerus.

Baca Juga :  Eks Aktivis ICW: Kerugian Negara Sering Bombastis di Awal, Tapi Tak Terbukti di Sidang

Teddy Indra Wijaya merupakan lulusan dari akademi militer pada tahun 2011. Di awal karirnya, Ia menjadi perwira pertama Korps Baret Merah. Sebelum menjadi ajudan pribadi Prabowo Subianto, Teddy juga pernah menjadi ajudan Presiden Joko Widodo.

Tanggapan Pihak TNI terkait Keberadaan Teddy Indra Wijaya di barisan pendukung Prabowo-Gibran

Laksda Julius Widjojono, Kepala Pusat Penerangan TNI mengatakan bahwa Mayor Teddy Indra Wijaya tidak mewakili institusi ketika berada di barisan timses capres Prabowo Subianto pada sebat capres pekan lalu.

Saat ditanya terkait status Teddy Indra Wijaya di TNI saat mendampingi Prabowo dalam debat pekan lalu, Julis selaku Kapuspen menegaskan kembali soal ajudan Menteri Pertahan tersebut. Ia mengatakan akan berbeda jika Teddy atau prajurit aktif lainnya, misalkan karena kehendaknya sendiri lalu ikut serta dalam kampanye.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Eks Aktivis ICW: Kerugian Negara Sering Bombastis di Awal, Tapi Tak Terbukti di Sidang
Dukung Program Makan Bergizi Gratis, SPPG Buntok Kota Siap Penuhi Kebutuhan Gizi Siswa
Heriyus: Program OPP-MPP buka Peluang Kerja Masyarakat Lokal
Tinjau Asrama Mahasiswa di Yogyakarta, Wakil Ketua DPRD Kalteng Junaidi Komitmen Tingkatkan Fasilitas
Total Rp 100 Miliar Dikembalikan ke KPK, Kasus Korupsi Kuota Haji Mulai Terang Benderang
Tragedi Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, 3 Orang Meninggal Dunia
Andai 50 Orang Terkaya RI Dipajaki 2%, Kuliah Bisa Gratis dan Kemiskinan Terhapus!
Gubernur Kaltim Sampaikan Minta Maaf dan Bakal Beli Kursi Pijat Dana Sendiri

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:56 WIB

Eks Aktivis ICW: Kerugian Negara Sering Bombastis di Awal, Tapi Tak Terbukti di Sidang

Selasa, 28 April 2026 - 16:39 WIB

Dukung Program Makan Bergizi Gratis, SPPG Buntok Kota Siap Penuhi Kebutuhan Gizi Siswa

Selasa, 28 April 2026 - 13:02 WIB

Heriyus: Program OPP-MPP buka Peluang Kerja Masyarakat Lokal

Selasa, 28 April 2026 - 11:57 WIB

Tinjau Asrama Mahasiswa di Yogyakarta, Wakil Ketua DPRD Kalteng Junaidi Komitmen Tingkatkan Fasilitas

Selasa, 28 April 2026 - 06:08 WIB

Total Rp 100 Miliar Dikembalikan ke KPK, Kasus Korupsi Kuota Haji Mulai Terang Benderang

Selasa, 28 April 2026 - 02:54 WIB

Tragedi Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, 3 Orang Meninggal Dunia

Senin, 27 April 2026 - 17:19 WIB

Andai 50 Orang Terkaya RI Dipajaki 2%, Kuliah Bisa Gratis dan Kemiskinan Terhapus!

Senin, 27 April 2026 - 17:06 WIB

Gubernur Kaltim Sampaikan Minta Maaf dan Bakal Beli Kursi Pijat Dana Sendiri

Berita Terbaru

Bupati Heriyus SE melakukan pemasangan tanda peserta pelatihan, Selasa (28/04/2026). Foto : 1tulah.com)

Berita

Heriyus: Program OPP-MPP buka Peluang Kerja Masyarakat Lokal

Selasa, 28 Apr 2026 - 13:02 WIB