Usia 30-an Sudah Pasang Ring Jatung, Tidak Aneh Kok! Berikut Penjelasan Penyakit Gagal Jantung Beserta Penyebabnya

- Jurnalis

Rabu, 26 April 2023 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi heart attack (pixabay)

Ilustrasi heart attack (pixabay)

1TULAH.COM-Saat ini penyakit gagal jantung, tidak hanya terjadi pada orang-orang yang sudah berusia lanjut. Sama halnya dengan diabetes, orang  yang berusia masih di awal 30-an, juga sudah banyak yang terpaksa harus pasang ring agar jantungnya berfungsi normal.

Gagal jantung merupakan salah satu penyakit yang sampai saat ini, belum dapat diatasi dengan baik oleh dunia medis. Gagal jantung merupakan suatu kondisi ketika jantung membesar, sehingga tidak efektif dalam memompa darah. Hal ini menyebabkan cairan terkumpul di paru-paru serta organ lainnya.

Dikutip dari buku yang berjudul Kenali Gejala Awal Gagal Jantung yang disusun oleh Tim Pusat Data dan Analisa Tempo, pasien yang mengalami gagal jantung akan mudah merasa lelah, kesulitan bernapas, hingga kemungkinan perlunya transplantasi jantung jika kondisi teramat buruk.

Gagal jantung dapat diketahui dengan serangkaian tes, biasanya dilakukan dengan tes ekokardiografi.

Risiko Gagal Jantung di Usia Muda

Sekarang ini, penyakit gagal jantung tidak hanya mengancam orang yang sudah berusia lanjut. Anak muda juga dapat mengalami serangan jantung, yang berpotensi kematian. Berdasarkan data dari sumber yang sama, di Amerika Serikat terjadi peningkatan frekuensi serangan jantung di kalangan usia muda.

Menurut data lembaga pusat pengendalian penyakit di Amerika Serikat (Centre for Disase Control, CDC), sejak awal tahun 1990, laju kematian akibat serangan jantung pada laki-laki muda meningkat 10% dan pada perempuan muda meningkat hingga 32%.

Baca Juga :  Mini Turnamen Domino Orado: 4 Tim Unggulan tersingkir, Kuda Hitam AS melejit

Menurut Dr. Geoge Mensah, seorang petinggi Divisi Kardiovaskuler CDC, penyebab utama lonjakan ini, adalah makin banyaknya perilaku yang berisiko mengundang kerusakan jantung, seperti merokok, kecanduan narkoba, makanan berlemak, kurangnya aktivitas fisik dan olahraga, serta tingginya stres.

Semua perilaku ini dapat mengganggu peredaran darah dan dapat mengakibatkan kematian mendadak.

Gejala Awal Gagal Jantung

Gagal jantung merupakan salah satu penyakit yang tidak menular. Meskipun demikian, penyakit ini telah menyerang lebih dari 26 juta penduduk dunia, dan 500 ribu kasus di antaranya terjadi di Indonesia.

Gejala awal dari penyakit gagal jantung adalah sesak napas, cepat lelah, dan telapak tangan berkeringat secara berlebihan. Gejala khas yang dapat dirasakan adalah rasa sesak, khususnya saat beraktivitas, kesulitan tidur tanpa sandaran tinggi, sering terbangun saat malam hari karena merasa sesak, rasa lelah tidak cepat hilang setelah beraktivitas, serta adanya pembengkakan pada bagian tubuh seperti di pergelangan kaki dan perut.

Gagal jantung dapat menyerang anak-anak hingga lansia, yang merupakan akibat dari penyakit lain seperti penyakit jantung koroner, penyakit jantung bawaan hipertensi, diabetes, hipertiroid, anemia, dan lain sebagainya.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Desak Dana BTT Karhutla Rp70 Miliar Segera Siap dan Bebas Prosedur Berbelit

Penyebab Utama Gagal Jantung

Dikutip dari sumber yang sama, Yoga Yuniadi, seorang dokter ahli jantung dan pembuluh darah, menyebutkan bahwa gagal jantung merupakan penyakit degeneratif, sehingga risikonya akan semakin tinggi seiring dengan bertambahnya usia.

