Balon Mata-mata China Terlihat di Wilayah Udara AS

- Jurnalis

Jumat, 3 Februari 2023 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Balon yang dicurigai merupakan balon pengintai milik China terbang di atas wilayah Billings, Montana, pada 1 Februari 2023. Sumber foto : voaindonesia.com

Balon yang dicurigai merupakan balon pengintai milik China terbang di atas wilayah Billings, Montana, pada 1 Februari 2023. Sumber foto : voaindonesia.com

1TULAH.COMAmerika Serikat (AS) sedang melacak keberadaan balon mata-mata China, yang dicurigai telah terlihat di wilayah udara AS selama beberapa hari.

Namun, Pentagon memutuskan untuk tidak menembak jatuh balon pengintai itu, karena risiko bahaya bagi orang-orang di darat, kata para pejabat Kamis 2 Februari 2023.

Seorang pejabat senior pertahanan memberitahu wartawan Pentagon bahwa AS “sangat yakin” itu adalah balon altitudo tinggi milik China yang terbang di atas situs-situs sensitif untuk mengumpulkan informasi.

Salah satu tempat di mana balon itu terlihat adalah Montana, yang merupakan markas bagi salah satu dari tiga silo rudal nuklir di Pangkalan Angkatan Udara Malmstrom. Pejabat itu berkomentar secara anonim untuk membahas informasi sensitif.

Brigadir Jenderal Patrick Ryder, juru bicara Pentagon, memberikan pernyataan singkat tentang masalah tersebut, dengan mengatakan bahwa pemerintah terus melacak balon tersebut.

Ia mengatakan, benda itu “saat ini terbang di ketinggian jauh di atas lalu lintas udara komersial dan tidak menimbulkan ancaman militer maupun fisik bagi orang-orang di darat.”

Ia mengungkapkan, aktivitas balon serupa telah terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Ia menambahkan bahwa AS mengambil sejumlah langkah untuk memastikan bahwa benda itu tidak mengumpulkan informasi sensitif.

Pejabat pertahanan itu mengatakan bahwa Amerika Serikat sudah “berkomunikasi” dengan pejabat China melalui berbagai kanal dan menyampaikan keseriusan masalah tersebut.

Pengumuman Pentagon itu disampaikan beberapa hari sebelum Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken dijadwalkan mengunjungi China.

Belum jelas apakah pengumuman itu akan berdampak pada rencana perjalanan Blinken, yang belum secara resmi diumumkan Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat. (Nova Eliza Putri)

Artikel ini pertama kali tayang di voaindonesia.com, dengan judul Pentagon: Balon Mata-mata China Terlihat di Wilayah Barat AS.

Berita Terkait

Krisis Migran Ceuta: Dari Masalah Kemanusiaan Hingga Catur Geopolitik Spanyol, Maroko, dan Israel
Paredes Cekik Eric Garcia dan Dorong Gavi, Final Piala Dunia 2026 Nyaris Baku Hantam!
Dominasi Mutlak! 7 Rekor Mentereng Spanyol Usai Juara Piala Dunia 2026
Sengit! Kylian Mbappe Samai Rekor Lionel Messi di Puncak Top Skor Piala Dunia 2026
Lumpuh Akibat Cuaca Ekstrem, Gelombang Panas AS Tekan Jaringan Listrik dan Transportas
Piala Dunia 2026: Maroko Depak Belanda, Jalanan Amsterdam dan Utrecht Diwarnai Kerusuhan
Eropa Membara! Gelombang Panas Ekstrem Tewaskan 1.300 Orang, Suhu Jerman Pecah Rekor 41,7°C
Banjir Kritik! Jet Pribadi Presiden FIFA Terbangkan 516 Ton Emisi Karbon di Piala Dunia 2026

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:58 WIB

Krisis Migran Ceuta: Dari Masalah Kemanusiaan Hingga Catur Geopolitik Spanyol, Maroko, dan Israel

Senin, 20 Juli 2026 - 07:02 WIB

Paredes Cekik Eric Garcia dan Dorong Gavi, Final Piala Dunia 2026 Nyaris Baku Hantam!

Senin, 20 Juli 2026 - 06:53 WIB

Dominasi Mutlak! 7 Rekor Mentereng Spanyol Usai Juara Piala Dunia 2026

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:47 WIB

Sengit! Kylian Mbappe Samai Rekor Lionel Messi di Puncak Top Skor Piala Dunia 2026

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:44 WIB

Lumpuh Akibat Cuaca Ekstrem, Gelombang Panas AS Tekan Jaringan Listrik dan Transportas

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:46 WIB

Piala Dunia 2026: Maroko Depak Belanda, Jalanan Amsterdam dan Utrecht Diwarnai Kerusuhan

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:38 WIB

Eropa Membara! Gelombang Panas Ekstrem Tewaskan 1.300 Orang, Suhu Jerman Pecah Rekor 41,7°C

Senin, 29 Juni 2026 - 06:14 WIB

Banjir Kritik! Jet Pribadi Presiden FIFA Terbangkan 516 Ton Emisi Karbon di Piala Dunia 2026

Berita Terbaru