Yuk, Kenali Hormon yang Berpengaruh Besar Terhadap Kondisi Emosional Seseorang

- Jurnalis

Selasa, 1 Agustus 2023 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ekspresi bahagia (Freepik/benzoix)

Ilustrasi ekspresi bahagia (Freepik/benzoix)

1TULAH.COM-Suasana hati atau emosional seseorang tidak selalu stabil dalam kondisi tertentu. Tidak ada orang yang selalu bahagia, demikian pula tidak ada juga orang selalu bersedih.

Hormon yang terdapat dalam diri seseorang menjadi penentu kondisi emosional. Sehingga, sangat dianjurkan untuk mengetahui atau mengenalinya.

Berikut ini 6 hormon yang berpengaruh besar terhadap kondisi emosional seseorang.

Kesehatan dan kebahagiaan merupakan dua hal yang selalu diidam-idamkan oleh setiap individu. Ternyata, hormon-hormon dalam tubuh memiliki peran krusial dalam menentukan kadar kebahagiaan seseorang.

Hormon-hormon ini dapat diatur dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk gaya hidup dan kebiasaan sehari-hari. Ingin tahu hormon yang dimaksud? Simak ulasannya di sini.

1.Serotonin, si Pengendali Mood

Serotonin sering disebut sebagai “hormon kebahagiaan”. Produksi serotonin dipengaruhi oleh nutrisi, aktivitas fisik, dan sinar matahari. Cara meningkatkan serotonin termasuk mengonsumsi makanan yang kaya triptofan seperti kacang-kacangan, telur, dan susu, serta melakukan aktivitas fisik secara teratur.

Baca Juga :  Buka Turnamen Domino Orado, Heriyus Dorong Atlet Lokal Berprestas

2.Dopamin, si Pengatur Energi

Dopamin berkaitan dengan sensasi pahala dan kepuasan. Aktivitas yang memberikan kepuasan seperti berolahraga, menyelesaikan tugas, atau mendapatkan pencapaian dapat meningkatkan kadar dopamin.

Oleh karena itu, dopamin dikenal sebagai neurotransmitter yang bertugas mengantarkan rangsangan. Ketika Anda mencapai tujuan, perasaan kepuasan, kegembiraan, dan kebanggaan yang muncul adalah hasil dari aksi dopamin.

3.Oksitosin, si Hormon Cinta

Oksitosin dikenal sebagai “hormon kasih sayang”. Hormon ini dilepaskan saat kita berinteraksi dengan orang lain, seperti pelukan atau ciuman, serta saat merawat anak.

Hubungan sosial yang kuat dan mendalam dapat membantu meningkatkan produksi oksitosin.

4.Endorfin, Si Pereda Stres dan Nyeri

Endorfin dikenal sebagai “hormon pereda stres” karena dapat meredakan rasa sakit dan meningkatkan suasana hati. Olahraga, tertawa, hubungan intim dan meditasi merupakan beberapa cara untuk merangsang pelepasan endorfin dalam tubuh.

Baca Juga :  Santri Pondok Pasantren Sambut PAN Murung Raya untuk Salurkan Bantuan Logistik dan Santunan

5.GABA, Si Pengendali Kecemasan

GABA membantu menenangkan sistem saraf dan mengurangi kecemasan. Olahraga, meditasi, dan latihan pernapasan adalah cara efektif untuk meningkatkan produksi GABA dalam tubuh.

6.Adrenalin, Si Booster Energi

Adrenalin merupakan hormon yang memicu “respon tempur atau lari” dalam situasi stres atau berbahaya. Olahraga dan tantangan fisik dapat meningkatkan kadar adrenalin, namun perlu diingat untuk melakukannya dengan cara yang bijaksana.

Itulah sejumlah jenis hormon dan cara mendapatkannya. Hormon-hormon ini berperan dalam menciptakan berbagai emosi seperti kesedihan, rasa sakit, kebahagiaan, dan lainnya.

Selain itu, hubungan yang saling terkait antara hormon dan otak juga memengaruhi reaksi beragam kondisi seperti menangis, tertawa, atau berteriak seperti yang disarikan dari tinjauan dr. Irma Lidia di Jovee.id. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Prabowo di Muktamar ke-35 NU: Indonesia Segera Bangkit Jadi Negara Kuat dan Mandiri
DPRD Kalteng Desak Dana BTT Karhutla Rp70 Miliar Segera Siap dan Bebas Prosedur Berbelit
Jaga Kelembapan Gambut dan Habitat Orangutan, Mitigasi Karhutla di Kalbar Libatkan Warga Tapak
Kalteng Terancam Kesulitan Dana Pembangunan, DPRD Minta Pusat Segera Lunasi Transfer Rp1 Triliun Sebelum 2027
Gedung DPR Diserbu Massa 27 Agustus: Simak Tuntutan RUU Perampasan Aset Hingga Evaluasi MBG
Kemendikdasmen: TKA SMA 2026 Tidak Wajib, Tapi Berdampak ke Rapor Sekolah
Presiden Prabowo Minta Perda Karhutla Dicabut, Organisasi Sabang Merah Borneo Minta Solusi Konkret
Ratusan Hektare Lahan di Palangka Raya Terbakar, Status Tanggap Darurat Karhutla Diperpanjang
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Prabowo di Muktamar ke-35 NU: Indonesia Segera Bangkit Jadi Negara Kuat dan Mandiri

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:22 WIB

DPRD Kalteng Desak Dana BTT Karhutla Rp70 Miliar Segera Siap dan Bebas Prosedur Berbelit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Kalteng Terancam Kesulitan Dana Pembangunan, DPRD Minta Pusat Segera Lunasi Transfer Rp1 Triliun Sebelum 2027

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Gedung DPR Diserbu Massa 27 Agustus: Simak Tuntutan RUU Perampasan Aset Hingga Evaluasi MBG

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Kemendikdasmen: TKA SMA 2026 Tidak Wajib, Tapi Berdampak ke Rapor Sekolah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Presiden Prabowo Minta Perda Karhutla Dicabut, Organisasi Sabang Merah Borneo Minta Solusi Konkret

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Ratusan Hektare Lahan di Palangka Raya Terbakar, Status Tanggap Darurat Karhutla Diperpanjang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Infrastruktur Pemukiman Jadi Keluhan Utama Warga Kalibata saat Reses Anggota DPRD Kalteng

Berita Terbaru