Viral Guru ASN di Pangandaran Pilih Mengundurkan diri Usai Diintimidasi Gegara Laporkan Pungli

- Jurnalis

Rabu, 10 Mei 2023 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Husein AR, seorang guru ASN yang mengundurkan diri gara-gara tindakan pungli yang terjadi di instansi pemerintahan. Sumber foto : TikTok @husein_ar

Husein AR, seorang guru ASN yang mengundurkan diri gara-gara tindakan pungli yang terjadi di instansi pemerintahan. Sumber foto : TikTok @husein_ar

1TULAH.COM – Seorang guru berstatus aparatur sipil negara (ASN) bernama Husein Ali Rafsanjani, viral menjadi perbincangan di dunia maya karena mengudurkan diri usai diintimasi.

Dia mengungkapkan adanya dugaan pungutan liar (pungli) di lingkungan Pemkab Pangandaran dan mengaku mendapat intimidasi setelah melaporkannya.

Lewat media sosialnya, Husein mengunggah video singkat yang memperlihatkan curhatan hatinya.

Dikutip dari akun Tiktok Husein AR pada Rabu (5/10/2023), Husein menjelaskan kronologi yang terjadi sehingga dirinya memilih untuk mengundurkan diri dari ASN.

Baca Juga :  Alarm Rp18.000 Pecah! Membedah Pelemahan Rupiah Juni 2026 dan Bayang-Bayang Trauma Krisis 1998

Semua bermula ketika diadakan latsar pada tahun 2020 ke Kota Bandung.

“Dengan detail anggaran yang sudah dibiayai oleh negara, tiba-tiba kita disuruh bayar uang transport. Orang yang ikut atau enggak ikut sama rombongan tetep harus bayar,” kata Husein.

Husein merasa keberatan atas pungutan biaya transport itu.

Baca Juga :  Sinyal Megawati Bakal Hadiri Puncak Hari Lahir Pancasila 2026 Bareng Prabowo

Ia menyebutkan bahwa dirinya hendak pergi ke Bandung dengan menggunakan motor, makannya tidak perlu bayar transport.

Karena tidak mau memperpanjang masalah akhirnya Husein membayar uang transport tersebut.

“Terus waktu lagi latsar tiba-tiba ditagih lagi uang 350 ribu,” tambah Husein.

Dirinya mengaku merasa berat, ditambah saat itu uang gaji selama 3 bulan belum dibayar.

Penulis : Nova Elisa Putri

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Bentuk Akuntabilitas Pemda dalam Mengelola Keuangan Daerah
Tegas! Istana Bantah Isu Reshuffle Kabinet Prabowo dan Rumor Mundurnya Menkeu Purbaya
Dandim 1013/Mtw Gandeng Insan Pers Dukung Kondusifitas Murung Raya
Alarm Rp18.000 Pecah! Membedah Pelemahan Rupiah Juni 2026 dan Bayang-Bayang Trauma Krisis 1998
Bupati Heriyus Lounching Operasional SPPG Kemala Presisi Polres Murung Raya
Tok! Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer Divonis 4,5 Tahun Penjara Terkait Korupsi Sertifikasi K3
Miliki 15 Paket Sabu, Oknum Mahasiswa Asal Bamban Diamankan Polres Barito Timur
Ketegangan Jelang Piala Dunia 2026: Drama Penyanderaan 12 Jam di California dan Pengamanan Ketat New Jersey

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:09 WIB

Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Bentuk Akuntabilitas Pemda dalam Mengelola Keuangan Daerah

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:16 WIB

Tegas! Istana Bantah Isu Reshuffle Kabinet Prabowo dan Rumor Mundurnya Menkeu Purbaya

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:23 WIB

Dandim 1013/Mtw Gandeng Insan Pers Dukung Kondusifitas Murung Raya

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:03 WIB

Alarm Rp18.000 Pecah! Membedah Pelemahan Rupiah Juni 2026 dan Bayang-Bayang Trauma Krisis 1998

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:33 WIB

Bupati Heriyus Lounching Operasional SPPG Kemala Presisi Polres Murung Raya

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:42 WIB

Tok! Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer Divonis 4,5 Tahun Penjara Terkait Korupsi Sertifikasi K3

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:09 WIB

Miliki 15 Paket Sabu, Oknum Mahasiswa Asal Bamban Diamankan Polres Barito Timur

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:00 WIB

Ketegangan Jelang Piala Dunia 2026: Drama Penyanderaan 12 Jam di California dan Pengamanan Ketat New Jersey

Berita Terbaru