Modus Rihana-Rihani Dalam Kasus Penipuan Penjualan iPhone

- Jurnalis

Rabu, 5 Juli 2023 - 07:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Si kembar Rihana Rihani, pelaku penipuan penjualan iphone (Twitter)

Si kembar Rihana Rihani, pelaku penipuan penjualan iphone (Twitter)

1tulah.com – Pelarian si kembar Rihana-Rihani, tersangka kasus penipuan penjualan iPhone berakhir. Keduanya ditangkap di Apartemen M Town Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (4/07/2023).

Polisi akhirnya menangkap Rihana-Rihani, tersangka kasus penipuan penjualan iPhone lewat preorder yang sempat buron. Mereka berhasil ditangkap setelah berpindah-pindah tempat untuk menghindari kejaran polisi.

“Rihana dan Rihani baru saja ditangkap di M Town Residence Gading Serpong oleh tim Resmob Polda Metro,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi kepada wartawan, Selasa ini.

Baca Juga :  SE Mendagri Nomor 400.5/8545/SJ: Pemda Wajib Awasi Dapur Gizi di Daerah!

Kombes Hengki Haryadi mengatakan Rihana dan Rihani menggunakan skema ponzi dalam menjalankan aksinya.

“Hasil pemeriksaan sementara dari korban, kita menerima informasi bahwa ini modusnya adalah seperti skema Ponzi, ya. Range kerugian dari Rp 200 juta sampai Rp 800 juta,” tutur Kombes Hengki Haryadi.

Praktik skema Ponzi

Praktik skema Ponzi dilakukan dengan merekrut anggota-anggota baru yang diwajibkan menyetor sejumlah uang, sehingga setoran uang yang masuk terjadi secara terus-menerus. Total kerugian para korban Rihana-Rihani sekitar Rp 35 miliar. Saat ini, Polda Metro Jaya mencatat ada 18 laporan polisi (LP) oleh para korban.

Baca Juga :  Suket Ijazah Wapres Gibran Tak Sah, PDIP Mulai Jajaki Hak Angket Lintas Fraksi

Dalam menjalankan bisnisnya, si kembar diketahui menawarkan iPhone dengan harga sekitar Rp 3 juta lebih murah daripada harga pasar. Selisih cukup besar itu yang membuat para reseller tergiur.

“Harusnya harga Rp 12 juta ditawarkan 9 juta sebagai bujuk rayu, akal muslihat, rangkaian perkataan-perkataan bohong sehingga memberikan barang itu,” ujarnya. (suara.com)

 

 

 

Berita Terkait

Bantah Intervensi Kasus Narkoba Anggota DPRD Jatim, Gerindra Ungkap Dugaan Oknum Polisi Minta Rp50 Juta
Pendaftaran MagangHub 2026 Batch 3 Ditutup Rabu 4 November, Kemnaker Imbau Segera Daftar
Pemerintah Matangkan Wacana Penyesuaian PTKP untuk Dongkrak Daya Beli, Siap Diterapkan 2027?
Situasi Keamanan Arab Saudi Memanas, Jadwal Piala Asia 2027 Terancam Diundur
Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!
Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono
Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat
Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 14:44 WIB

Bantah Intervensi Kasus Narkoba Anggota DPRD Jatim, Gerindra Ungkap Dugaan Oknum Polisi Minta Rp50 Juta

Selasa, 3 November 2026 - 13:04 WIB

Pendaftaran MagangHub 2026 Batch 3 Ditutup Rabu 4 November, Kemnaker Imbau Segera Daftar

Selasa, 3 November 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Matangkan Wacana Penyesuaian PTKP untuk Dongkrak Daya Beli, Siap Diterapkan 2027?

Selasa, 3 November 2026 - 05:33 WIB

Situasi Keamanan Arab Saudi Memanas, Jadwal Piala Asia 2027 Terancam Diundur

Senin, 2 November 2026 - 18:32 WIB

Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!

Minggu, 1 November 2026 - 13:23 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono

Minggu, 1 November 2026 - 10:47 WIB

Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat

Minggu, 1 November 2026 - 07:28 WIB

Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis

Berita Terbaru