Modus Penipuan Terbaru, Berkedok Menawarkan Loker Freelance

- Jurnalis

Minggu, 9 Juli 2023 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hati-hati! Modus penipuan terbaru. (Foto: freepik)

Hati-hati! Modus penipuan terbaru. (Foto: freepik)

1TULAH.COMModus penipuan baru melalui pesan singkat yang menawarkan pekerjaan paruh waktu tengah ramai saat ini.

Untuk itu Satgas Penangan Kegiatan Usaha Tanpa Izin di Sektor Keuangan meminta untuk masyarakat untuk tetap berhati-hati.

Para pelaku biasanya menawakar pekerjaan seperti melakukan like dan subcribe untuk sebuah konten di YouTube.

Lalu, korban akan dibayar atas aktivitas tersebut.

Baca Juga :  Bongkar Habis Sengketa Pilpres 2024; Pengamat: Presiden Jokowi dan 8 Menteri Ini Seharusnya Bersaksi di Sidang MK

Usai menerima pembayaran di awal, korban akan di iming-imingi dengan tugas lainnya dengan syarat untuk melakukan deposit sejumlah dana agar nantinya mendapatkan hadiah atau bayaran lebh besar.

Penipu akan berjanji dana tersebut akan dikembalikan di wkatu yang akan datang. Namun, ketika korban melakukan deposit, pelaku akan melarikan diri.

Sementara itu, jika masyarakat mendapatkan atau menemukan tawaran investasi atau pinjamaan online yang terlihat mencurigakan dapat melaporkannya kepada Layanan Konsumen OJK melalui telepon 157 (021-157), email: konsumen@ojk.go.id, atau email: waspadainvestasi@ojk.go.id.

Baca Juga :  Lucu! Pemudik Ini Kebingungan Temukan Kalender Pemilu Putaran Kedua di Kampung Halaman

Sebab, pada April hingga Juni 2023, Satgas menemukan  352 platform pinjaman online illegal serta 77 konten di Facebook dan Instagram yang menawarkan pinjaman online secara illegal.

Penulis : Delia Anisya Fitri

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Profil Singkat Tim Cook, CEO Apple yang Akan Menemui Presiden Jokowi di Istana Esok Hari
Legislator Barsel ini Minta Raperda STOK Perlu Dibahas Lebih Lanjut
Denny Indrayana Prediksi Putusan MK Soal Sengketa Pilpres 2024, Petitum Soal Gibran Paling Dilematis
Ketua DPRD Kalteng Apresiasi Jasa Para Habaib dalam Penyebaran Dakwah Islam
DPD PAN Barsel Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati, Catat Jadwalnya!
Usai ‘Dirty Vote’, Film Dokumenter ‘Dirty Election’ Siap Ungkap Kecurangan Teknologi Pemilu 2024
Anies Dijadwalkan Hadir Secara Langsung Saat Sidang Putusan Sengketa Pilpres 2024
KPU Siap Menindaklanjuti Apapun Putusan MK dalam Sengketa Pilpres 2024

Berita Terkait

Selasa, 16 April 2024 - 17:59 WIB

Profil Singkat Tim Cook, CEO Apple yang Akan Menemui Presiden Jokowi di Istana Esok Hari

Selasa, 16 April 2024 - 08:30 WIB

Legislator Barsel ini Minta Raperda STOK Perlu Dibahas Lebih Lanjut

Selasa, 16 April 2024 - 06:41 WIB

Denny Indrayana Prediksi Putusan MK Soal Sengketa Pilpres 2024, Petitum Soal Gibran Paling Dilematis

Selasa, 16 April 2024 - 06:00 WIB

Ketua DPRD Kalteng Apresiasi Jasa Para Habaib dalam Penyebaran Dakwah Islam

Selasa, 16 April 2024 - 05:41 WIB

DPD PAN Barsel Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati, Catat Jadwalnya!

Senin, 15 April 2024 - 16:13 WIB

Usai ‘Dirty Vote’, Film Dokumenter ‘Dirty Election’ Siap Ungkap Kecurangan Teknologi Pemilu 2024

Senin, 15 April 2024 - 15:57 WIB

Anies Dijadwalkan Hadir Secara Langsung Saat Sidang Putusan Sengketa Pilpres 2024

Senin, 15 April 2024 - 15:52 WIB

KPU Siap Menindaklanjuti Apapun Putusan MK dalam Sengketa Pilpres 2024

Berita Terbaru

Ilustrasi puasa syawal (sumber: suara.com)

Khazanah

Ingin Puasa Syawal Enam Hari Tapi Tak Berurutan, Bolehkah?

Selasa, 16 Apr 2024 - 17:15 WIB