Tingkat Keterkenalan Ganjar Pranowo Paling Buncit, Kalah Dibandingkan Anies Baswedan

- Jurnalis

Selasa, 11 Juli 2023 - 08:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, Anies Baswedan.

Kolase Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, Anies Baswedan.

1TULAH.COM-Meski dalam sejumlah survei yang dilakukan oleh lembaga survei, elektabilitas Calon Presiden (Capres) paling tertinggi selalu dalam urutan Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Namun, dalam survei yang dilakukan Indikator Publik Nasional (IPN) mengenai keterkenalan sosok tokoh ternyata dari tiga nama ini ternyata Ganjar Pranowo berada pada urutan buncit. Dengan urutan keterkenalan pertama adalah Prabowo Subianto dengan nilai 91,7 persen, Anies Baswedan, 82,1 persen dan Ganjar Pranowo 82 persen.

Lembaga riset Indikator Publik Nasional (IPN) merilis hasil survei terbaru dimana elektabilitas bakal calon presiden Prabowo Subianto masih unggul dari Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan untuk Pemilu 2024.

“Dalam simulasi tiga besar, Prabowo di posisi pertama dengan perolehan dukungan 42,3 persen, disusul oleh Ganjar Pranowo dengan 37,4 persen dan Anies Baswedan dengan 17,96 persen. Sementara ada 3,3 persen yang mengaku belum punya pilihan sama sekali,” kata peneliti senior IPN Ike Sihotang dalam pemaparan daring di Jakarta, Senin (10/7/2023).

Untuk tingkat keterkenalan, Prabowo mendapatkan 91,7 persen, posisi kedua tingkat keterkenalan ditempati mantan politisi Gerindra yang saat ini menjadi politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sandiaga Uno dengan perolehan 90,7 persen, disusul oleh Anies Baswedan 82,1 persen dan Ganjar Pranowo sebesar 82 persen.

Baca Juga :  Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

Selanjutnya, variabel likeabilitas atau ketersukaan, Prabowo berada di urutan pertama dengan skor 79,2 persen, posisi kedua Anies Baswedan 60,7 persen, Ganjar Pranowo 60,3 persen. Sementara variabel elektabilitas untuk Sandiaga Uno ada di angka 37,9 persen kalah dengan Ridwan Kamil yang mendapat 40,6 persen dan Agus Harimurti Yudhyono (AHY) sebesar 38,4 persen.

Selain mengukur elektabilitas nama-nama tokoh nasional untuk Capres 2024, Ike juga memaparkan lembaganya melakukan riset untuk mengukur siapa nama-nama tokoh nasional yang dianggap paling cocok mendampingi ketiga nama tokoh tersebut.

Untuk nama bakal Cawapres potensial mendampingi Prabowo Subianto yakni Erick Thohir dengan skor 20,6 persen, Gibran Rakabuming Raka dengan skor 19,1 persen, Muhaimin Iskandar 8,7 persen, Khofifah Indar Parawansa dan Ridwan Kamil yang masing-masing berada di skor 8,0 persen.

Sementara bakal cawapres mendampingi Ganjar Pranowo yakni Sandiaga Uno 14,7 persen, Ridwan Kamil 13,5 persen, Erick Thohir dengan 11,7 persen, Puan Maharani 7,9 persen dan Jenderal TNI (purn) Andika Perkara dengan 7,2 persen.

Kemudian, bakal cawapres pendamping Anies Rasyid Baswedan yakni AHY dengan 17,7 persen, Khofifah Indar Parawansa 13,0 persen, Ahmad Heryawan dengan 4,8 persen dan Yenny Wahid 4,2 persen.

Baca Juga :  Ancaman Pemotongan Internet Singapura Dijawab Santai Menkomdigi Meutya Hafid: Siapa yang Sebenarnya Rugi?

Survei IPN tersebut dilakukan dalam rentang waktu 17-27 Juni 2023 dengan melibatkan 1.200 responden dari 34 provinsi yang sudah memiliki hak suara atau minimal berusia 17 tahun. Metodologi yang digunakan adalah multistage random sampling dengan margin of error sebesar 2,83 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu), pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.

Saat ini, terdapat 575 kursi di parlemen sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. Selain itu, pasangan calon juga dapat diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara. (Sumber: Suara.com)

Berita Terkait

Bantah Intervensi Kasus Narkoba Anggota DPRD Jatim, Gerindra Ungkap Dugaan Oknum Polisi Minta Rp50 Juta
Pendaftaran MagangHub 2026 Batch 3 Ditutup Rabu 4 November, Kemnaker Imbau Segera Daftar
Pemerintah Matangkan Wacana Penyesuaian PTKP untuk Dongkrak Daya Beli, Siap Diterapkan 2027?
Situasi Keamanan Arab Saudi Memanas, Jadwal Piala Asia 2027 Terancam Diundur
Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!
Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono
Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat
Soal Putusan MA Batalkan Suket SMA Gibran, Gerindra: Hormati Proses Hukum dan Minta Kemenkeu/Kementerian Terkait Beri Penjelasan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 14:44 WIB

Bantah Intervensi Kasus Narkoba Anggota DPRD Jatim, Gerindra Ungkap Dugaan Oknum Polisi Minta Rp50 Juta

Selasa, 3 November 2026 - 13:04 WIB

Pendaftaran MagangHub 2026 Batch 3 Ditutup Rabu 4 November, Kemnaker Imbau Segera Daftar

Selasa, 3 November 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Matangkan Wacana Penyesuaian PTKP untuk Dongkrak Daya Beli, Siap Diterapkan 2027?

Senin, 2 November 2026 - 18:32 WIB

Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!

Minggu, 1 November 2026 - 13:23 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono

Minggu, 1 November 2026 - 10:47 WIB

Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat

Minggu, 1 November 2026 - 08:19 WIB

Soal Putusan MA Batalkan Suket SMA Gibran, Gerindra: Hormati Proses Hukum dan Minta Kemenkeu/Kementerian Terkait Beri Penjelasan

Minggu, 1 November 2026 - 07:28 WIB

Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis

Berita Terbaru