Partai Pimpinan Xanana Gusmao Menangkan Suara Terbanyak di Pemilu Timor Leste

- Jurnalis

Rabu, 24 Mei 2023 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pahlawan kemerdekaan Timor Leste Xanana Gusmao dalam konferensi pers di Dili, 23 Mei 2023. Sumber foto : voaindonesia.com

Pahlawan kemerdekaan Timor Leste Xanana Gusmao dalam konferensi pers di Dili, 23 Mei 2023. Sumber foto : voaindonesia.com

1TULAH.COM – Partai yang dipimpin pahlawan kemerdekaan Timor Leste, Xanana Gusmao, memenangkan suara terbanyak dalam pemilu parlemen yang digelar pada Minggu (21/5/2023).

Dilansir Reuters, berdasarkan hasil pemilu sementara yang dikeluarkan hari ini, Xanana semakin berpeluang untuk kembali menjabat sebagai perdana menteri.

Menurut data komisi pemilu, Kongres Nasional untuk Rekonstruksi Timor (National Congress for Timorese Reconstruction/CNRT) memenangkan sekitar 42 persen surat suara dari 100 persen suara yang telah dihitung.

Hasil pemilu hari Minggu (21/5) membuka jalan bagi Gusmao, presiden pertama Timor Leste yang berusia 76 tahun, untuk kembali berkuasa jika ia dapat membentuk koalisi.

Karena tidak ada pemenang langsung, konstitusi memberikan kesempatan kepada partai dengan suara terbanyak untuk membentuk koalisi.

Para pemilih memberikan suara mereka untuk 65 kursi di parlemen, dan berharap untuk mengakhiri bertahun-tahun kebuntuan di negara termuda di Asia itu.

Baca Juga :  Seimbangkan Kekuatan Timur dan Barat, Prabowo Temui Macron Usai Diskusi Panjang dengan Putin

CNRT mendapatkan 31 kursi di parlemen, dan harus menjalin koalisi dengan satu atau lebih partai lain.

Partai itu memenangkan pemilihan presiden tahun lalu, dengan sekutu Gusmao dan peraih Nobel Perdamaian Jose Ramos-Horta mengambil posisi itu.

Namun Fretilin, yang secara resmi dikenal sebagai Front Revolusioner untuk Timor Leste Merdeka, memimpin pemerintahan koalisi petahana.

Fretilin berjuang untuk mengakhiri pendudukan Indonesia atas Timor Leste, dan Gusmao memimpin sayap militernya.

Gusmao menghabiskan tahun-tahun terakhir pendudukan di balik jeruji besi, dan terpilih sebagai presiden pertama Timor Leste pada tahun 2002 setelah negara itu memperoleh kemerdekaan.

Ia berpisah dari Fretilin pada tahun 2007 untuk mendirikan CNRT.

Tahun itu, ia menjadi perdana menteri dan bertugas untuk jabatan itu hingga 2015.

Departemen Luar Negeri AS mengucapkan selamat kepada Timor Leste, atas “pemilihan yang bebas, adil, dan transparan”.

Baca Juga :  Persaingan Pengaruh di Selat Malaka: Singapura Berdebat dengan Malaysia, Prabowo Ingatkan Kedaulatan RI

“Pemilihan ini mencerminkan komitmen rakyat Timor Leste terhadap demokrasi dan proses politik yang damai dan berfungsi sebagai inspirasi bagi demokrasi secara global,” kata juru bicara Matthew Miller dalam sebuah pernyataan.

Namun, pertanyaan telah mengemuka di negara itu tentang lambatnya proses penghitungan suara dan penundaan publikasi hasil, yang memakan waktu lebih dari 35 jam setelah pemungutan suara ditutup lebih lama daripada pemilihan sebelumnya.

Lebih dari dua dekade setelah merdeka, Timor Leste masih berkutat dengan kemiskinan, akibat pandemi COVID dan bencana alam dahsyat, termasuk topan pada tahun 2021 yang menewaskan sedikitnya 40 orang.

Anggaran bekas jajahan Portugal itu sangat bergantung pada pendapatan minyak, tetapi pendapatan dari proyek bahan bakar fosil yang ada diperkirakan akan segera habis.

Penulis : Nova Elisa Putri

Sumber Berita : voaindonesia.com

Berita Terkait

Gugat Legitimasi Paus Leo XIV, Donald Trump Picu Kemarahan Internasional dan Kecaman Iran
Seimbangkan Kekuatan Timur dan Barat, Prabowo Temui Macron Usai Diskusi Panjang dengan Putin
Iran Peringatkan AS! ‘Nikmati Harga Bensin Sekarang Sebelum Blokade Mengubah Segalanya’
Persaingan Pengaruh di Selat Malaka: Singapura Berdebat dengan Malaysia, Prabowo Ingatkan Kedaulatan RI
Iran Deklarasikan Kemenangan Telak atas AS dan Israel: Donald Trump Setujui 10 Tuntutan Teheran
Cek Fakta: Benarkah Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia? Viral Video AI Jari Enam Jadi Sorotan
Yerusalem Mencekam! Ledakan Hebat Pecah Saat Rudal Iran Terobos Pertahanan Udara Israel
Iran Sebut Israel Ketakutan, Akses Media Lokal dan Internasional Kini Dibatasi Ketat!

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 08:33 WIB

Gugat Legitimasi Paus Leo XIV, Donald Trump Picu Kemarahan Internasional dan Kecaman Iran

Selasa, 14 April 2026 - 08:54 WIB

Seimbangkan Kekuatan Timur dan Barat, Prabowo Temui Macron Usai Diskusi Panjang dengan Putin

Senin, 13 April 2026 - 14:09 WIB

Iran Peringatkan AS! ‘Nikmati Harga Bensin Sekarang Sebelum Blokade Mengubah Segalanya’

Jumat, 10 April 2026 - 07:26 WIB

Persaingan Pengaruh di Selat Malaka: Singapura Berdebat dengan Malaysia, Prabowo Ingatkan Kedaulatan RI

Rabu, 8 April 2026 - 12:12 WIB

Iran Deklarasikan Kemenangan Telak atas AS dan Israel: Donald Trump Setujui 10 Tuntutan Teheran

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:48 WIB

Cek Fakta: Benarkah Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia? Viral Video AI Jari Enam Jadi Sorotan

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:57 WIB

Yerusalem Mencekam! Ledakan Hebat Pecah Saat Rudal Iran Terobos Pertahanan Udara Israel

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:15 WIB

Iran Sebut Israel Ketakutan, Akses Media Lokal dan Internasional Kini Dibatasi Ketat!

Berita Terbaru

Ilustrasi Haji dan Umrah

Nasional

Polri Siap Berantas Oknum Haji Ilegal Melalui Satgas Haji

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:58 WIB

Ilustrasi vape. [Dok. Antara]

Berita

Kemenkes RI Soroti Maraknya Promosi Vape di Medsos

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:04 WIB