Polisi Tangkap Afiliator Judi Online di Pekanbaru, Omzet 50 Juta hingga Rp 100 Juta Per Minggu

- Jurnalis

Jumat, 22 September 2023 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi judi online. Sumber foto : suara.com

Ilustrasi judi online. Sumber foto : suara.com

1TULAH.COM – Satu orang afiliator judi online dibekuk tim dari Sub Direktorat V Siber Reskrimsus Polda Riau.

Praktik bisnis terlarang yang digeluti warga Pekanbaru bernama Ari Guswanto alias AG  (31) itu berhasil dibongkar.

Warga Jalan Nurkamila, Kelurahan Maharatu, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru itu kini ditetapkan sebagai tersangka.

“Setelah ditelusuri oleh tim, pada 15 September lalu pelaku diciduk di rumahnya di Jalan Nurkamila, Kelurahan Maharatu, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru,” jelas Wadirkrimsus Polda Riau AKBP Iwan P Manurung dikutip dari Antara, Jumat (22/9/2023).

AKBP Iwan menyebutkan bahwa pihaknya telah menyita aset milik AG senilai Rp57,7 miliar.

Baca Juga :  Indonesia Bantah Ingin Buka Hubungan Resmi dengan Israel

Di antaranya berupa lima mobil mewah, dua motor mewah, dua unit indekos serta satu set komputer yang digunakan untuk bekerja sebagai afiliator.

“AG sudah beroperasi sejak 2016 lalu. Per minggu ia bisa mendapat omzet mencapai Rp100 juta. Total keseluruhan aset AG yang kami lakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) ada sebanyak Rp57,7 miliar,” ungkap Iwan.

Lebih jauh, dijelaskan dia, AG sendiri membuat sebuah situs website menaruh link referral yang digunakan untuk bermain judi.

Baca Juga :  Denny Indrayana Prediksi Putusan MK Soal Sengketa Pilpres 2024, Petitum Soal Gibran Paling Dilematis

AG akan mendapat keuntungan dari setiap pemain yang bermain melalui referal yang ia letakkan di website tersebut.

“Tersangka membuat IP addres akun judi online dan menyebarkan website tiran yang mirip dengan sejumlah situs judi online serta menaruh link referalnya,” terang Iwan.

Hingga saat ini, pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengejar bos besar pemilik website judi online.

Iwan mengungkapkan jika jaringan judi online AG masih di dalam negeri.

“Itu nanti sedang kami dalami. Saat ini diduga masih di dalam negeri,” tegasnya.

Penulis : Nova Elisa Putri

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Profil Singkat Tim Cook, CEO Apple yang Akan Menemui Presiden Jokowi di Istana Esok Hari
Legislator Barsel ini Minta Raperda STOK Perlu Dibahas Lebih Lanjut
Denny Indrayana Prediksi Putusan MK Soal Sengketa Pilpres 2024, Petitum Soal Gibran Paling Dilematis
Ketua DPRD Kalteng Apresiasi Jasa Para Habaib dalam Penyebaran Dakwah Islam
DPD PAN Barsel Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati, Catat Jadwalnya!
Usai ‘Dirty Vote’, Film Dokumenter ‘Dirty Election’ Siap Ungkap Kecurangan Teknologi Pemilu 2024
Anies Dijadwalkan Hadir Secara Langsung Saat Sidang Putusan Sengketa Pilpres 2024
KPU Siap Menindaklanjuti Apapun Putusan MK dalam Sengketa Pilpres 2024

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 17:59 WIB

Profil Singkat Tim Cook, CEO Apple yang Akan Menemui Presiden Jokowi di Istana Esok Hari

Selasa, 16 April 2024 - 08:30 WIB

Legislator Barsel ini Minta Raperda STOK Perlu Dibahas Lebih Lanjut

Selasa, 16 April 2024 - 06:41 WIB

Denny Indrayana Prediksi Putusan MK Soal Sengketa Pilpres 2024, Petitum Soal Gibran Paling Dilematis

Selasa, 16 April 2024 - 06:00 WIB

Ketua DPRD Kalteng Apresiasi Jasa Para Habaib dalam Penyebaran Dakwah Islam

Selasa, 16 April 2024 - 05:41 WIB

DPD PAN Barsel Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati, Catat Jadwalnya!

Senin, 15 April 2024 - 16:13 WIB

Usai ‘Dirty Vote’, Film Dokumenter ‘Dirty Election’ Siap Ungkap Kecurangan Teknologi Pemilu 2024

Senin, 15 April 2024 - 15:57 WIB

Anies Dijadwalkan Hadir Secara Langsung Saat Sidang Putusan Sengketa Pilpres 2024

Senin, 15 April 2024 - 15:52 WIB

KPU Siap Menindaklanjuti Apapun Putusan MK dalam Sengketa Pilpres 2024

Berita Terbaru

Ilustrasi puasa syawal (sumber: suara.com)

Khazanah

Ingin Puasa Syawal Enam Hari Tapi Tak Berurutan, Bolehkah?

Selasa, 16 Apr 2024 - 17:15 WIB