Berikut ini adalah tiga penyebab utama gagal jantung.

  1. Hipertensi

Menurut penuturan Yoga Yuniadi, sebanyak 75% pasien hipertensi mengalami gagal jantung. Ketika seseorang memiliki tekanan darah di atas 120 mmHg.

Penderitanya tidak akan merasakan gejala sama sekali, padahal angka tersebut sudah melewati batas tekanan darah yang normal. Untuk menghindari hipertensi, Yoga Yuniadi menyarankan untuk menghindari makanan asin.

  1. Penyakit jantung koroner

Penyumbatan serta penyempitan akan meningkatkan risiko pasien mengalami gagal jantung. Sekitar 75% pasien dengan penyakit jantung koroner dapat mengalami gagal jantung.

Yoga Yuniadi menyarankan agar para pasien penyakit jantung untuk melakukan tindakan berupa pemasangan ring, supaya kerja jantung kembali normal dan mengurangi risiko gagal jantung.

  1. Kardiomiopati

Kardiomiopati atau kelainan pada otot jantung juga menyumbang risiko sebesar 10% untuk mengalami gagal jantung. Penyebab utama seseorang mengalami kardiomiopati adalah kebiasaan atau gaya hidup yang tidak sehat seperti sering mengkonsumsi minuman keras atau alkohol. (Sumber: Suara.com)

 

Berita Terkait

Prabowo di Muktamar ke-35 NU: Indonesia Segera Bangkit Jadi Negara Kuat dan Mandiri
DPRD Kalteng Desak Dana BTT Karhutla Rp70 Miliar Segera Siap dan Bebas Prosedur Berbelit
Jaga Kelembapan Gambut dan Habitat Orangutan, Mitigasi Karhutla di Kalbar Libatkan Warga Tapak
Kalteng Terancam Kesulitan Dana Pembangunan, DPRD Minta Pusat Segera Lunasi Transfer Rp1 Triliun Sebelum 2027
Gedung DPR Diserbu Massa 27 Agustus: Simak Tuntutan RUU Perampasan Aset Hingga Evaluasi MBG
Kemendikdasmen: TKA SMA 2026 Tidak Wajib, Tapi Berdampak ke Rapor Sekolah
Presiden Prabowo Minta Perda Karhutla Dicabut, Organisasi Sabang Merah Borneo Minta Solusi Konkret
Ratusan Hektare Lahan di Palangka Raya Terbakar, Status Tanggap Darurat Karhutla Diperpanjang
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Prabowo di Muktamar ke-35 NU: Indonesia Segera Bangkit Jadi Negara Kuat dan Mandiri

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:22 WIB

DPRD Kalteng Desak Dana BTT Karhutla Rp70 Miliar Segera Siap dan Bebas Prosedur Berbelit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Kalteng Terancam Kesulitan Dana Pembangunan, DPRD Minta Pusat Segera Lunasi Transfer Rp1 Triliun Sebelum 2027

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Gedung DPR Diserbu Massa 27 Agustus: Simak Tuntutan RUU Perampasan Aset Hingga Evaluasi MBG

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Kemendikdasmen: TKA SMA 2026 Tidak Wajib, Tapi Berdampak ke Rapor Sekolah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Presiden Prabowo Minta Perda Karhutla Dicabut, Organisasi Sabang Merah Borneo Minta Solusi Konkret

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Ratusan Hektare Lahan di Palangka Raya Terbakar, Status Tanggap Darurat Karhutla Diperpanjang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Infrastruktur Pemukiman Jadi Keluhan Utama Warga Kalibata saat Reses Anggota DPRD Kalteng

Berita Terbaru