Oknum ASN Murung Raya Terlibat Arisan Fiktif, Korban Merugi Ratusan Juta

- Jurnalis

Jumat, 10 Maret 2023 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oknum ASN Murung Raya terlibat arisan fiktif dan bawa kabur uang ratusan juta. (foto : ilustrasi uang)

Oknum ASN Murung Raya terlibat arisan fiktif dan bawa kabur uang ratusan juta. (foto : ilustrasi uang)

1tulah.com, Puruk Cahu -Berkedok penipuan diduga arisan fiktif oknum ASN di Kabupaten Murung Raya, Provinsi Kalteng berhasil membawa kabur uang mencapai ratusan juta rupiah.

Oknum ASN berinisial L yang bertugas di wilayah itu tega memperdayai temannya sendiri dengan bujuk rayunya.

Tidak terima kasus penipuan berkedok arisan fiktif yang menimpanya, korban Viah alias Via Geboy melaporkan kasusnya ke pihak berwajib.

Didampingi suaminya korban melapor ke Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Murung Raya.

“Saya merugi ratusan juta oleh L yang menawarkan atau menjual arisan teryata fiktif,” kata korban dalam laporannya.

Baca Juga :  Karhutla Meluas Hingga Lintas Negara, Komnas HAM Tuding Pembiaran dan Lemahnya Tata Kelola Gambut

Korban menceritakan, L membujuk rayu dirinya untuk membeli arisan dengan menjanjikan akan mendapat keuntungan jika membeli arisan yang ditawarkan. Kemudian Via Geboy mengikuti kemauan L, sehingga ia rela mengeluarkan uang ratusan juta untuk membeli arisan yang ditawarkan.

Via Geboy percaya, karena selain memiliki hubungan pertemanan, L kerap menjadi ketua arisan. Sehingga membuat korban percaya penuh apa yang ditawarkan L kepadanya.

“Saya percaya karena berteman dengan L. Apalagi dia sering menjadi ketua arisan, saya merasa dirugikan oleh tipu daya L. Saya sudah melakukan komunikasi ke dia, namun tidak ada itikad baiknya untuk mengembalikan uang saya,” bebernya.

Baca Juga :  Manchester City Rekrut Enzo Fernandez, Gelandang Argentina Jadi Amunisi Baru

Korban mengaku uang yang berhasil dibawa kabur dengan berkedok arisan fiktif dengan jumlah ratusan juta rupiah. Sehingga permasalahan tersebut harus dibawa ke ranah hukum.

Kapolres Murung Raya AKBP Irwansah melalui Kasat Reskrim AKP Deni Langie
membenarkan adanya laporan masuk terkait laporan korban arisan fiktif.
“Kasusnya masih dalam proses penyelidikan kepolisian,” kata Deni Langie, Jumat 10 Maret 2023.. (*)

 

Berita Terkait

PT Indomuro Kencana Cepat Tanggap Berkontribusi dalam Penanganan Karhutla
Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara
Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak
Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 13:17 WIB

PT Indomuro Kencana Cepat Tanggap Berkontribusi dalam Penanganan Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Senin, 7 September 2026 - 14:03 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

Senin, 7 September 2026 - 09:02 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara

Senin, 7 September 2026 - 08:51 WIB

Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Berita Terbaru