Saat Terjadi ‘Perang Bharata Yudha’ di Dalam Rumah Tangga, Ini Cara Efektif Mendamaikannya

- Jurnalis

Sabtu, 7 Januari 2023 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Pasangan Suami Istri (Pasutri)

Ilustrasi: Pasangan Suami Istri (Pasutri)

1TULAH.COM-Ada ungkapan bahwa laki-laki itu berasal dari planet Venus sedangkan perempuan dari planet Mars. Ini merupakan gambaran bahwa laki-laki dan perempuan, sering kali terjadi salah paham dalam menjalin komunikasi personal.

Kondisi ini menjadi salah satu pemicu keributan yang terjadi di dalam rumah tangga. Oleh karenanya, dibutuhkan kepiawaian masing-masing pasangan dalam membangun komunikasi satu dengan yang lainnya.

Tanpa adanya komunikasi yang efektif antar pasangan suami istri (Pasutri),  maka rumah tangga akan menjadi medan peperangan ‘Bharata Yudha’.

Komunikasi adalah salah satu kunci penting di dalam hubungan. Tanpa komunikasi yang baik, suatu hubungan tidak akan berjalan lancar-lancar saja.

Komunikasi yang buruk pada umumnya menjadi penyebab utama, suatu hubungan yang kandas. Maka dari itu, penting untuk kita tetap bisa menjaga komunikasi yang baik dengan pasangan.

Akan tetapi, bagaimana jika komunikasi kita dengan pasangan sudah terlanjur rusak? Tenang saja, kita masih bisa diperbaiki selama ada kesempatan.

Baca Juga :  Innalillahi, Ulama Kharismatik KH Syukron Ma’mun "Singa Podium" Meninggal Dunia

Oleh karena itu, di artikel ini telah dirangkum 4 tips untuk memperbaiki komunikasi dengan pasangan. Simak baik-baik.

  1. Mengatur intonasi bicara

Saat komunikasi sedang buruk dengan pasangan, penting untuk memperhatikan intonasi saat tengah berbicara. Sebab, satu kalimat yang sama namun dilontarkan dengan intonasi yang berbeda juga bisa memberikan kesan dan makna kalimat yang berbeda.

Bisa saja, niat awal yang hanya ingin menanyakan secara baik-baik malah ditangkap buruk oleh pasangan kita. Kalau begini caranya, komunikasi antar pasangan tidak akan membaik.

  1. Pemilihan kata yang tepat

Terkadang, pemilihan kata yang salah bisa menjadi boomerang bagi kita. Pemilihan kata yang salah bisa memberikan makna yang berbeda sehingga tidak sesuai dengan apa yang hendak kita sampaikan. Oleh karenanya, penting untuk pandai memilih kata yang tepat untuk disampaikan.

  1. Jangan melemparkan kalimat tuduhan
Baca Juga :  Penanganan Karhutla Butuh Sinergi Lintas Sektor: WALHI Tegaskan Perusahaan Konsesi Tak Boleh Lepas Tangan

Meski hanya sekadar untuk bertanya, namun perlu diperhatikan agar kalimat yang kita pilih tidak terkesan seperti menuduh. Poin ini sebenarnya masih tidak berbeda jauh dengan poin kedua.

Sebab, pemilihan kalimat yang salah bisa membuat pasanganmu menangkap bahwa kamu sedang menuduhnya. Padahal, seperti yang kita ketahui, dituduh dan tidak dipercayai itu hal yang tidak mengenakkan.

  1. Pilih waktu yang tepat

Untuk memperbaiki komunikasi yang telah rusak, cobalah untuk mengajak pasanganmu berbicara baik-baik dari hati ke hati. Akan tetapi, perlu diperhatikan untuk kita mencari waktu yang tepat untuk mengobrol. Berbincang di waktu yang salah, seperti saat pasangan tengah lelah hanya akan menimbulkan masalah baru.

Demikian 4 tips untuk memperbaiki komunikasi yang buruk dengan pasangan. Semoga bermanfaat. (Sumber: suara.com)

 

 

Berita Terkait

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara
Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng
Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem
Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan
Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng
Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?
Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana
MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Bupati Eddy Raya Tegaskan Komitmen Pemkab Barsel dalam Penanganan Karhutla di Kalteng

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Rencana Gaji PNS dan ASN Lewat Koperasi Merah Putih Menuai Sorotan: Anggota DPRD Kalteng Wanti-wanti Kesiapan Sistem

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Aspirasi Warga Katingan: Perbaikan Jalan, Air Bersih, Listrik, hingga Penguatan Ekonomi Jadi Fokus DPRD Kalteng

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:02 WIB

MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Innalillahi, Ulama Kharismatik KH Syukron Ma’mun “Singa Podium” Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Berita

Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:30 WIB