Dibangun Megah RSUD Muara Teweh Masih Akreditasi Bintang I, Tertinggal dengan Kabupaten Tetangga

- Jurnalis

Rabu, 1 Maret 2023 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Pejabat lingkup Pemkab barito Utara, saat foto bersama di depan bangunan megah RSUD Muara Teweh. Status rumah sakit ini masih terakreditasi perdana atau bintang I. Foto.dok. 1tulah.com

Foto : Pejabat lingkup Pemkab barito Utara, saat foto bersama di depan bangunan megah RSUD Muara Teweh. Status rumah sakit ini masih terakreditasi perdana atau bintang I. Foto.dok. 1tulah.com

1TULAH.COM, Muara Teweh – Bangunan boleh saja termegah di Kalimantan Tengah. Namun untuk akreditasi RSUD Muara Teweh justru tertingal jauh dari kebupaten tetangga.

RSUD Muara Teweh status akreditasinya masih bintang I alias perdana. Sedang di kabupaten tetangga sudah akreditasi paripurna alias bintang V.

Status rumah sakit megah ini baru terungkap saat saat jajaran Dinas Kesehatan Barito Utara dan managemen RSUD Muara Teweh, Rapat Dengar Pendapat (RDP) di gedung wakil Rayat, Selasa 1 Maret 2023.

“Memang dari luar rumah sakit kita terlihat megah, tapi di dalamnya susunan ruangan tidak memenuhi prasyarat kita hendak mendapatkan akreditasi lanjutan. Tidak saja ruangan perawatan dibenahi tetapi termasuk ruangan lainnya. Kita akui kita masih kalah dengna rumah sakit tetagga yang sudah terakreditasi bintang V,” kata Direktur RSUD Muara Teweh, Dr Tiur Maeda di hadapan para anggota DPRD Barito Utara.

Baca Juga :  Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan

Dikatakannya, untuk bisa mendapatkan akreditasi lanjutan perlu kerja keras, apalagi untuk menuju paripurna, karena semua kebutuhan rumah sakit harus dipenuhi. Sejumlah infrastruktur, sarana dan prasarana hingga pelayanan di RSUD mesti dibenahi.

“Kami mohon dukungan baik dana kepada pemerintah daerah, dan tentu saja dukungan dari DPRD Barito Utara sehingga rumah sakit kita bisa naik akreditasi lanjutan,” ucap Dr Tiur Maeda.

Dr Tiur juga membeberkan jika saat ini banyak alat kesehatan (alkes) di rumah sakit yang rusak. Dia juga meminta usulan sejumlah alkes yang vital diberi alkes cadangan.

“Kami malah sempat hendak kerjasama dengan rumah sakit di Murung Raya. Ya itu tadi kendala alat kesehatan rusak,” imbuhnya.

Baca Juga :  Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

Terkait beberapa hal disampaikan managemen RSUD Muara Teweh, meminta kepada rumah sakit mendata dan menyampaikan laporan alat kesehatan yang rusak. Dewan juga akan membantu mengusulkan perbaikan sarana dan prasarana di rumah sakit.

“Harapan kita APBD tahun berikutnya sama dengan tahun sekarang, sehingga apa-apa yang diusulkan bisa terealisasi,” kata Ketua DPRD barito Utara, Mery Rukaini.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD I, Parmana Setiawan mengusulkan rumah sakit memiliki bank darah tersendiri. Mengingat, laboratorium kesehatan milik daerah terbatas jam kerja dan operasional.

“Mestinya agar tidak mengganggu pelayanan rumah sakit memiliki sendiri bank darah,” timpal parmana Setiawan. (*)

 

 

 

 

Berita Terkait

Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun
Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara
Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng
Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem
Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan
Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng
Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?
Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:02 WIB

MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK

Berita Terbaru

Berita

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:30 WIB