Korban Ledakan Bom Bunuh Diri di Masjid Pakistan 61 Jemaah Tewas

- Jurnalis

Selasa, 31 Januari 2023 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Evakuasi korban bom bunuh diri di sebuah masjid di Pakistan, Senin (30/1/2023) waktu setempat. Sumber foto : suara.com

Evakuasi korban bom bunuh diri di sebuah masjid di Pakistan, Senin (30/1/2023) waktu setempat. Sumber foto : suara.com

1TULAH.COM – Serangan bom bunuh diri kembali terjadi di Pakistan dengan ledakan bom bunuh diri dilakukan di masjid, tepat di pusat Kota Peshawar, Pakistan, Senin (30/1/2023) waktu setempat.

Diduga, pelaku bom bunuh diri, menargetkan petugas keamanan dan pemerintah.

Sedikitnya 61 jemaah tewas dan lebih dari 150 lainnya luka-luka ketika sebuah bom berkekuatan dahsyat merusak sebuah masjid yang penuh sesak di barat laut Pakistan itu.

Menyitat laman VOA, Selasa (31/1/2023), pihak kepolisian Pakistan mengatakan, serangan pada sore hari di pusat kota Peshawar, ibu kota provinsi Khyber Pakhtukhwa, dilakukan oleh seorang pembom bunuh diri.

Seorang pejabat senior kepolisian di Peshawar mengonfirmasi jumlah mereka yang tewas kepada VOA, dan mengatakan dia khawatir jumlah korban tewas akan meningkat karena masih ada jemaah yang belum ditemukan dan mayat-mayat yang belum teridentifikasi.

Seorang pejabat tinggi keamanan, Wakil Komisaris Shafiullah Khan, mengatakan dua orang yang selamat ditemukan di reruntuhan bangunan. “Saya di sini, di lokasi ledakan, dan mengawasi operasi penyelamatan.

Baca Juga :  Seimbangkan Kekuatan Timur dan Barat, Prabowo Temui Macron Usai Diskusi Panjang dengan Putin

Reruntuhan sedang dipindahkan dan kami baru saja menarik dua orang yang selamat dari bawah reruntuhan,” kata Khan kepada televisi pemerintah Pakistan.

Pejabat rumah sakit kota mengonfirmasi telah menerima puluhan korban luka-luka, dan menggambarkan kondisi beberapa di antara mereka sebagai “kritis.” Para korban sebagian besar anggota kepolisian provinsi itu.

Para penyintas dan petugas penyelamat mengatakan atap gedung ambruk akibat ledakan dahsyat itu.

Seorang yang selamat, petugas polisi Meena Gul, mengatakan dia berada di antara para jemaah yang sedang salat Ashar ketika bom meledak.

Dia mengatakan dia tidak tahu bagaimana dia bisa lolos tanpa cedera, tetapi dia bisa mendengar tangisan dan jeritan setelah ledakan itu.

Pejabat polisi tidak segera membahas sifat serangan itu, dengan alasan penyelidikan sedang dilakukan.

Perdana Menteri Shehbaz Sharif “mengutuk pemboman bunuh diri di masjid” di Peshawar itu, kata pernyataan resmi di Islamabad, ibu kota Pakistan.

Baca Juga :  Gugat Legitimasi Paus Leo XIV, Donald Trump Picu Kemarahan Internasional dan Kecaman Iran

Mantan Perdana Menteri Imran Khan, pemimpin oposisi utama di Pakistan, juga mengecam pemboman itu, dan menyebutnya sebagai “serangan bunuh diri teroris” dalam sebuah cuitan di Twitter.

“Sangat penting bahwa kita meningkatkan pengumpulan intelijen kita & melengkapi pasukan polisi kita dengan benar untuk memerangi ancaman terorisme yang semakin meningkat,” kata Khan.

Masjid itu sering digunakan oleh petugas keamanan dan pemerintah.

Hingga berita ini diturunkan belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas pemboman yang menelan banyak korban itu.

Provinsi Khyber Pakhtunkhwa berbatasan dengan Afghanistan dan telah berulang kali mengalami serangan teroris dalam beberapa bulan terakhir.

Sebagian besar kekerasan pada masa lalu diklaim oleh Tehrik-i-Taliban Pakistan yang terlarang, yang dikenal sebagai Taliban Pakistan. (Nova Eliza Putri)

Artikel ini pertama kali tayang di suara.com, dengan judul Bommm! Ledakan Bom Bunuh Diri Di Masjid Penuh Jemaah Di Pakistan, 61 Orang Tewas.

Berita Terkait

Gugat Legitimasi Paus Leo XIV, Donald Trump Picu Kemarahan Internasional dan Kecaman Iran
Seimbangkan Kekuatan Timur dan Barat, Prabowo Temui Macron Usai Diskusi Panjang dengan Putin
Iran Peringatkan AS! ‘Nikmati Harga Bensin Sekarang Sebelum Blokade Mengubah Segalanya’
Persaingan Pengaruh di Selat Malaka: Singapura Berdebat dengan Malaysia, Prabowo Ingatkan Kedaulatan RI
Iran Deklarasikan Kemenangan Telak atas AS dan Israel: Donald Trump Setujui 10 Tuntutan Teheran
Cek Fakta: Benarkah Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia? Viral Video AI Jari Enam Jadi Sorotan
Yerusalem Mencekam! Ledakan Hebat Pecah Saat Rudal Iran Terobos Pertahanan Udara Israel
Iran Sebut Israel Ketakutan, Akses Media Lokal dan Internasional Kini Dibatasi Ketat!

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 08:33 WIB

Gugat Legitimasi Paus Leo XIV, Donald Trump Picu Kemarahan Internasional dan Kecaman Iran

Selasa, 14 April 2026 - 08:54 WIB

Seimbangkan Kekuatan Timur dan Barat, Prabowo Temui Macron Usai Diskusi Panjang dengan Putin

Senin, 13 April 2026 - 14:09 WIB

Iran Peringatkan AS! ‘Nikmati Harga Bensin Sekarang Sebelum Blokade Mengubah Segalanya’

Jumat, 10 April 2026 - 07:26 WIB

Persaingan Pengaruh di Selat Malaka: Singapura Berdebat dengan Malaysia, Prabowo Ingatkan Kedaulatan RI

Rabu, 8 April 2026 - 12:12 WIB

Iran Deklarasikan Kemenangan Telak atas AS dan Israel: Donald Trump Setujui 10 Tuntutan Teheran

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:48 WIB

Cek Fakta: Benarkah Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia? Viral Video AI Jari Enam Jadi Sorotan

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:57 WIB

Yerusalem Mencekam! Ledakan Hebat Pecah Saat Rudal Iran Terobos Pertahanan Udara Israel

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:15 WIB

Iran Sebut Israel Ketakutan, Akses Media Lokal dan Internasional Kini Dibatasi Ketat!

Berita Terbaru