Awal bulan Agustus DPRD Barut dan Tim Satgas Datangi Kantor ESDM di Jakarta

- Jurnalis

Senin, 24 Juli 2023 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Barito Utara, H Tajeri.
 foto.dok.1tulah.com

Anggota DPRD Barito Utara, H Tajeri. foto.dok.1tulah.com

1TULAH.COM, Muara Teweh – Carut marut permasalahan LPG bersubsidi di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah belum juga bisa teratasi.

Terakait itu DPRD Barito Utara bersama tim Satgas penertiban, berencana akan mendangadukan segala permasalahan ke Kementrian ESDM pusat.

“Sesuai hasil kesepaktan dalam notulen rapat dengar pendapat (RDP), Tim Satgas bersama dinas intansi terkait dan juga komisi III akan melaporkan ke Kementrian ESDM. Rencananya awal Bulan Agustus 2023,” kata Ketua Komisi III DPRD Barito Utara, H Tajeri, Senin 24 Juli 2023.

Dikatakannya, ada dua sebenarnya permasalahan LPG di Barito Utara ini untuk dilaporkan. Namun yang satu tempat pengaduan di pending dan hanya ke kantor Kementrian ESDM terlebih dahulu.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Gelar Paripurna Reses: Soroti Aspirasi Dapil dan Penanganan Karhutla Gambut

“Harapan dan keinginan kita bersama ini jalan terakhir, dan carut marut permasalahan LPG di daerah kita bisa teratasi. Serta pihak Agen yang sudah menandatangani surat pernyataan kesanggupan menjual LPB bersubsidi sesuai HET bisa terealisasi,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, LPG bersubsidi 3 kilogram ketersediaan stok aman. Hanya saja, Pemkab Barut hingga kini belum mampu menertibkan dan mengontrol distribusi.

Akibatnya harga LPG bersubsidi 3 kilogram tidak terkendalil alias mahal. Belum lagi tim Satgas juga belum bisa menindak oknum-oknum pelaku yang secara terang-terangan menyelewengkan distribusi kepada pangkalan-pangkalan tidak resmi.

Baca Juga :  Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan

Di Muara Teweh, penjualan LPB justru bukan pangkalan resmi, sebagai penyualur akhir sesuai regulasi. Di Barito Utara justru kios-kios eceran dan pangkalan tidak resmi yang menjual ke warga. Dan Pemerintah daerah hingga saat ini belum mampu menertibkan, meski sudah menerbitkan harga eceran tertinggi (HET) berdasarkan suratt keputusan Bupati Barito Utara nomor 188.45/396/2021 tahun 2021.(*)

 

Berita Terkait

Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM
Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera
Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga
Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan
Pengamanan Ibu Kota Diperketat: 20 Ribu Personel TNI AL Siaga di Tengah Skandal Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:49 WIB

Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM

Kamis, 5 November 2026 - 08:41 WIB

Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 08:26 WIB

SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

Rabu, 4 November 2026 - 06:27 WIB

Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan

Rabu, 4 November 2026 - 06:19 WIB

Pengamanan Ibu Kota Diperketat: 20 Ribu Personel TNI AL Siaga di Tengah Skandal Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru