Kalteng Diharapkan Mampu Mengurangi Ketergantungan Pasokan Pangan dari Luar Daerah

- Jurnalis

Minggu, 2 Juli 2023 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Achmad Rasyid

Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Achmad Rasyid

1tulah.com, PALANGKA RAYA-Kelangkaan pangan yang menjadi pemicu inflasi di wilayah Kalteng, dipicu oleh masih tingginya ketergantungan Bumi Tambun Bungai ini, dengan pasokan dari luar, baik sesame provinsi di Pulau Kalimantan maupun Pulau Jawa.

Dalam rangka untuk mengatasi kelangkaan pada sejumlah bahan pokok yang kerap terjadi, Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Achmad Rasyid meminta pemda supaya dapat memperkuat ketersediaan pangan di Kalteng ini.

Ia mengatakan, kelangkaan terhadap sejumlah bahan kebutuhan pokok berdampak terhadap mahalnya harga, sehingga itu salah satu yang mengakibatkan inflasi terjadi.

Oleh karenanya, pemda baik provinsi, kabupaten dan kota harus dapat memperkuat ketersediaan pangan itu.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tegaskan Penertiban Hutan Harus Transparan, Satgas PKH Soroti Tambang Ilegal

“Jika ketersediaan pangan kita kuat, maka kebutuhan juga dapat terus dipenuhi dan tidak akan terjadi kelangkaan. Dalam upaya memperkuat ketersediaan pangan itu, tentunya sektor ketahanan pangan perlu diperhatikan, baik itu program yang dicanangkan maupun usaha masyarakat,” ujar H. Achmad Rasyid, Minggu (2/7/2023).

Menurutnya, Kalteng memiki potensi sumber daya alam (SDA) yang cukup memadai, untuk memenuhi kebutuhan daerah terutama pangan, tinggal hanya bagaimana daerah berinovasi dalam upaya mengembangkannya untuk mengoptimalisasikan potensi itu.

Disebutkannya, daerah ini jangan sampai terus bergantung dengan provinsi lain untuk memenuhi sejumlah kebutuhan pangan. Sebab, jika itu terus terjadi ada berbagai dampak yang terjadi misalnya terjadi kelangkaan, jika stok di luar provinsi juga terbatas, dan itu pastinya akan mempengaruhi harga.

Baca Juga :  Karhutla Meluas Hingga Lintas Negara, Komnas HAM Tuding Pembiaran dan Lemahnya Tata Kelola Gambut

“Apabila stok di provinsi lain terbatas maka kita tidak akan kebagian, dan terjadilah kelangkaan akibatnya harga-harga akan mahal. Jadi untuk mengatasi hal itu daerah ini sebisa mungkin memperkuat ketersediaan atau ketahanan pangan secara mandiri, ini yang harus dipikirkan,” tandas Legislator yang berasal dari Partai Gerindra ini. (Ingkid)

 

Berita Terkait

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara
Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak
Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Senin, 7 September 2026 - 14:03 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

Senin, 7 September 2026 - 09:02 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara

Senin, 7 September 2026 - 08:51 WIB

Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Minggu, 6 September 2026 - 13:29 WIB

Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Berita Terbaru