Miss Universe Batalkan Kontrak dengan PT Capella Swastika Karya, Penyelenggara Indonesia atas Tuduhan Pelecehan Seksual

- Jurnalis

Selasa, 15 Agustus 2023 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para pemenang berpose usai konferensi pers tentang penobatan Fabienne Nicole G.sebagai pemenang Kontes Kecantikan Ratu Sejagad

Para pemenang berpose usai konferensi pers tentang penobatan Fabienne Nicole G.sebagai pemenang Kontes Kecantikan Ratu Sejagad "Miss Universe Indonesia" 2023 di Beach City International Stadium, Jakarta, 3 Agustus 2023. (Instagram/missuniverse_id)

1TULAH.COM– PT Capella Swastika Karya harus membayar mahal akibat ulah oknum penyelenggara Miss Universe yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap calon peserta.

Pemegang lesensi penyelenggara di Indonesia ini dicoret dari daftar penyelenggara kontes kecantikan paling bergensi di tingkat dunia ini. Meskipun dalam hal ini Direktur PT Capella Swastika Karya, Poppy Capella tidak membenarkan peristiwa yang ramai menjadi sorotan publik dan warganet tersebut.

Penyelenggara kontes ratu kecantikan internasional, Miss Universe Organization, mengatakan pihaknya memutus hubungan dengan perusahaan pemegang waralaba Miss Universe di Indonesia dan membatalkan kontes di Malaysia. Langkah itu menyusul tuduhan pelecehan seksual dari sejumlah kontestan terhadap perusahaan Indonesia itu.

Organisasi yang bermarkas di Amerika Serikat (AS) itu dalam pernyataan melalui email, Sabtu (12/8/2023), mengatakan pihaknya memutuskan untuk membatalkan kontrak dengan PT Capella Swastika Karya dan direkturnya, Poppy Capella, yang juga memegang lisensi penyelenggaraan Miss Universe Malaysia.

Baca Juga :  Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta di Barito Timur, Begini Penjelasan Kadis PUPR

Enam kontestan Miss Universe Indonesia melayangkan laporan kepada polisi dan menuduh para penyelenggara melakukan pelecehan, karena meminta para kontestan menanggalkan busana saat pemeriksaan tubuh atau “body check”, kata pengacara mereka, Selasa (8/8/2023).

“Sudah jelas pemegang waralaba ini tidak memenuhi standar merek kami, etika, atau ekspektasi yang tercantum dalam buku panduan waralaba dan kode etik,” kata Miss Universe Organization, sambil menambahkan menyediakan tempat aman bagi perempuan adalah prioritas utama.

Kepolisian Daerah Metro Jaya (Polda Metro Jaya) tidak merespons permintaan komentar dari Reuters pada Minggu (13/8/2023). Pada Selasa, Kabid Humas Polda Metro Jaya Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan laporan itu akan diselidiki.

Poppy dalam pernyataannya melalui Instagram mengatakan dia tidak membenarkan segala bentuk pelecehan seksual.

Baca Juga :  Polri Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Impor Ilegal Ponsel dari China

“Saya menekankan bahwa Saya, selaku direktur internasional dan pemilik izin Mss Universe Indonesia tidak terlibat sama sekali dan tidak pernah mengetahui, menyuruh, meminta, atau mengizinkan siapa pun yang berperan dan berpartisipasi dalam proses penyelenggaraan Miss Universe 2023 untuk melakukan kekerasan atau pelecehan seksual melalui body checking sebagaimana yang ramai diberitakan,” kata Poppy.

Kontes Miss Universe di Jakarta digelar untuk menyeleksi peserta dari Indonesia yang akan berpartisipasi dalam kompetisi tahunan Miss Universe yang akan diselenggarakan di El Salvador akhir tahun ini.

Miss Universe Organization mengatakan pihaknya mengevaluasi kebijakan dan prosedur untuk menghindari kejadian yang sama pada masa depan dan menambahkan tidak ada persyaratan pengukuran atau dimensi tubuh tertentu untuk ikut dalam kontes kecantikan di seluruh dunia. (Sumber:voaindonesia.com)

 

 

 

Berita Terkait

Polisi Banda Aceh Tetapkan Dua Tersangka Pembakaran di USK
Pulang dari Prancis, Prabowo Hasilkan Kesepakatan Rp61,25 Triliun
Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD Gatot Soebroto
Sebulan 5 Hari di Luar Negeri, Presiden Prabowo Disarankan Oper Misi Taktis ke Menlu Sugiono
Tips Quinn Salman untuk Orangtua: Asah Imajinasi Anak dari Hal Sederhana
Sinyal Megawati Bakal Hadiri Puncak Hari Lahir Pancasila 2026 Bareng Prabowo
Drama Penalti di Budapest: PSG Pertahankan Gelar Juara Liga Champions, Arsenal Cetak Rekor Buruk
Polri Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Impor Ilegal Ponsel dari China
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:01 WIB

Polisi Banda Aceh Tetapkan Dua Tersangka Pembakaran di USK

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:59 WIB

Pulang dari Prancis, Prabowo Hasilkan Kesepakatan Rp61,25 Triliun

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:10 WIB

Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD Gatot Soebroto

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:27 WIB

Sebulan 5 Hari di Luar Negeri, Presiden Prabowo Disarankan Oper Misi Taktis ke Menlu Sugiono

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:52 WIB

Tips Quinn Salman untuk Orangtua: Asah Imajinasi Anak dari Hal Sederhana

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:39 WIB

Drama Penalti di Budapest: PSG Pertahankan Gelar Juara Liga Champions, Arsenal Cetak Rekor Buruk

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:19 WIB

Polri Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Impor Ilegal Ponsel dari China

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:48 WIB

Alasan UEFA Ubah Jadwal Kick-Off Final Liga Champions 2026 Arsenal vs PSG, Fans Asia Diuntungkan!

Berita Terbaru

Ilustrasi ditangkap polisi (sumber: suara.com)

Berita

Polisi Banda Aceh Tetapkan Dua Tersangka Pembakaran di USK

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:01 WIB