Jurnalis jadi Korban Begal di Flyover Sudirman, Motor Raib dan Paha Kena Tusuk

- Jurnalis

Rabu, 21 Desember 2022 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawasan bawah Flyover Sudirman, Jakarta yang menjadi lokasi pembegalan wartawan. Sumber foto : suara.com

Kawasan bawah Flyover Sudirman, Jakarta yang menjadi lokasi pembegalan wartawan. Sumber foto : suara.com

1TULAH.COM – Seorang wartawan inisial YAN menjadi korban pembegalan oleh kelompok yang tidak dikenal saat melintas di flyover Sudirman, Jakarta Pusat, pada Senin (19/12) malam.

YAN menerima luka tusukan di bagian paha. Sedangkan motor Vespa Martic korban dengan pelat nomor AB 6731 FV dirampas.

Korban menceritakan, awalnya hendak pulang makan dari kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat melintasi Fly over Sudirman.

Setelah itu dia sempat makan dulu di sebuah angkringan kawasan Bendungan Hilir bersama rekan-rekannya, sekira pukul 02.00 WIB. Tidak lama, YAN memutuskan untuk kembali ke rumah.

Setelah naik flyover ke arah ITC Kuningan atau Ambassador, YAN sudah dibuntuti oleh rombongan begal. Mengetahui hal tersebut, ia melajukan kendaraannya dengan kecepatan yang pelan, langsung dipepet dari sebelah kanan.

Saat itu, dia mengaku sempat melawan komplotan tersebut. Tetapi karena kalah jumlah, YAN akhirnya tertusuk obeng di bagian paha sebelah kirinya oleh salah seorang pelaku.

Baca Juga :  Gara-gara Ucapan 'Terima Kasih Adikku Sayang', Caddy Golf di Tangerang Jadi Korban Penganiayaan Brutal

“Sempat melawan, kena tusuk bagian paha kiri,” kata YAN, saat dihubungi, Selasa (20/12/2022).

YAN akhirnya menyerah karena para pelaku semakin agresif dalam mengeroyoknya. Motor Vespa Matic YAN, dengan nomor polisi AB 6731 FV dibawa kabur pelaku.

Dia sendiri sempat ditolong sekelompok pemotor lain yang berada di arah seberang. Gerombolan tersebut juga sempat mencoba mengejar para begal, namun mereka kehilangan jejak saat di daerah Banjar Kanal Timur (BKT).

“Sebagian rombongan penolong sempat ngejar rombongan pelaku, tapi kehilangan jejak di daerah BKT,” ungkapnya.

Setelahnya YAN sempat diantarkan lagi ke angkringan, tempat ia makan sebelumnya. Hal itu karena masih ada rekan-relan YAN disana.

Setelah itu YAN dibawa rekan-rekannya ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RS AL) Mintoharjo.

YAN menuturkan, dia sempat mengenali salah seorang pelaku. Pelaku tersebut berambut plontos.

Mereka berjumlah delapan orang dengan mengendarai empat motor. Salah satu motor yang diingat YAN merupak Honda Beat dengan warna hitam dan hijau.

Baca Juga :  Diduga Intimidasi Dokter hingga Wafat, Anggota DPRD TTU Norbetus Tubani Dipanggil DPP PKB

“Ada yang naik Honda Beat warna hitam-hijau. Total empat motor, sekitar delapan orang,” jelasnya.

Saat ini kondisi YAN berangsung membaik, beruntumg luka di paha akibat tusukan obeng tersebut tidak terlalu parah.

YAN ditaksir mengalami kerugian materil puluhan juta rupiah lantaran Vespa maticnya digondol pelaku. Namun barang berharga lainnya seperti laptop dan ponsilel masih bisa diselamatkan olehnya.

saksi mengetahui kasus begal ini. Seorang tukang tambal ban, Umar (52) mengatakan saat kejadian sedang tidak membuka usahanya.

“Saya baru pulang dari kampung,” katanya kepada Suara.com di seputar Flyover Sudirman Jakarta pada Selasa (20/12/2022).

Namun, Umar mengatakan, pada lokasi itu kerap terjadi kejahatan jalanan. Baik begal maupun jambret.

“Tapi yang pakai kekerasan baru tahu ini saya,” ungkapnya. (Nova Eliza Putri)

Artikel ini pertama kali tayang di suara.com, dengan judul Lokasi Begal Wartawan di Flyover Sudirman Dikenal Kawasan Rawan Begal dan Jambret.

Berita Terkait

Diduga Intimidasi Dokter hingga Wafat, Anggota DPRD TTU Norbetus Tubani Dipanggil DPP PKB
Gara-gara Ucapan ‘Terima Kasih Adikku Sayang’, Caddy Golf di Tangerang Jadi Korban Penganiayaan Brutal
Air Mata di Sidang Korupsi Abdul Wahid: Momen UAS Bergetar Ucap ‘Aku Akan Tetap Membelamu’
Roy Suryo dan dr Tifa Dijemput Paksa Polisi, Istri Ungkap Detik-Detik Penangkapan
Oknum Perwira Ditresnarkoba Polda Jatim Diduga Terseret Jaringan Narkoba Internasional Malaysia
Kejagung Usut Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Grup Salim: Mengapa Bankir Maybank Ikut Diperiksa?
Menguak Gurita Kasus Suap BPK Sumsel dan Pemkab Muara Enim: Siapa Saja Tersangkanya?
Buntut Liputan Film ‘Pesta Babi’, Jurnalis Floresa di Labuan Bajo Alami Teror Fisik dan Doxing
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 13:15 WIB

Diduga Intimidasi Dokter hingga Wafat, Anggota DPRD TTU Norbetus Tubani Dipanggil DPP PKB

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:40 WIB

Gara-gara Ucapan ‘Terima Kasih Adikku Sayang’, Caddy Golf di Tangerang Jadi Korban Penganiayaan Brutal

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:29 WIB

Air Mata di Sidang Korupsi Abdul Wahid: Momen UAS Bergetar Ucap ‘Aku Akan Tetap Membelamu’

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:07 WIB

Roy Suryo dan dr Tifa Dijemput Paksa Polisi, Istri Ungkap Detik-Detik Penangkapan

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:55 WIB

Oknum Perwira Ditresnarkoba Polda Jatim Diduga Terseret Jaringan Narkoba Internasional Malaysia

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:46 WIB

Kejagung Usut Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Grup Salim: Mengapa Bankir Maybank Ikut Diperiksa?

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:18 WIB

Menguak Gurita Kasus Suap BPK Sumsel dan Pemkab Muara Enim: Siapa Saja Tersangkanya?

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:33 WIB

Buntut Liputan Film ‘Pesta Babi’, Jurnalis Floresa di Labuan Bajo Alami Teror Fisik dan Doxing

Berita Terbaru