Aransemen Lagu Hello Kuala Lumpur, Sangat Mirip Halo-halo Bandung Karya Ismail Marzuki, Picu Protes Warga Indon

- Jurnalis

Rabu, 13 September 2023 - 06:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Chanel youtube lagu Malaysia yang jiplak lagu halo-halo Bandung viral. [tangkapanlayar]

Chanel youtube lagu Malaysia yang jiplak lagu halo-halo Bandung viral. [tangkapanlayar]

1TULAH.COM-Lagi-lagi karya anak bangsa Indonesia diklaim sebagai karya warga Malaysia. Sekarang yang lagi marak menuai protes warga Indon adalah lagu berjudul Hello Kuala Lumpur.

Lagu patriotik Malaysia ini sangat mirip dengan Halo-halo Bandung karya Ismail Marzuki. Meski sudah tiga tahun ditayangkan di kanal youtube, pihak Malaysia seolah tidak ada masalah dengan lagu tersebut, padahal banyak protes warganet.

Warganet sempat dihebohkan dengan video yang diunggah oleh akun YouTube asal Malaysia. Lagi-lagi mengklaim lagu nasional Indonesia sebagai milik mereka. Hal itu lantas menuai kecaman dari warganet.

Diketahui, salah satu akun YouTube asal Malaysia bernama Lagu Kanak TV merilis lagu berjudul Hello Kuala Lumpur. Namun yang menjadi sorotan publik adalah lagu tersebut memiliki aransemen, yang sama dengan lagu nasional dari Indonesia Halo-halo Bandung.

Baca Juga :  Kontradiksi Film Pesta Babi! Pemerintah Pusat Izinkan, Aparat di Daerah Malah Bubarkan?

Lirik lagu ciptaan Ismail Marzuki itu diubah hampir seluruh dari lirik asli lagu Halo-halo Bandung. Hanya saja nama daerah Bandung di ganti menjadi Kuala Lumpur.

“Hello Kuala Lumpur ibu kota keriangan. Hello Kuala Lumpur kota kenang-kenangan. Sudah lama aku tidak berjumpa denganmu. Sekarang sudah semakin maju aku suka sekali” demikian lirik dalam lagu tersebut.

Lagu yang diunggah oleh akun YouTube Lagu Kanak TV itu sudah dirilis sejak tiga tahun silam, tepatnya 27 Mei 2020. Dan sudah ditonton sebanyak 201.568 kali.

Baca Juga :  BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS

Bukan hanya itu, di dalam kolom deskripsi, kanal Youtube itu juga menyebutkan bahwa lagu tersebut merupakan lagu patriotik Malaysia.

Lagu tersebut lantas beredar di media sosial Twitter yang kini sudah berubah nama menjadi X dan menjadi perbincangan para penggunanya.

“Kasihan nggak punya budaya,” tulis salah satu warganet. “Begitulah efek negera yang dikasih kemerdekaannya, jadi nggak kreatif,” tulis akun lain.

“Lagu kebangsaannya saja diambil dari lagu terang bulan, merdeka aja hasil giveaway dan pejuangnya aja dari tokoh komunis yang ngga diakui, malah bangga bule-bule Inggris jadi pahlawan mereka,” tulis akun lain. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: TAUD Resmi Gugat Praperadilan Polda Metro Jaya
BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS
KPK Bakal Tahan Dua Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Debit Sungai Barito Naik, BPBD Mura Imbau Warga Bataran Sungai Tingkatkan Kewaspadaan
Perkuat Ketahanan Pangan, Bulog Buntok dan Pemkab Barsel Teken MoU
KPK Usut Dugaan Pengumpulan Uang THR di RSUD Cilacap
Polisi Tetapkan 15 Pelaku Utama Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe
Diduga Langgar Etik, 3 Hakim Peradilan Militer Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilaporkan ke MA
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:01 WIB

Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: TAUD Resmi Gugat Praperadilan Polda Metro Jaya

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:47 WIB

BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:59 WIB

KPK Bakal Tahan Dua Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:26 WIB

Debit Sungai Barito Naik, BPBD Mura Imbau Warga Bataran Sungai Tingkatkan Kewaspadaan

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:37 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Bulog Buntok dan Pemkab Barsel Teken MoU

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:39 WIB

KPK Usut Dugaan Pengumpulan Uang THR di RSUD Cilacap

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:21 WIB

Polisi Tetapkan 15 Pelaku Utama Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:31 WIB

Diduga Langgar Etik, 3 Hakim Peradilan Militer Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilaporkan ke MA

Berita Terbaru