Pemuda Tewas Diduga Tertembak saat Penangkapan Narkoba, Massa Serang Mapolres Malinau

- Jurnalis

Senin, 6 Februari 2023 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penembakan. Sumber foto : suara.com

Ilustrasi penembakan. Sumber foto : suara.com

1TULAH.COM – Warga mendatangi Mapolres Malinau, di Jalan Pusat Pemerintahan, Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, Minggu (5/2) siang.

Mereka meminta keterbukaan polisi terkait tewasnya seorang pemuda, L (25) yang diduga tertembak peluru anggota Brimob Polda Kaltara.

Aksi massa itu terekam melalui kamera ponsel dan beredar di media sosial yang terdengar suara pecahan kaca di tengah kerumunan massa.

Terlihat juga polisi berseragam mencoba menghalau massa.

Situasi kembali kondusif sore ini, setelah Forkopimda turun tangan menenangkan aksi massa itu.

Tewasnya seorang yang diduga pengedar sabu yang berinisial LH yang tertembak oknum personel Brimob Polda Kaltara yakni Brigpol W.

“Jadi kami sudah melakukan inventarisir apa saja yang menjadi kerusakan di Mapolres Malinau,” kata Kapolres Malinau AKBP Andreas Deddy Wijaya di Malinau, Minggu (5/2/2023).

Selain itu, puluhan warga yang datang ke Mapolres Malinau sejak Minggu siang sudah diimbau dan diberikan pemahaman terkait kasus tertembaknya LH, dilaksanakan prosesnya sesuai prosedur.

“Saya sudah menjamin juga sebagai Kapolres Malinau untuk menjamin bahwa proses (kasus) ini akan diproses seadil – adilnya. Dan saat ini pelaku penembakan (Brigpol W) sudah diamankan di Polda Kaltara,” kata Andreas.

Baca Juga :  Desakan Sanksi Terberat untuk Korporasi Penyebab Karhutla

Kapolres menyampaikan atas perintah Kapolda Kaltara Irjen Pol Daniel Adityajaya bahwa pelaku penembakan untuk dilakukan pemeriksaan secara mendetail dan didalami lebih lanjut.

“Hal tersebut merupakan bentuk keseriusan pimpinan kami dalam hal ini bapak Kapolda untuk menindaklanjuti kasus tersebut,” kata Andreas.

Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat agar jangan mudah terprovokasi dan menerima saja informasi yang tidak jelas.

Sementara itu, Bupati Malinau Wempi W. Mawa menyampaikan turut berduka cita kepada keluarga korban.

“Kami sudah koordinasi dengan tokoh masyarakat dan tokoh adat di sini beserta Kapolres, bahwa ada akumulasi, spontanitas dari keluarga korban dan warga kita,” kata Wempi.

Dia mengatakan Kapolres merespon dengan bijak, diharapkan Kabupaten Malinau yang damai dan kondusif, situasi tetap terjaga dengan baik.

“Saat ini, Kabupaten Malinau secara khusus terkendali dan keluarga korban berharap juga agar penegakan hukum diproses seadil – adilnya,” kata Wempi.

Baca Juga :  Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat

Peristiwa ini berawal dari tertembaknya korban LH oleh Brigpol W dari Tim Intel Resmob Kompi 4 Yon A Pelopor Polda Kaltara.

Dimana tim ini berhasil mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu seberat satu poket dan uang tunai sebesar Rp400.000,- di Kabupaten Malinau, Minggu dini hari (5/2).

Dua terduga pengedar sabu yang berhasil diamankan berinisial A dan F di Gang Daeng Baka, Jl. AMD. RT 19, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau.

Saat diketahui LH akan melakukan transaksi, tim bergegas melakukan penangkapan.

Dan saat terjadi penangkapan pelaku LH berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan.

Tim segera melakukan tindakan, dengan tembakan peringatan kepada pelaku namun tidak dihiraukan dan mencoba menabrak anggota Tim Intel Resmob Polda Kaltara menggunakan sepeda motor.

Akibat kejadian tersebut Brigpol W terjatuh dan saat itu pula LH tertembak. (Nova Eliza Putri)

Artikel ini pertama kali tayang di suara.com, dengan judul Geger! Terduga Pengedar Sabu Tewas Tertembak Oknum Brimob, Massa Mengamuk Rusak Mapolres Malinau.

Berita Terkait

Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono
Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat
Desakan Sanksi Terberat untuk Korporasi Penyebab Karhutla
Dinilai Lembek ke Nusron Wahid, MAKI Laporkan Pimpinan KPK ke Dewas
Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Ketamin dari Malaysia, Sufmi Dasco Apresiasi Kerja Cepat Polri dan BNN
MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK
KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan
Dugaan Korupsi Dana Bencana di BNPB, KPK Amankan 14 Orang Beserta Uang dan Emas Batangan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 13:23 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono

Minggu, 1 November 2026 - 10:47 WIB

Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:07 WIB

Desakan Sanksi Terberat untuk Korporasi Penyebab Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:30 WIB

Dinilai Lembek ke Nusron Wahid, MAKI Laporkan Pimpinan KPK ke Dewas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Ketamin dari Malaysia, Sufmi Dasco Apresiasi Kerja Cepat Polri dan BNN

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:02 WIB

MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:16 WIB

KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Dugaan Korupsi Dana Bencana di BNPB, KPK Amankan 14 Orang Beserta Uang dan Emas Batangan

Berita Terbaru