Pembubaran GP Mania, Ganjar Pranowo hanya Diberitahukan melalui Pesan WA

- Jurnalis

Jumat, 10 Februari 2023 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ditinggalkan relawan GP Mania untuk 2024. [Dok Pemprov Jateng]

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ditinggalkan relawan GP Mania untuk 2024. [Dok Pemprov Jateng]

1TULAH.COM-Pembubaran Ganjar Pranowo Mania atau GP Mania, ternyata berlangsung tanpa seremonial khusus. Bahkan, pemberitahuannya ke Ganjar Pranowo pun hanya melalui pesan WA.

Ketua Relawan Jokowi Mania (Joman) Imannuel Ebenezer mengatakan bahwa pembubaran Relawan Ganjar Pranowo Mania atau GP Mania sudah dikomunikasikan langsung ke Ganjar Pranowo. Komunikasi itu dilakukan melalui aplikasi pesan singkat.

“Saya nge-WA doang (ke Ganjar) soal pembubaran ini,” kata pria yang akrab disapa Noel dalam konferensi persnya di Jakarta Selatan, Kamis (9/2/2023).

Kendati begitu, ia mengatakan, secara personal tidak ada masalah dengan Ganjar terkait dengan pembubaran GP mania. Ia mengaku, pihaknya hanya menyampaikan kritik terhadap Gubernur Jawa Tengah tersebut.

“Sekali lagi saya dengan mas Ganjar tidak ada masalah apapun, persoalan hari ini saya hanya ingin mengkritik supaya mas Ganjar ini termotivasi dong teradrenalin gitu loh,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pihaknya akan mengambil sikap ke depannya. Ia mengatakan, Joman akan memberikan dukungan kepada sosok yang memiliki komitmen tinggi terhadap kemajuan Indonesia.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Dorong Percepatan Jalan Pekahi–Mendawai, Pangkas Jarak Ratusan Kilometer di Katingan

“Pokoknya orang yang punya komitmen terhadap republik ini, yang berpihak terhadap keadilan, berpihak terhadap kemanusiaan, dan paling penting berpihak terhadap demokrasi, pungkasnya.

Membubarkan Diri

Sebelumnya, Relawan Ganjar Pranowo Mania atau GP Mania resmi membubarkan diri, untuk tidak akan lagi mendukung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, sebagai bakal calon presiden di Pilpres 2024.

Sekretaris Jenderal GP Mania, Akhmad Gojali Harahap, menyampaikan, dalam sikap resmi GP Mania telah melakukan, pengamatan dinamika politik hari ini sebelum membubarkan diri.

“Setelah mengamati dan melihat dengan seksama fakta-fakta politik yang terjadi dalam dinamika politik nasional menjelang perhelatan demokrasi di Indonesia kami mempertimbangkan secara cermat untuk tidak lagi mendukung Ganjar Pranowo sebagai Capres di 2024 mendatang,” kata Gojali dalam konferensi persnya di Kantor GP Mania sekaligus Joman di Jakarta Selatan, Kamis (9/2/2023).

Ia lantas kemudian membeberkan alasan mendasar mengapa GP Mania membubarkan diri.

Baca Juga :  Kondisi Terbaru Andrie Yunus: Alami Kecemasan Berat dan Jalani Rawat Jalan Pasca-Penyiraman Air Keras

Pertama Ganjar dinilai bukan sosok yang tepat sebagai penerus Presiden Jokowi. “Alasan pembubaran GP Mania adalah, kami menyatakan Ganjar Pranowo diyakini bukan sosok yang tepat melanjutkan kepemimpinan pasca Presiden Joko Widodo,” ungkapnya.

Kemudian Ganjar dinilai juga belum bisa menberikan keyakinan kepada rakyat sebagai bakal calon presiden untuk maju di Pilpres mendatang.

Terlebih, kata dia, Ganjar dianggap tidak punya gagasan gagasan dan program untuk membangun Indonesia yang lebih maju.

“Tidak adanya nilai lebih yang ditonjolkan oleh Ganjar Pranowo, sebagai capres baik dalam hal gagasan maupun program untuk membangun Indonesia yang lebih maju dan lebih baik di masa yang akan datang,” tuturnya.

Lebih lanjut, kader PDIP itu juga dianggap tidak bisa tampilan yang beda kepada publik dan kesehariannya.

“Tampilan Ganjar Pranowo di publik atau medsos berbeda dengan tampilan keseharian selanjutnya,” ujarnya. (Sumber: suara.com)

 

Berita Terkait

Kebakaran Gedung Biro Kesra, Ketua DPRD Kalteng Minta Instalasi Listrik Bangunan Tua Segera Dievaluasi
Waspada Partikel PM2.5! Udara Tampak Jernih Tak Jamin Bebas Bahaya Karhutla
Fokus RAPBN 2027: Anggaran Pendidikan Dialokasikan untuk PIP hingga Sekolah Unggul
Puluhan PNS Mura Raih Penghargaan atas Pengabdian 10, 20 hingga 30 Tahun
Menolak Fast Fashion: Mengapa Gen Z Lebih Memilih Thrifting dan Pakaian Bekas?
Kondisi Terbaru Andrie Yunus: Alami Kecemasan Berat dan Jalani Rawat Jalan Pasca-Penyiraman Air Keras
KPK Sita 3 Koper dari Rumah ASN Dinas PUPR Kota Bengkulu
Presiden Prabowo Targetkan 100.000 Sekolah Bakal Diperbaiki pada 2027
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:14 WIB

Kebakaran Gedung Biro Kesra, Ketua DPRD Kalteng Minta Instalasi Listrik Bangunan Tua Segera Dievaluasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:09 WIB

Waspada Partikel PM2.5! Udara Tampak Jernih Tak Jamin Bebas Bahaya Karhutla

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:01 WIB

Fokus RAPBN 2027: Anggaran Pendidikan Dialokasikan untuk PIP hingga Sekolah Unggul

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Puluhan PNS Mura Raih Penghargaan atas Pengabdian 10, 20 hingga 30 Tahun

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:27 WIB

Menolak Fast Fashion: Mengapa Gen Z Lebih Memilih Thrifting dan Pakaian Bekas?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:44 WIB

KPK Sita 3 Koper dari Rumah ASN Dinas PUPR Kota Bengkulu

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:43 WIB

Presiden Prabowo Targetkan 100.000 Sekolah Bakal Diperbaiki pada 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:40 WIB

KPK Ungkap 27 Pihak dan 313 PIHK Terima Aliran Dana Kasus Kuota Haji

Berita Terbaru