Makin Terpojok, Ini Hasil Lie Detector Ferdy Sambo, Putri dan Kuat Maruf

- Jurnalis

Rabu, 14 Desember 2022 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat, Ferdy Sambo bersalaman dengan istrinya yang juga terdakwa Putri Candrawathi saat mengikuti sidang lanjutan di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (13/12/2022). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta].

Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat, Ferdy Sambo bersalaman dengan istrinya yang juga terdakwa Putri Candrawathi saat mengikuti sidang lanjutan di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (13/12/2022). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta].

1TULAH.COM – Sidang kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J masih bergulir di meja hijau hingga saat ini.

Usai mendengarkan keterangan beberapa saksi, agenda sidang kali  pada Rabu (14/12/2022) menghadirkan ahli poligraf atau pemeriksa lie detector para terdakwa pembunuhan Brigadir J, yakni Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Kuat Maruf, dan Ricky Rizal.

Dalam sidang kali ini, tiga terdakwa, yakni Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, dan Kuat Maruf sempat dites oleh alat poligraf yang bisa mendeteksi kebohongan

Hasil tiga terdakwa ini, terindikasi berbohong karena skor uji poligraf mereka minus dan mereka pun kian terpojok karena ahli poligraf jelaskan keakuratan dari hasil lie detector.

Baca Juga :  Kawal Program Makan Bergizi Gratis dan Tugas Pokok, BPOM Perjuangkan Tambahan Anggaran Rp2,4 Triliun

“Ferdy Sambo -8, Putri -25,” ucap ahli poligraf Aji Afrianto Ar-Rosyid dikutip Suara.com dari tayangan KOMPAS TV, Kamis (14/12/2022).

Sementara itu, Aji membeberkan bahwa terdakwa Kuat menjalani uji poligraf sebanyak dua kali. Hasil uji pertama menunjukkan skor 9 sementara hasil yang kedua -13.

Ahli poligraf juga membeberkan skor lie detector Ricky Rizal, yakni 11 dan 19. Selain itu, Richard Eliezer memperoleh skor 13. Keduanya terindikasi jujur.

Dari hasil di atas, ahli poligraf menarik kesimpulan bahwa Ferdy Sambo terindikasi berbohong. Begitu pula dengan Putri Candrawathi juga terindikasi berbohong.

Baca Juga :  Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan

Namun, hasil uji poligraf Kuat Maruf menunjukkan hasil yang abu-abu. Saat itu, ahli poligraf mengungkapkan bahwa Kuat diberi dua pertanyaan yang berbeda.

Indikasi jujur didapati dari pertanyaan soal apakah dirinya memergoki persetubuhan Putri dengan Yosua. Kala itu, Kuat menjawab tidak memergoki sehingga uji poligraf Kuat terindikasi jujur.

Sementara, indikasi berbohong didapati dari pertanyaan soal apakah Kuat melihat Ferdy Sambo menembak Yosua.

“Jawaban saudara Kuat ‘tidak’. Terindikasi bohong,” ujar Aji kepada Jaksa Penuntut Umum.

(suara.com)

Berita Terkait

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara
Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak
Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Senin, 7 September 2026 - 14:03 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

Senin, 7 September 2026 - 09:02 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara

Senin, 7 September 2026 - 08:51 WIB

Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Minggu, 6 September 2026 - 13:29 WIB

Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Berita Terbaru