Pj. Bupati Barsel Pimpin Rakor Forkopimda, Ada Dua Isu Strategis yang Dibahas

- Jurnalis

Selasa, 25 Juli 2023 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Deddy Winarwan, Pj. Bupati Barsel (tengah kiri) didampingi Wakil Ketua I DPRD bersama Waka Polres, Ketua Pengadilan Negeri, dan Kepala Kejari serta perwakilan dari Kodim 1012/BTK saat memipin Rakor Forkopimda perdana. Selasa (25/7/2023). Foto. Alifansyah/1tulah.com

H. Deddy Winarwan, Pj. Bupati Barsel (tengah kiri) didampingi Wakil Ketua I DPRD bersama Waka Polres, Ketua Pengadilan Negeri, dan Kepala Kejari serta perwakilan dari Kodim 1012/BTK saat memipin Rakor Forkopimda perdana. Selasa (25/7/2023). Foto. Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com, BUNTOK-Penjabat (Pj) Bupati Barito Selatan (Barsel), H. Deddy Winarwan memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat di Aula Setda Basrel, Selasa (25/7/2023).

Hal ini dalam rangka membahas serta mengambil langkah-langkah dalam mengantisipasi isu-isu strategis. Rakor dihadiri seluruh unsur Forkopimda mulai dari unsur pimpinan DPRD Barsel, ketua Kejari, Ketua Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Kapolres yang diwakili Waka Polres, dan perwakilan dari Kodim 1012/BTK, serta beberapa Kepala OPD setempat.

Pj. Bupati Barsel H. Deddy Winarwan menyampaikan, kegiatan tersebut adalah Rakor Forkopimda perdana di Kabupaten Barsel. Sebelum kegiatan tesebut terlaksana pemerintah daerah terlebih dulu melaksanakan Rakor bulanan bersama Kepala perangkat daerah setempat.

“Dari hasil rapat tersebut terdapat isu-isu strategis yang perlu dibahas dan diputuskan pada level yang lebih tinggi lagi guna mencari sulosi atau langkah-langkah dalam menangani permasalahan tersebut,” ujarnya.

Ia menuturkan, yang pertama isu-isu strategis dari pemerintah daerah yang perlu segera diantisipasi yaitu isu tentang kenaikan harga pangan seperti beras dan bawang merah maupun bawang putih, yang memicu kenaikan Indek Perkembangan Harga (IPH) di Kabupaten Barsel berada di posisi ke-9 se Kalimantan Tengah.

Baca Juga :  Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri

“Hal ini menandakan lampu kuning, dan tentunya menjadi salah satu program prioritas kami pemerintah daerah dalam mengambil langkah-langkah untuk menangani permasalahan tersebut,” tutur pria yang akrab disapa pak Deddy ini.

Ia menerangkan, karena permasalahan kenaikan harga beras dan bawang tersebut akan berpengaruh juga terhadap harga bahan sembako lainnya, sehingga berdampak kepada daya beli masyarakat juga akan menurun dan memicu terjadinya kenaikan inflasi daerah.

Yang kedua, lanjutnya, sesuai dengan arahan Gubernur Kalimantan Tengah, selain menangani masalah inflasi, tugas pemerintah daerah juga ikut serta memantau dan mengantisipasi apa bila terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah setempat, baik paska maupun pra Karhutla.

Ia menambahkan, yang dimaksud pra Karhutla adalah pemerintah daerah atau stekholder terkait harus aktif memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait larangan dan bahaya Karhutla, agar masyarakat tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan dirinya sendiri maupun lingkungan disekitarnya.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Gelar Paripurna Reses: Soroti Aspirasi Dapil dan Penanganan Karhutla Gambut

“Untuk menjaga stabilitas tersebut dalam menghadapi isu-isu yang terjadi saat ini, pemerintah daerah telah melakukan tindakan preventif dan pengawasan yang melekat, salah satunya mengadakan pasar dan bazzar pangan murah, serta selalu siap sianga dalam mengantisipasi terjadinya bencana Karhutla,” terangnya.

Ia mengatakan, Alhamdulillah dengan sinergitas antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barsel dan Forkopimda dalam upaya membantu menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh pemerintah daerah setempat.

Tentunya perlu juga dibutuhkan bantuan dari seluruh eleman lapisan masyarakat, sehingga setiap permasalahan yang dihadapi dapat diselesaikan dengan baik.

“Maka dari itu kita mengadakan Rakor ini dalam rangka bersama-sama mencari sulosi atau jalan keluar setiap isu-isu strategis yang terjadi, serta mengantisipasi isu-isu yang akan dihadapi dimasa depan, semoga dengan adanya sinergitas ini, kita berharap isu-isu yang berkembang dapat kita hadapi dan kita selesaikan dengan cara yang baik pula,” kata H. Deddy Winarwan. (Alifansyah)

Berita Terkait

Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM
Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera
Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga
Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan
Pengamanan Ibu Kota Diperketat: 20 Ribu Personel TNI AL Siaga di Tengah Skandal Penyadapan Presiden Prabowo
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:49 WIB

Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM

Kamis, 5 November 2026 - 08:41 WIB

Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 08:26 WIB

SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

Rabu, 4 November 2026 - 06:27 WIB

Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan

Rabu, 4 November 2026 - 06:19 WIB

Pengamanan Ibu Kota Diperketat: 20 Ribu Personel TNI AL Siaga di Tengah Skandal Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru