Suplai LPG Bersubsidi ke Kios-kios Masih Berlangsung, Tajeri : Ada Pembiaran yang Terjadi

- Jurnalis

Selasa, 22 Agustus 2023 - 06:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H Tajeri, anggota DPRD Barito Utara. Foto.dok.1tulah.com

H Tajeri, anggota DPRD Barito Utara. Foto.dok.1tulah.com

1TULAH.COM, Muara Teweh- Ketua komisi III DPRD Barito Utara, H Tajeri kembali menyoroti masih berlangsungnya suplai LPG bersubsidi 3 kilogram ke pangkalan-pangkalan tidak resmi alias kios eceran.

Menurutnya, ada pembiaran yang terjadi yang mengakibatkan harga kian tidak terkendali. Jika terus dibiarkan membuat warga semakin resah.

“Apakah ini pembiaran yang akan berkelanjutan ? Membingungkan, perwakilan Partamina Wilayah KalTeng dimana tugas anda ?
Masyarakat semakin resah maslah LPG 3 Kg . Harga yang melambung, sangat mahal, jauh dari HET yang ditentukan Pemerintah.

“Tolong, tolong, tolong kami , kemana lagi kami mengeluh kalau seperti ini dibiarkan, apakah kami harus bersurat kepada Bapak Presiden Ir. Joko Widodo, Komisi VII DPR RI sudah mengetahui masalah ini, tapi kenyataannya tetap seperti ini,” kata Tajeri  kepada media ini, Selasa 22 Agustus 2023.

Saat ini lanjut dia, di sejumlah desa di Kecamatan Teweh Tengah, malah kesulitan mendapatkan LPG bersubsidi.

Desa-desa itu antara lain Desa Sei. Rahayu I, Desa Sei. Rahayu II, Desa Rimba Sari dan Desa Beringin Raya.

Baca Juga :  Buka Turnamen Domino Piala DKOP 2026, Heriyus Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi.

“Saya di beritahu warga di sana yang tidak pernah henti memberikan informasi melalui pesan teertulis WhatApss,” ungkpanya.

Mereka disana mengatakan, “ini pak di 4 desa akhir-akhir ini kekurangan Elpji 3kg….semua kios-kios pada kosong.Mencari ke Muara Teweh ya tidak ada di pangkalan.

“Masyarakat kecil bisaya cuma diam aja pak…tolong.

Keluhan-keluhan seperti ini teramat sering diterima. Malah mereka mengeluh sampai mendatangi kami wakil mereka di DPRD hingga ke rumah.

Tajeri dengan tegas meminta, pihak terkait dan punya kewengan terkait LPG bersubsidi 3 kg, membuka mata dan hati. Kasian masyarakat dengan kondisi berlarut-larut, harga LPG tidak bisa ditertibkan dan diterapkan sesuai HET.

Politisi Partai Gerindra Barito Utara ini pun meminta pemerintah daerah, melalui tim satgas untuk melakukan tindakan hukum. Sebab dari pertemuan terakhir DPRD Barito Utara bersama dinas intansi terkait dan juga dihadiri anggota DPR RI Willy M Yoseph, sudah disepakati.

Baca Juga :  Ketua Tim Pemeriksa BPK Sumsel Jadi Tersangka Kasus Suap

Bahwa bagi agen maupun pangkalan yang tidak mematuhi penjualan LPG bersubsidi tidak sesuai HET, maka pertamina dan penegak hukum akan memberikan sanksi yang jelas dan tegas.

“Pemerintah daerah, pertamina dan aparat penegak hukum juga perlu kordinasi agar distribusi LPG bersubsidi lancar dan terjual kepada masyarakat sesuai dengan HET,” terangnya.

Sementara itu sejumlah warga juga terus memviralkan temuan mereka distribusi LPG bersubsidi ke kios-kios. Video mereka viral melalui instagram dan juga tik-tok. Sayangnya hingga kini belum ada tindakan dan sanksi tegas.

“Yang kemarin sempat terekam kamera dan saya viralkan melalui akun instagram @kabarbanua_kita di Jalan Jendral Soedirman,” ujar warga bernama Tosi.

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Jainal Abidin, mengaku video terkait distribusi LPG ke sejumlah kios sudah mereka kumpulkan dan ditindaklanjuti untuk dilaporkan ke pihak pertamina Kalteng.(*)

 

Berita Terkait

IHSG Lewati Fase Penurunan Terdalam 41,72%, Siap Masuk Siklus Pemulihan!
Ketua DPW Nasdem Kalteng Ajak Generasi Muda Maknai Semangat Hijrah di Tahun Baru Islam 1448H
Kunjungi TK Telaga Kasih, Maya Savitri Beri Motivasi kepada Para Guru
Piala Dunia 2026: Didier Deschamps Redam Ekspektasi, Sebut Spanyol Favorit Juara ketimbang Prancis
Kagumi Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral, Presiden Jerman Terharu Lihat Toleransi Indonesia
Kritik Berujung Ricuh, Budiman Sudjatmiko dan Nusron Wahid Dikepung Mahasiswa UGM
Polisi Amankan Pria Diduga Bunuh Istri di Makassar
Edi Pran Aji Dorong Pelestarian Anyaman Rotan Warisan Budaya Adat

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:41 WIB

IHSG Lewati Fase Penurunan Terdalam 41,72%, Siap Masuk Siklus Pemulihan!

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:40 WIB

Ketua DPW Nasdem Kalteng Ajak Generasi Muda Maknai Semangat Hijrah di Tahun Baru Islam 1448H

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:35 WIB

Kunjungi TK Telaga Kasih, Maya Savitri Beri Motivasi kepada Para Guru

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:17 WIB

Piala Dunia 2026: Didier Deschamps Redam Ekspektasi, Sebut Spanyol Favorit Juara ketimbang Prancis

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:51 WIB

Kagumi Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral, Presiden Jerman Terharu Lihat Toleransi Indonesia

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:46 WIB

Polisi Amankan Pria Diduga Bunuh Istri di Makassar

Senin, 15 Juni 2026 - 22:57 WIB

Edi Pran Aji Dorong Pelestarian Anyaman Rotan Warisan Budaya Adat

Senin, 15 Juni 2026 - 22:50 WIB

Ketua TP PKK dan GOW Dorong Pelestarian Kerajinan Anyaman Rotan di Desa Tambaba

Berita Terbaru