Pertamina Sudah Kumpulkan Bukti Terkait Agen Nakal di Muara Teweh Jual LPG Bersubsidi tak Sesuai HET Termasuk Pangkalan Fiktif

- Jurnalis

Sabtu, 25 Februari 2023 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi : Pemkab Barut bakal panggil lagi agen LPG dalam waktu segera, Selasa (16/5/2023). Foto.dok.1tulah.com

Foto Ilustrasi : Pemkab Barut bakal panggil lagi agen LPG dalam waktu segera, Selasa (16/5/2023). Foto.dok.1tulah.com

1TULAH.COM, Muara Teweh – Pertamina perwakilan Kalteng ternyata sudah mengumpulkan bukti-bukti terkait adanya agen yang menjual liquified Petroleum gas (LPG) bersubsidi 3 kg ke pangkalan resmi dan tak resmi.

Tidak itu saja, pertamina juga sudah tengah mendalami dugaan banyaknya pangkalan di Barito Utara yang diduga fiktif.

“Agen dan pangkalan yang memainkan harga HET semua akan kita tindak tegas. Kami juga sudah koordinasikan ke agen terkait temuan kami terkait pangkalan. Jika memang terbukti kami akan tindak tegas,” kata SBM Rayon III Kalteng, Muhammad Ridho Hasbullah, saat di konfirmasi 1tulah.com, Sabtu 25 Februari 2023.

Dia mengatakan, tim pertamina turun ke Muara Teweh beberapa waktu lalu langsung di pimpin dirinya. Banyak bukti-buykti terkait laporan dan pengaduan telah mereka kumpulkan.

Dari pantauan media ini, harga LPG bersubsidi 3 kg, masih di jual mahal di Kota Muara Teweh. Harga beragam. Di tingkat ecean masih di jual seharga Rp45.000 sampai Rp50.000 per tabung.

Baca Juga :  Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Format Baru 48 Tim dari Fase Grup Hingga Final

Sementara di pangkalan resmi, penjualan masih diberlakukan dua versi.

Warga menggunakan kupon diberi harga jual sesuai HET Rp22.000 per tabung. Sedang yang tidak menggunakan kupon di beri harga jual Rp30.000 sampai Rp33.000 per tabung.

Pengakuan pemilik pangkalan menjual harga tinggi, karena dari agen sudah dapat harga mahal.

Agen juga ada yang mensuplai ke pangkalan tidak resmi. Jumat kemarin saya ada lihat truck milik salah satu agen bongkar muat di pangkalan tidak resmi yang beralamat di Kelurahan Melayu. Hebat juga, padahal tim pemantau tengah gencar-gencarnya melakukan pengawasan, masih saja berani mereka bermain,” kata salah satu sumber media ini yang namanya enggn di publikasi.

Baca Juga :  Menjelang Vonis, Tim Advokasi Desak Pengadilan Militer Hentikan Perkara Kasus Air Keras Andrie Yunus

Stok dan persediaan LPH bersubsidi 3 kg di Kota Muara Teweh dan juga di desa-desa pedalaman memang sudfah relatif aman. Namun harga jual masih tinggi. Terutama di desa pedalaman bisa mencapai Rp55.000 sampai Rp60.000 pertabung.

“Dua hari lalu ada pickup masuk ke desa Jangkang harganya mahal disini Rp55.000 per tabung. Saya tidak sempat foto mobil dan penutup tabung. Sebenarnya mau mencari tahu darimana pasokan itu. Karena di tempat kami ada pangkalan, tapi dari nama yang terdata di Disperindag itu fiktif,” kata Susilawati kepada 1tulah.com.

Terkait masih mahal dan masih adanya agen menjual harga elpiji diatas harga HET, DPRD Barito Utara meminta Pemerintah daerah setempat menggandeng aparat penegakan hukum untuk menertibkan. Hal ini seperti disampaikan anggota DPRD Barito Utara H Tajeri. (Deni Hariadi)

 

Berita Terkait

BPB-PK Kalteng Tingkatkan Kapasitas TRC Penanggulangan Bencana melalui Bimtek Manajemen Pengungsi 2026
Gubernur Agustiar Sabran Buka Rakerda APDESI Kalteng 2026, Tegaskan Desa Kunci Kemajuan Kalimantan Tengah
Ketua Tim Pemeriksa BPK Sumsel Jadi Tersangka Kasus Suap
Raffi Ahmad Akui Hubungi Istana dan Pimpinan DPR Terkait Kasus Blueray
Kerusakan Jalan Desa Pararapak Barito Selatan Jadi Sorotan, Komisi IV DPRD Kalteng Desak Perbaikan!
Kontroversi Satgas PKH: 4 Juta Hektare Lahan Sitaan Jatuh ke Tangan PT Agrinas Palma Nusantara
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Format Baru 48 Tim dari Fase Grup Hingga Final
Krisis Fiskal Daerah! 39 Pemda Mengaku Kehabisan Dana Bayar Gaji PPPK
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:16 WIB

BPB-PK Kalteng Tingkatkan Kapasitas TRC Penanggulangan Bencana melalui Bimtek Manajemen Pengungsi 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:58 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Buka Rakerda APDESI Kalteng 2026, Tegaskan Desa Kunci Kemajuan Kalimantan Tengah

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:30 WIB

Ketua Tim Pemeriksa BPK Sumsel Jadi Tersangka Kasus Suap

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:24 WIB

Raffi Ahmad Akui Hubungi Istana dan Pimpinan DPR Terkait Kasus Blueray

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:44 WIB

Kerusakan Jalan Desa Pararapak Barito Selatan Jadi Sorotan, Komisi IV DPRD Kalteng Desak Perbaikan!

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:43 WIB

Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Format Baru 48 Tim dari Fase Grup Hingga Final

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:39 WIB

Krisis Fiskal Daerah! 39 Pemda Mengaku Kehabisan Dana Bayar Gaji PPPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:12 WIB

Pemanggilan Cabor KONI oleh Kejaksaan, Ada Apa?

Berita Terbaru

Ilustrasi KPK. (KPK)

Berita

Ketua Tim Pemeriksa BPK Sumsel Jadi Tersangka Kasus Suap

Kamis, 11 Jun 2026 - 18:30 WIB